Thursday, June 16, 2016

Kategori: ,

Ayo Wisata ke Banjarnegara dan Kunjungi 7 Destinasi Wisata Uniknya

Banjarnegara, sebuah kabupaten di Propinsi Jawa Tengah, yang terletak di antara 7° 12' - 7° 31' Lintang Selatan dan 109° 29' - 109° 45'50" Bujur Timur. Kabupaten yang memiliki luas wilayah 106.970,997 ha atau 3,10 % dari luas seluruh wilayah Jawa Tengah ini berbatasan dengan Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Batang di sebelah utara, Kabupaten Wonosobo di sebelah timur, Kabupaten Kebumen di sebelah selatan, dan Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Purbalingga di sebelah barat.

Mungkin sebagian besar orang, jika berwisata ke Jawa Tengah akan melewatkan Banjarnegara sebagai tempat tujuan wisata. Mereka lebih memilih Wonosobo ataupun Magelang sebagai tempat untuk berwisata. Padahal sejatinya, Banjarnegara merupakan sebuah kabupaten yang banyak menyimpan tempat wisata menarik. Kabupaten yang bersemboyan “Gilar-Gilar” ini memiliki obyek wisata yang tak kalah indahnya dengan tempat-tempat wisata lain di Jawa Tengah. Dan yang lebih penting, akan mengingatkan kita pada kebesaran Tuhan, Sang Maha Pencipta.

Nah, bagi Anda yang akan menghilangkan rasa jenuh karena aktivitas sehari-hari atau sekedar mengisi liburan akhir pekan dengan berwisata, maka cobalah untuk menjadikan Banjarnegara sebagai salah satu destinasi wisata di Jawa Tengah. Dan sebagai referensi perjalanan wisata Anda, berikut saya ulas tentang 7 destinasi wisata unik di Banjarnegara.
Candi-candi Dieng merupakan candi beraliran Hindu tertua di Jawa mahakarya dinasti Sanjaya yang masih tampak gagah berdiri di dataran tinggi Dieng. Bangunannya yang berukuran kecil rata-rata 4 meter persegi terlihat cantik di tengah-tengah pegunungan Dieng. Keunikan candi Dieng terlihat karena bentuknya yang mungil, arsitekturnya sederhana tapi memanjakan setiap mata yang menatap keindahan warisan bersejarah ini.
 Klik Gambar untuk melihat sumbernya
Di kompleks ini berdiri beberapa candi, antara lain candi Arjuna, candi Srikandi, candi Puntadewa, candi Sembadra, candi Semar, candi Gatutkaca, candi Bima, dan candi Dwarawati. Selain indahnya jajaran candi, di lokasi ini Anda juga berkesempatan menikmati benda-benda peninggalan sejarah dinasti Sanjaya di Museum Kailasa yang berada di seberang Candi Gatotkaca. Salah satu benda yang paling unik dan tidak ditemukan di bagian Indonesia manapun adalah Arca Kudu, arca berbentuk kepala manusia dengan ornament sederhana yang banyak ditemukan di beberapa candi di India. Menikmati keindahan jajaran candi dan benda-benda di Museum Kailasa ini, serasa kita diajak kembali ke masa lalu abad ke-7 Masehi.
Kawah Sikidang berada di Kecamatan Batur Banjarnegara, tak jauh dari kompleks candi-candi Dieng. Kawah Sikidang ini memiliki keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan kawah-kawah lain yang ada di dataran tinggi Dieng. Yakni kawah utamanya yang sering berpindah pindah. Dan aktivitas pindah yang menyerupai lompatan kijang, kalau dalam bahasa Jawa disebut kidang inilah yang menjadikan kawah ini dinamakan Sikidang.
 Klik Gambar untuk melihat sumbernya
Tidak hanya aktivitas vulkanik saja yang dapat Anda saksikan, namun keindahan alam luas yang dikelilingi perbukitan berwarna hijau akan terlihat sangat kontras dengan area obyek wisata Kawah Sikidang yang berwarna putih. Untuk dapat melihat spot terindah Kawah Sikidang, Anda bisa mendaki perbukitan yang ada di sekitar kawah sehingga area Kawah Sikidang akan terlihat seutuhnya.
Satu lagi, destinasi wisata unik yang masih berada di Kecamatan Batur, yaitu Telaga Merdada. Telaga ini merupakan danau terluas di wilayah Dieng. Keunikannya adalah telaga ini tidak memiliki sumber air. Air dari telaga ini mengandalkan curahan hujan, sehingga pada musim kemarau, air di telaga ini akan menyurut.
 Klik Gambar untuk melihat sumbernya
Keunikan lain dari Telaga Merdada adalah terletak bentuknya. Jika kita mendaki ke atas bukit di sekitar telaga, kita dapat melihat bentuk telaga ini menyerupai sebuah cekungan bekas kaldera letusan gunung berapi yang besar. Dari atas bukit, juga akan terlihat telaga di depan mata dengan air yang jernih serta dikelilingi oleh perbukitan yang hijau alami, menjadikan suasana di telaga ini tampak asri dan sejuk.
Curug Pitu terletak di di Desa Kemiri, Kecamatan Sigaluh dengan jarak kurang lebih 10 km dari pusat kota Banjarnegara. Curug Pitu atau kalau dalam bahasa Indonesia bermakna Air Terjun Pitu, bukanlah berarti jumlah air terjun yang dimaksud berjumlah tujuh buah. Melainkan kata "pitu" atau "tujuh" menunjukkan tingkatan air terjun itu sendiri yang berjumlah tujuh. Dan itulah yang menjadi keunikan sendiri bagi air terjun ini.
 Klik gambar untuk melihat sumbernya
Ketujuh tingkatan tersebut dimulai dari hulu hingga ke hilir, dan yang paling besar adalah pada curug yang ketujuh dengan ketinggian mencapai 30 meter. Untuk mencapai ketujuh tingkatannya, kita harus melalui jalan setapak yang cukup terjal dan melewati kebun-kebun salak milik warga. Meskipun melelahkan, tapi semua akan terbayar dengan pemandangan indahnya yang memanjakan mata.
Waduk Mrica merupakan tempat PLTA Panglima Besar Sudirman yang terletak di Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara. Tepatnya, sekitar 9 km arah barat dari pusat kota Banjarnegara. Waduk Mrica merupakan waduk buatan yang membendung sungai Serayu yang melintasi wilayah Banjarnegara. Suasana di lokasi wisata waduk Mrica cukup sejuk, karena banyak ditumbuhi pepohonan yang rindang. Keunikannya adalah pemandangan waduk yang sangat mempesona dangan hamparan air yang sangat luas, sehingga membuat suasana seolah kita sedang berada di pinggir pantai.
 Klik Gambar untuk melihat sumbernya
Wisata air yang ada di Waduk Mrica adalah berperahu dengan speedboat mengelilingi waduk, olah raga dayung, memancing dan naik kereta mini mengelilingi arena wisata. Juga tersedia taman bermain untuk anak-anak dan panggung hiburan. Lokasi ini sangat menarik, karena berbukit-bukit dan rimbun oleh pepohonan serta pemandangan bendungan yang indah dan asri.
Taman Rekreasi Margasatwa Serulingmas (TRMS) terletak tidak jauh dari pusat kota Banjarnegara. Hanya sekitar 2 km ke arah barat, berada di bantaran sungai Serayu, tak jauh dari Waduk Mrica. Wisata ini menarik untuk dikunjungi, karena pengelola memadukan beberapa objek wisata dalam satu lokasi. Di sini, Anda tidak hanya bisa melihat beragam koleksi binatang, namun tersedia juga kolam renang dengan fasilitas waterboom.
 Klik Gambar untuk melihat sumbernya
Tempatnya yang sejuk dan banyak pepohonan, menjadikan suasana nyaman saat menonton satwa-satwa tersebut. Di taman ini, Anda juga dapat menikmati minuman khas Banjarnegara, yaitu Dawet Ayu. Konon, minuman ini dapat membuat orang yang meminum akan merasa lebih muda 10 tahun. Anda boleh percaya atau tidak, tapi silakan dicoba terlebih dahulu.
Anda pecinta selfie dan ingin foto di dekat patung Liberty atau patung Merlion? Tak perlu jauh-jauh Anda datang ke New York atau Singapura. Datang saja ke kawasan Surya Yudha Park, Banjarnegara. Di tempat ini terdapat patung Liberty dan Merlion. Terletak di kawasan wisata terpadu Surya Yudha Park Banjarnegara, kedua patung ini menjadi keunikan sekaligus daya tarik tersendiri bagi masyarakat setempat maupun wisatawan luar daerah.
 Klik Gambar untuk melihat sumbernya
Kita dapat menjangkau lokasi ini sekitar 1 km ke arah utara alun-alun Banjarnegara. Di tempat ini, juga dilengkapi dengan wahana wisata lainya, seperti Surya Yudha Waterpark, Surya Yudha Sport Centre, dan Surya Yudha Hotel dengan berbagai fasilitas yang ada seperti hotel bintang tiga, resto dan caffe, karaoke, dan flying fox. Bagi Anda yang suka menguji adrenalin, Anda bisa mencoba wisata arung jeram di sungai Serayu.
Oh ya, jika Anda berwisata ke sana, jangan lupa untuk membeli oleh-oleh khas Banjarnegara. Apa saja? Banyak!  Ada Purwaceng, yaitu  minuman khas Dieng yang dibuat dari rebusan tanaman Purwaceng. Tanaman dengan nama Latin Pimpinella Pruatjan yang hanya tumbuh di kawasan Dataran Tinggi Dieng ini, sejak jaman raja-raja Jawa dahulu dikenal sebagai pendongkrak stamina pria.

Ada juga manisan yang terbuat dari buah carica. Carica atau pepaya gunung yang dalam bahasa Latinnya Vasconcellea Cundinamarcensis adalah salah satu jenis pepaya yang dapat hidup di dataran tinggi basah, seperti di daerah Dieng ini.  Selain rasanya yang enak, segar dan unik, carica juga mengandung kalsium, vitamin A, vitamin B komplek, vitamin C dan vitamin E.
Makanan khas lain yang bisa Anda bawa pulang sebagai oleh-oleh dari Banjarnegara adalah jenang salak, sirup salak, kerupuk salak, kopi biji salak, kacang Dieng, buntil, dawet ayu,apem, dan kripik kentang Dieng. Jika Anda suka berburu souvenir saat berwisata, Anda juga bisa memilih beberapa souvenir khas dari Banjarnegara, seperti keramik Klampok, batik tulis Gumelem, dan lain sebagainya.
Nah, bagaimana perasaan Anda melihat sekilas ulasan tentang 7 destinasi wisata unik di Banjarnegara? Tentu tertarik bukan? Mari jadikan Banjarnegara sebagai salah satu destinasi wisata di Jawa tengah khususnya, dan Indonesia pada umumnya. Mayuh plesir maring Banjarnegara, ayo wisata ke Banjarnegara. Banjarnegara Gilar-Gilar!!

*Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Pariwisata “Mayuh Plesir Maring Banjarnegara" yang diselenggarakan oleh Disbudpar Kab. Banjarnegara.
**Klik Gambar untuk melihat sumber aslinya.
 Lomba Blog Pariwisata “Mayuh Plesir Maring Banjarnegara"

Anda baru saja membaca Ayo Wisata ke Banjarnegara dan Kunjungi 7 Destinasi Wisata Uniknya . Jika bermanfaat, silakan bagikan artikel ini. Dan jangan lupa, tinggalkan jejak Anda di kolom komentar. Terimakasih.

2 komentar:

  1. Banjarnegara emang keren, disana ada negri di atas awanya juga lo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya di Dieng mas, udaranya dingin banget..

      Delete