Friday, July 29, 2016

Kategori: ,

Kudo, Melahirkan Ribuan Pahlawan Keluarga Digital dan Saya Satu di Antaranya


Tak lama lagi kita akan memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-71, Kawan. Dan ketika memperingati Hari Kemerdekaan, kita pasti akan terbayang pada sosok pendahulu kita yang dengan gigihnya memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini. Siapa coba? Siapa lagi ya kalau bukan para pahlawan bangsa? Merekalah yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk memperjuangkan kemerdekaan ini. Tanpa perjuangan mereka, kita tak akan bisa merasakan nikmat yang bernama kemerdekaan. Oleh karenanya, marilah kita merenung sejenak, membayangkan betapa besarnya jasa-jasa mereka untuk bangsa ini. Bukankah “bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya”?
Mungkin selama ini yang ada di pikiran kita, kalau mendengar kata pahlawan adalah orang yang gagah berani menegakkan kebenaran dengan mengorbankan jiwa raganya untuk bangsa ini. Ada Pahlawan Nasional, yaitu mereka yang gugur dalam usaha mencapai, merebut, dan mempertahankan kemerdekaan. Ada Pahlawan Revolusi, yaitu mereka yang gugur dalam tragedi Gerakan 30 September 1965. Ada juga Pahlawan Reformasi, yaitu mereka yang gugur saat gerakan demonstrasi damai mahasiswa atas rezim orde baru di tahun 1998.
Namun sebenarnya, apa sih arti kata pahlawan itu sendiri? Setelah saya membuka Kamus Besar Bahasa Indonesia, ternyata arti kata pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran; pejuang yang gagah berani. Nah, kalau kita menengok arti pahlawan tersebut, sebenarnya yang berhak mendapat gelar pahlawan itu banyak. Ya kan? Siapapun yang berjasa dalam kehidupan kita dengan pengorbanan-pengorbanannya, layak bergelar pahlawan. Salah satunya, adalah Pahlawan Keluarga.
Siapakah Pahlawan Keluarga versimu? Kalau kita ditanya dengan pertanyaan itu, saya kira sebagian besar jawaban kita adalah sama, yaitu orang tua. Karena merekalah orang-orang yang telah banyak berjasa bagi kehidupan kita. Setiap hari bekerja membanting tulang, bahkan mengorbankan jiwa dan raganya, hanya untuk mencukupi kebutuhan kita sehari-hari. Mereka berjuang sekuat tenaga demi untuk keluarganya mendapatkan penghidupan yang lebih baik.

Saya masih ingat, bagaimana perjuangan almarhum Bapak saya dulu. Bekerja sebagai petani, setiap hari berangkat ke sawah di pagi buta. Tak peduli hujan atau panasnya terik matahari siang. Pun juga perjuangan Simbok saya (panggilan saya terhadap Ibu), yang tiap hari mencari tambahan penghasilan dengan berjualan tikar di pasar. Pengorbanan merekalah yang mengantarkan saya hingga berhasil menyelesaikan pendidikan, bahkan sampai ke bangku kuliah. Makasih ya, Bapak dan Simbok.. Tanpa Panjenengan (Anda), saya bukan siapa-siapa.
Kini, sudah 9 tahun saya lulus kuliah. Bapak sudah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa 4 tahun yang lalu (semoga tenang di sana ya, Pak..). Simbok saya juga sudah menginjak usia lanjutnya (semoga panjang umur yang berkah ya, Mbok.. Aamiin). Kini saatnya saya melanjutkan perjuangan-perjuangannya. Bagi saya, merekalah yang menjadi inspirator saya untuk menjadi pahlawan keluarga generasi selanjutnya.

Diawali dengan mengajar di sebuah sekolah swasta, saya mulai membantu perekonomian keluarga, meskipun sedikit.  Salah satunya, membantu biaya kuliah adik saya, yang di saat itu keluarga kami sangat kesulitan mencari biaya kuliah. Puji syukur, 6 tahun yang lalu saya diterima sebagai abdi negara di sebuah instansi pemerintah di luar kota, dan diamanati untuk mengajar di sebuah SMA. Sehingga sejak itu, saya bisa membiayai kuliah adik saya secara penuh. Alhamdu lillah, 3 tahun yang lalu adik saya bisa mendapatkan gelar sarjananya, dan kini juga mengajar di sebuah SMA Negeri. 
Namanya perjuangan pahlawan keluarga tidak akan pernah usai. Ya kan? Terlebih, kini saya sudah berkeluarga dengan satu anak perempuan usia 14 bulan. Saya harus berjuang untuk mencukupi kebutuhan hidup anak dan istri saya. Saya harus sedikit banyak mempersiapkan masa depan anak-anak saya kelak. Tentu dengan tidak melupakan kebutuhan hidup Simbok saya di kampung. Sesekali saya tetap mengirim uang untuk mencukupi kebutuhan hidup beliau. 
Menjadi abdi negara dengan penghasilan tetap perbulan, bukan berarti membuat saya berpangku tangan mengandalkan gaji tiap tanggal muda semata. Akan tetapi, saya tetap berjuang mencari pendapatan lain, demi masa depan keluarga yang lebih baik. Salah satunya adalah dengan menjadi agen Kudo.
Sudah kenal dengan Kudo kan? Bagi yang belum kenal, boleh deh saya kenalkan. Kudo (Kios Untuk Dagang Online) adalah sebuah perusahaan teknologi karya anak bangsa yang menciptakan sebuah platform yang memberikan peluang kepada jutaan rakyat Indonesia untuk memiliki peluang usaha dengan menjadi reseller jutaan produk dari berbagai merchant ternama.

Kenapa saya memilih menjadi agen Kudo? Karena Kudo telah terbukti melahirkan ribuan pengusaha digital. Berikut ini adalah testimoni beberapa pengusaha digital Kudo di antara ribuan pengusaha Kudo yang terdaftar sebagai agen Kudo
Nah, untuk menjadi pahlawan keluarga dengan Kudo, caranya tak lain hanyalah satu, yaitu dengan menjadi agen Kudo seperti mereka. Dengan menjadi agen Kudo, kita bisa mendapatkan keuntungan, yaitu dari hasil menawarkan dan menjual berbagai produk kepada orang-orang di sekitar kita. Agen Kudo seolah-olah membawa toko di smartphone-nya ke mana-mana. Nantinya, dari setiap barang yang dijual, sang agen akan mendapatkan komisi yang sudah disepakati antara Kudo dengan online shop yang bekerja sama.
Untuk menjadi agen Kudo itu sangat mudah. Kita cukup masuk ke kudo.id kemudian mengisi form data diri yang ada di menu Daftar Jadi AgenAtau bisa juga Anda mengikuti jejak saya, mendaftar agen Kudo melalui aplikasi Kudo yang sudah diunduh dari Google Play bagi pengguna smartphone berbasis android. Cara mengunduhnya, bisa dilihat di gambar berikut ya?
Nah, setelah terunduh, maka kita tinggal membuka aplikasi Kudo, kemudian mendaftar sebagai agen. Caranya juga sangat mudah. Satu hal yang harus kita siapkan adalah dokumen berupa foto atau scan KTP ataupun kartu identitas yang lain. Untuk kode referral bisa Anda isi dengan kode referral saya, yaitu A3b3dhc. Langkah-langkah selengkapnya bisa Anda simak pada gambar berikut ya?
“Selamat datang dan terimakasih telah mendaftar menjadi agen Kudo!” Begitulah bunyi email dari Kudo, setelah kita berhasil mendaftar menjadi agen Kudo. Setelah itu, kita tinggal mengklik tautan “KLIK DI SINI” yang ada dalam email. Buka aplikasi Kudo, dan masuklah sebagai agen Kudo.
Masukkan No. HP atau email, kemudian klik saja tulisan "MASUK" yang ada di bawahnya. Gampang banget ya? Iya lah, Kudo gitu loh.
Selanjutnya, untuk dapat berjualan tentu kita harus deposit saldo di akun Kudo. Mulai dari Rp. 10 ribu  saja, kita sudah bisa berjualan dengan Kudo. Hebat kan? Nah, untuk cara depositnya, Anda bisa melihat contoh cara deposit yang saya lakukan seperti yang ada pada gambar berikut, okey?
Setelah kita punya deposit saldo di Kudo, maka kita baru bisa menjadi pahlawan keluarga sesungguhnya. Karena setelah punya deposit saldo ini, kita bisa menjadi reseller jutaan produk dari berbagai merchant ternama, mulai dari tiket, elektronik, busana, kosmetik, perabot rumah tangga, makanan, pulsa, asuransi, bahkan cicilan pembayaran. Kita bisa menawarkan dan menjual produk-produk tersebut kepada orang lain, mulai dari sekitar kita, entah itu tetangga, teman kerja, dan lain-lain. Kita juga bisa menawarkannya kepada teman-teman di dunia maya dengan cara membagikan link produk di jejaring sosial kita.

Untuk saya sendiri, kebanyakan pelanggan saya adalah pelanggan yang membeli pulsa, serta membayar tagihan seperti tagihan listrik dan lain-lain. Untuk lebih jelas cara transaksinya, Anda bisa melihat contoh cara transaksi yang saya lakukan di gambar berikut ya?
Oh ya, jika kita mengalami masalah dalam transaksi, kita tak perlu panik terlebih dahulu. Karena kita bisa menghubungi Customer Service Kudo untuk meminta bantuan. Seperti pengalaman saya, saya pernah mengalami masalah saat transaksi isi ulang pulsa listrik pra bayar. Setelah transaksi, kode token listrik dari transaksi yang saya lakukan, tak kunjung saya terima baik melalui SMS maupun email. Tetapi sekali lagi kita tak perlu khawatir. Saat itu saya langsung menghubungi Customer Service Kudo, dan dengan cepat Customer Service Kudo segera merespon dengan memberikan kode token listrik dari transaksi yang saya lakukan.
Jika Anda membutuhkan bantuan apapun terkait layanan Kudo, Anda bisa menghubungi Customer Service Kudo, baik melalui email: cs@kudo.co.id, telepon 02127514605, ataupun melalui ruang chat yang ada di aplikasi Kudo dan Web App Kudo. Pelayanannya ramah, cepat, dan sangat memuaskan.
Dari pengalaman saya selama menjadi agen Kudo, saya dapat menyimpulkan bahwa keuntungan yang didapat agen Kudo itu sangat banyak. Pertama, kita bisa menjual jutaan produk dengan mudah kepada pelanggan, khususnya yang ada di sekitar kita, tanpa harus memiliki toko dan persediaan. Kedua, kita bisa menentukan modal sesuka hati, bahkan kita bisa mulai berjualan hanya dengan modal Rp. 10 ribu saja. 
Ketiga, kita langsung dapat menikmati keuntungan dari setiap transaksi penjualan dengan Kudo, serta dari pembeli dengan cara meningkatkan harga jual kepada pembeli. Selain itu, kita juga berpeluang mendapatkan bonus-bonus lainnya, seperti promo, reward, dan lain-lain. Oleh karena itu, jangan lupa update informasi promo dan informasi lainnya dari Kudo, baik melalui Fanspage KudoTwitter Kudo, maupun Instagram Kudo. Keempat, kita bisa mengelola usaha dengan mudah melalui aplikasi Kudo, kapanpun dan di manapun kita berada.

Nah, dengan berbagai keuntungan sebagai agen Kudo, tentu akan menambah penghasilan kita setiap bulannya. Atau bahkan kalau kita tak punya kesibukan lain, kita bisa menjadikan Kudo sebagai ladang penghasilan utama kita. Dengan berjualan di Kudo, kita dapat meningkatkan taraf hidup serta perekonomian keluarga kita. Kita dapat mengantarkan anak-anak kita ke masa depan yang lebih cerah. Gimana, sudah mantab jadi pahlawan keluarga bersama Kudo kan?
Bagi saya, Kudo Indonesia tak hanya 'memajukan Indonesia dengan melahirkan ribuan pengusaha digital', akan tetapi 'melahirkan ribuan pahlawan keluarga digital'. Dan saya adalah satu di antaranya. Oleh karenanya, marilah Saudara-saudara, kita bersama-sama menjadi Pahlawan Keluarga dengan Kudo!
Merdekaaa!!!
***
Ditulis 29, Juli 2016
*Referensi:
http://kudo.co.id/
- Kamus Besar Bahasa Indonesia Online
- Kudo Mobile App Versi 24
- Gambar pahlawan dipinjam dari sini
** Tulisan ini diikutsertakan dalam Blog Competition “PAHLAWAN KELUARGA”


Anda baru saja membaca Kudo, Melahirkan Ribuan Pahlawan Keluarga Digital dan Saya Satu di Antaranya . Jika bermanfaat, silakan bagikan artikel ini. Dan jangan lupa, tinggalkan jejak Anda di kolom komentar. Terimakasih.

8 komentar:

  1. Replies
    1. Makasih mas.. sukses juga buat mas Amir..

      Delete
  2. Pinter desain mas, weeh bagus. Good luck :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baru belajar mas Suga, orang dulu kuliah pendidikan ini malah tertarik ndesain.. yok opo iki? Kalo mas Suga kan sesuai dengan bidang yg digeluti, jadi lebih profesional hehehee.. Makasih kunjungannya mas..

      Delete
  3. Menarik Mas, menjadi pahlawan keluarga digital ya. KUDO memang bermanfaat sekali, aplikasinya praktis dan mudah digunakan. Goodluck

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak.. sedikit banyak ikut membantu perjuangan dalam meningkatkan perekonomian keluarga.. thanks ya?

      Delete
  4. ORangtua memang pahlawan tiada tara ya Maaaas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mbak.. dan karena orang tua sudah lanjut, kini saatnya kita jadi pahlawan melanjutkan perjuangan2annya, tentu bersama kudo.. sudah menjadi agen kudo blm?

      Delete