Do'a Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2016


Ya Allah, Tuhan Yang Maha Penyayang,
Dalam suasana yang khidmat ini, kami persembahkan puja dan puji
syukur serta do’a keharibaan-Mu. Kami memohon kepada-Mu, curahkanlah rahmat dan kasih-Mu kepada para pahlawan, kesatria kusuma bangsa yang telah mendahului kami. Sesuai dengan janji-Mu, ya Allah, lipat gandakanlah pahala atas keikhlasan pengabdian dan pengorbanan mereka. Terimalah dharma bakti dan amal shaleh mereka, jadikanlah mereka sebagai syuhada dan pahlawan bangsa yang Engkau ridhai. Dekatkanlah mereka di sisi-Mu ya Allah dan dekatkanlah pula hati kami dengan semangat juang mereka.

Ya Allah, Tuhan Maha Pemersatu,
Jadikanlah Hari Kesaktian Pancasila ini sebagai momentum untuk dapat merekatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa kami, jauhkanlah bangsa kami dari perselisihan dan perpecahan. Limpahkanlah karunia-Mu baik yang datang dari langit maupun dari bumi. Mantapkan tekad kami untuk membangun negara dan bangsa kami untuk menjadi bangsa yang beriman, bertaqwa, berakhlaq mulia, makmur, adil, dan sejahtera, Baldatun Thoyyibatun Wa Rabbun Ghafur.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemurah,
Berikan kepada kami dan kepada para pemimpin kami kekuatan serta keteguhan hati untuk menegakkan kebenaran dan menjunjung tinggi keadilan. Tanamkan dalam diri kami dan para pemimpin kami kearifan dalam berfikir, kecermatan dalam bertindak, serta kejujuran dalam menjalankan tugas dan kewajiban, agar setiap urusan kami membuahkan hasil yang bermanfaat untuk bangsa dan negara kami.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana,
Janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong kami.

Ya Allah Tuhan Yang Maha Pengampun dan Pengabul segala Do`a,
Ampunilah semua dosa kami, dosa-dosa ibu bapak kami dan guru kami, para pemimpin kami dan dosa para pendahulu kami. Terimalah amal dan perjuangan kami. Kabulkanlah permohonan dan doa kami, Engkau Maha Pengampun dan Pengabul segala Do`a.

,

Menelusuri Surga Kecil yang Tercecer di Tana Samawa

Siapa yang tidak mengakui kehebatan Nusantara? Ya, Nusantara, negeri kepulauan yang membentang dari Sabang sampai ke Merauke di Papua, dari Miangas sampai ke pulau Rote di Nusa Tenggara sana. Nusantara adalah sebutan bagi negeri Indonesia, negeri eksotik dengan segala macam keanekaragamannya. Salah satunya adalah keanekaragaman budaya.

Berbicara tentang budaya, tidak diragukan lagi bahwa di setiap daerah di Nusantara ini mempunyai kekayaan budaya yang masing-masing mempunyai filosofi dan daya tarik sendiri-sendiri. Demikian juga yang ada di Sumbawa, salah satu daerah yang berada di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Untuk melihat dengan jelas bagaimana budaya di Sumbawa, kiranya kita perlu menjelajah beberapa pedesaan yang ada di sana. Salah satunya adalah Dusun Pamulung, sebuah dusun yang termasuk dalam Wilayah Desa Karang Dima, Kecamatan Labuan Badas, yang terletak sekitar 8 km dari kota Sumbawa Besar. Dusun ini merupakan desa wisata, karena di desa tersebut dapat kita jumpai dan saksikan berbagai atraksi budaya daerah, seperti Karaci, Barapan Kebo, tari-tarian tradisional serta musik tradisional.
Barapan Kebo di Dusun Pamulung (Source: here)

Selain Dusun Pamulung ada juga wisata Desa Tepal, desa tradisional yang terletak sekitar 37 km dari pusat kota, yang masuk dalam wilayah Kecamatan Batu Lanteh. Desa ini dapat ditempuh dengan berjalan kaki atau dengan berkuda. Desa Tepal menyimpan banyak budaya tradisional, karena masyarakatnya masih memegang teguh adat istiadat dan budaya Samawa. Hal ini dapat dilihat dari cara berpakaian, cara hidup dan bentuk rumah yang unik, sehingga desa ini disebut juga Desa Adat.
Desa Tepal yang menyimpan banyak budaya tradisional (Source: here)

Desa adat yang tak kalah menarik untuk dikunjugi adalah Desa Poto, salah satu desa di Kabupaten Sumbawa yang juga tetap memelihara kelestarian budaya daerah seperti tenunan tradisional, pembuatan gerabah dan atraksi permainan rakyat seperti pacuan kuda, karapan kerbau. Desa Poto letaknya di Kecamatan Moyo Hilir, kira-kira 13 km dari kota Sumbawa Besar. Desa ini dapat dengan mudah dijangkau dengan sarana transportasi darat yang senantiasa melayani trayek di daerah tersebut setiap hari. 
Pengrajin tenun tradisional di Desa Poto (Source: here)

Selain desa-desa tersebut, satu lagi daerah yang masih mempertahankan sifat tradisionalnya, yaitu Dusun Talwa. Dusun Talwa merupakan dusun pandai besi (Black Smith) yang terkenal dalam pembuatan pisau, parang, cangkul, tembilang, dan sebagainya. Dusun Talwa yang oleh para wisatawan dijuluki sebagai Blingin Jerman ini terletak di kecamatan Moyo Hulu, berjarak 14 km dari kota Sumbawa Besar. Dan masih banyak lagi daerah unik di Sumbawa dengan beragam adat istiadatnya yang menarik.
Dusun Talwa yang terkenal dengan pandai besinya (Source: here)

Memang, berbicara tentang Sumbawa tak akan ada endingnya. Karena memang banyak hal menarik yang bisa diperbincangkan dari daerah berjuluk Tana Samawa ini. Dan jika kita membahas tentang Sumbawa, kiranya kita tak perlu mempertanyakan tentang keindahahan panorama alamnya. Karena memang setiap sudut pemandangan di Tana Samawa ini, keindahannya tak bisa digambarkan dengan kata-kata.

Untuk membuktikannya, kiranya kita perlu berkunjung ke pantai Saliper Ate. Saliper yang berarti penyejuk, dan Ate berarti hati. Sesuai dengan namanya, pantai Saliper Ate berarti pantai yang dapat menyejukkan hati pengunjungnya. Pantai ini terletak sekitar 5 km di sebelah barat kota Sumbawa Besar. Lokasinya yang mudah dijangkau dengan transportasi darat, membuat pantai ini menjadi obyek wisata pertama yang harus kita kunjungi jika datang ke Sumbawa.
Pantai Saliper Ate, penenang hati di Sumbawa (Source: here)

Pantai yang tak kalah indah selanjutnya adalah pantai Kencana. Jaraknya sekitar 11 km dari Kota Sumbawa Besar. Dengan bentuk pantai yang melengkung dan di kedua ujung lengkungannya masing-masing mempunyai rona tersendiri membuat panorama pantai ini sangat menawan. Terlebih, di lengkungan bagian kanannya berdiri batu karang dengan lubangnya yang setiap saat dihalau oleh ombak. Pemandangan yang benar-benar menakjubkan siapapun yang menyaksikannya.
Panorama Pantai Kencana yang memanjakan mata (Source: here)

Destinasi yang juga tak boleh terlupakan ketika kita mengunjungi Sumbawa adalah Pulau Moyo (Moyo Island). Pulau Moyo ini terletak di sebelah utara Sumbawa, di depan teluk Saleh. Pulau dengan luas kurang lebih 30 hektare ini menyimpan sejuta pesona yang tergambar di berbagai obyek wisatanya yang sangat menarik. Salah satunya, adalah air terjun bertingkat yang akan memanjakan mata setiap pengunjungnya.
Pulai Moyo yang menyimpan sejuta pesona (Source: here)

Jika datang ke pulau Moyo, jangan pernah melewatkan untuk menelusuri keindahan pantai Ai Manis. Pantai berpasir putih yang terletak di daratan pulau Moyo ini mempunyai pemandangan bawah laut yang sangat indah dengan terumbu karang dan tropikal fish-nya yang menawan. Dilengkapi dengan hutan tropis yang ada disekitarnya, menjadikan Ai Manis ini sangat cocok bagi kegiatan camping dan snorkling. Dari Ai manis, kita juga dapat menyaksikan eksotisme tenggelamnya matahari (sunset). Ai Manis ini dapat ditempuh lebih kurang 30 menit dengan speed boat dari Ai Bari, kecamatan Moyo Hilir.
Pantai Ai Manis yang eksotis (Source: here)

Selain Pulau Moyo, ada juga pulau yang tak kalah indah. Ya, Pulau Kenawa, sebuah pulau yang terletak di Sumbawa Barat. Pulau ini adalah pulau kosong tak berpenghuni yang ditumbuhi ilalang serta rumput-rumput hijau. Pulau ini sangatlah mudah dikenali, karena terdapat satu bukit di pulau tersebut. Tidak butuh waktu sejam untuk menaklukkan bukit tersebut dan menapakkan kaki di puncak tertingginya. Pulau ini juga memiliki pantai berpasir putih dan juga warna laut yang mampu menyegarkan penglihatan.
Pulau Kenawa, salah satu surga kecil di Sumbawa (Source: here)

Satu lagi yang tak boleh dilewatkan adalah wisata alam Teluk Saleh (Saleh Bay). Teluk Saleh merupakan gugusan berpasir putih dengan koralnya yang indah dan beraneka ragam ikan hias. Dari Teluk Saleh ini, kita juga dapat menyaksikan dengan jelas Gunung Tambora yang mempunyai kawah (Caldera) terluas di dunia.
Panorama alam di Teluk Saleh (Source: here)

Selain tempat-tempat tersebut, masih banyak lagi tempat indah lain di Sumbawa. Rasanya tak cukup sebuah buku tebal untuk menggambarkan keragaman budaya serta keindahan panorama alamnya. Keragaman budaya serta sejuta pesona itulah yang juga menjadikan tempat-tempat tersebut layak untuk dijuluki sebagai surga kecil yang tercecer di Tana Samawa.

Dengan sejuta pesona itu pula, maka tak heran jika seorang Youk Tanzil, founder sekaligus Executive Producer RoFA, menjadikan Tana Samawa ini sebagai salah satu daerah yang dilewati dan disinggahinya dalam perjalanan ekspedisi ke wilayah timur Indonesia. Ekspedisi 65 hari yang bertajuk ‘Return to The East’ ini dapat kita saksikan dalam program Ring of Fire Adventure (RoFA) yang disiarkan oleh Kompas TV.

Program Ring of Fire Adventure (RoFA) tersebut mengajak kita mengeksplor Indonesia Timur dengan cara yang berbeda, bukan sekedar travelling semata. Akan tetapi memotivasi kaum muda untuk memahami Indonesia dan melakukan perjalanan agar melihat realitas kekayaan Nusantara dari dekat. Untuk selanjutnya memungkinkan kita untuk lebih banyak belajar tentang toleransi dengan memaknai kembali perbedaan adat, budaya, serta agama sebagai sebuah karunia yang harus diterima dan disyukuri.


#GBCRoFA #RoFA 
***
*Tulisan ini diikutsertakan dalam Gramedia Blogger Competition x Kompas TV

,

Membangunkan Roro Jonggrang di Candi Prambanan

Konon, pada suatu hari yang indah di tanah Mataram…

Roro Jonggrang, seorang puteri raja yang kecantikannya tiada tara, sedang meratapi kematian ayahnya, Prabu Boko, yang gugur di tangan seorang Pangeran dari Kerajaan Pengging, kerajaan di sebelah wilayah kerajaan Boko.

Sementara di tempat lain, Bandung Bondowoso, nama Sang Pangeran yang terkenal sakti mandraguna itu, tengah berupaya menaklukkan rasa gundah gulananya karena telah membunuh ayah dari Roro Jonggrang. Sebagai seorang Pangeran, ia memang harus menjaga keutuhan wilayah kekuasaan kerajaannya. Akan tetapi di sisi lain, hatinya tak tega melihat penderitaan seorang puteri cantik yang kehilangan ayahnya. Untuk menebus rasa bersalahnya, maka sebagai laki-laki sejati, ia berniat untuk mempersunting Roro Jonggrang, dengan harapan ia bisa menjaga Sang Puteri seumur hidupnya.
Candi Boko, yang menurut legenda adalah pusat kekuasaan Prabu Boko (Image Source)

Namun, perasaan cinta dan sayang yang tulus dari seorang Bandung Bondowoso untuk memperisteri Roro Jonggrang, tidak serta merta disambut Sang Puteri dengan tangan terbuka. Bagaimana tidak? Roro Jonggrang tentu tidak mau menerima lamaran Bandung Bondowoso, laki-laki yang telah membunuh ayahnya. Tetapi sebagai seorang puteri yang hidup dengan penuh etika dan tatakrama, ia harus menggunakan cara-cara yang anggun untuk menolak sebuah lamaran tanpa memperlihatkan sikap penolakannya.

Setelah berpikir panjang, Sang Putri bersedia menerima lamaran Sang Pengeran dengan dua syarat. Pertama, Bandung Bondowoso harus membuat sebuah sumur Jalatunda. Dan yang kedua, Bandung Bondowoso harus membuat seribu candi. Kedua syarat itu harus selesai dalam sehari semalam. Mungkin, jika mendengar persyaratan itu, sebagian laki-laki akan mundur teratur. Namun, tidak dengan Bandung Bondowoso. Atas nama cinta dan kasih sayang dan dengan bermodal kesaktiannya, ia menyanggupinya.
Sumur Jalatunda di Dieng, diyakini sebagai bagian dari legenda Roro Jonggrang (Image Source)

Ternyata dengan tekad yang kuat, Bandung Bondowoso pun dengan mudah berhasil menyelesaikan syarat pertama, membangun sumur Jalatunda. Kini, ia hanya tinggal menyelesaikan persyaratan kedua, membangun seribu candi! Sepertinya mustahil membangun seribu candi dalam waktu sehari semalam. Namun, sebagai seorang Pangeran yang sakti, pekerjaan itu tentu bukan sesuatu yang teramat sulit. Dan dengan kesaktiannya, ia berhasil meminta bantuan para makhluk halus untuk membangun seribu candi. 

Melihat pembangunan seribu candi itu hampir selesai, Roro Jonggrang mulai khawatir. Ia segera membangunkan seluruh perempuan desa untuk mulai menumbuk padi pada lesung-lesung. Ia juga memerintahkan para dayangnya untuk membakar jerami pada sisi timur desa. Tujuannya tak lain untuk menampakkan bahwa seolah-olah waktu malam sudah hilang, dan pagi telah datang. Bahkan, melihat kegiatan pagi sudah berlangsung, ayam-ayam pun terperdaya dan mulai berkokok bersaut-sautan. 
Ilustrasi ayam berkokok mendengar suara lesung (Image Source)

Pun demikian dengan para makhluk halus yang membantu Bandung Bondowoso. Mereka lari tunggang langgang meninggalkan pekerjaan yang sudah mencapai 999 candi, karena mengira bahwa sebentar lagi sang mentari akan terbit. Dengan itu, maka Bandung Bondowoso dinyatakan gagal untuk memenuhi syarat yang diajukan oleh Roro Jonggrang.

Mengetahui bahwa kegagalan itu adalah akibat dari tipu muslihat Sang Putri, Bandung Bondowoso pun murka. Ia tak lagi percaya akan gerak gemulai dan kecantikan Roro Jonggrang. Dan dalam kemurkaannya itu, dengan kesaktiannya ia mengutuk Roro Jonggrang menjadi batu, sekaligus untuk melengkapi sebagai candi yang ke seribu.
Arca Durga di ruang utara Candi Prambanan (Image Source)

Konon, menurut legenda, arca Durga yang sampai saat ini mendiami ruang sebelah utara di Candi Prambanan adalah perwujudan dari Sang Putri yang dikutuk menjadi batu oleh Bandung Bondowoso. Sehingga, bangunan yang indah itu selain dikenal sebagai Candi Prambanan, juga dikenal sebagai Candi Roro Jonggrang, yang berarti gadis cantik nan semampai.

Legenda Roro Jonggrang yang sudah diceritakan sejak kecil itu kembali memenuhi benak saya ketika melangkah melalui pintu masuk Candi Prambanan beberapa waktu yang lalu. Meski sudah mulai dituturkan sejak ratusan tahun yang lalu, namun warisan budaya berupa legenda Roro Jonggrang tersebut sampai hari ini seolah tak lekang oleh waktu. Bukan hanya legendanya, namun Candi Roro Jonggrang hingga kini juga masih berdiri menawan menyambut siapa saja yang datang mengunjunginya.
Jalan masuk ke pelataran utama Candi Prambanan (Dok. Pribadi)

Di luar kisah Roro Jonggrang yang beredar di masyarakat, candi ini diperkirakan mulai dibangun pada masa pemerintahan Rakai Pikatan dari Dinasti Sanjaya, sekitar abad ke-9 Masehi. Menurut prasasti Siwaghra yang saat ini tersimpan rapi di Museum Nasional Indonesia, nama asli candi ini adalah Siwaghra. Kata Siwaghra sendiri berasal dari bahasa Sansekerta, yang artinya adalah Rumah Siwa. Dari prasasti tersebut, kita dapat mengetahui bahwa Rakai Pikatan membangun Candi Prambanan ini sebagai bukti rasa cinta sekaligus sebagai persembahan bagi Dewa Siwa.
Peta pelataran utama Candi Prambanan (Image Source)

Jika kita mengunjungi Candi Prambanan, kita dapat menyaksikan tiga candi utama yang berdiri kokoh di tengah candi-candi kecil yang mengelilinginya. Ketiga candi tersebut adalah Candi Wisnu, Brahma, dan Siwa yang merupakan lambang Trimurti dalam kepercayaan agama Hindu. Ketiga candi utama yang menghadap ke timur itu, masing-masing memiliki satu candi pendamping yang berdiri menghadap ke barat, yaitu candi Nandini, Angsa dan Garuda. Selain candi utama dan candi pendamping tersebut, masih banyak sekali candi lain di kompleks ini, yaitu Candi Kelir, Candi Apit, Candi Patok, dan Candi Perwara, serta candi-candi kecil lainnya. 
Candi Patok, salah satu candi di sudut pelataran utama (Dok. Pribadi)

Entah kenapa, ketika melihat susunan batu candi, saya selalu merasa takjub dan terpesona. Demikian juga ketika saya melihat Candi Siwa, candi tertinggi yang terletak di tengah-tengah. Saat memasuki candi ini, kita akan menemukan empat buah ruangan. Satu ruangan berisi arca Siwa. Sedangkan tiga ruangan yang lain masing-masing berisi arca Agastya (guru Siwa), Ganesha (putra Siwa) dan Durga (istri Siwa), yang dalam legenda disebut-sebut sebagai arca Roro Jonggrang.
Candi Siwa yang menjulang setinggi 47 meter (Dok. Pribadi)

Tak sampai di situ, keterpesonaan saya berlanjut ketika keluar dari Candi Siwa kemudian melanjutkan langkah menikmati pemandangan candi-candi yang ada di sekitarnya. Di Candi Wisnu, kita akan menjumpai satu ruangan yang berisi arca Wisnu. Pun demikian juga di Candi Brahma yang memiliki satu ruangan berisi arca Brahma. 

Selesai mengagumi tiga candi utama, saya melanjutkan langkah kaki menuju candi-candi pendamping. Menurut saya, yang paling menarik di antara candi pendamping adalah Candi Garuda. Menarik, karena candi ini menyimpan sebuah kisah tentang Garuda, sosok manusia setengah burung dalam mitologi Hindu. Konon, Garuda sendiri merupakan burung mistik yang berparuh dan bersayap mirip elang, bertubuh emas, dan berwajah putih, serta bersayap merah.
Candi Garuda yang menyimpan kisah Garuda, sosok manusia setengah burung (Dok. Pribadi)

Selain berbagai tipe candi tersebut, di tempat wisata budaya ini, kita juga dapat menjumpai relief yang menceritakan tentang dua kisah yang sangat fenomenal, yaitu kisah Ramayana dan Krishnayana. Relief ini terpahat di dinding pagar yang mengelilingi Candi Trimurti bagian dalam. Relief Ramayana menceritakan tentang perjuangan Sang Rama yang dibantu oleh Hanoman, Si Kera Putih untuk merebut Shinta, istrinya yang diculik oleh Rahwana. Sedangkan Krishnayana, relief ini menceritakan tentang perjalanan hidup seorang Krishna sebagai awatara atau reinkarnasi dari  Wishnu.
Relief Ramayana yang terpahat di dinding candi (Dok. Pribadi)

Relief lain yang bisa kita saksikan di candi ini adalah relief seekor singa yang diapit oleh pohon Kalpataru. Keberadaan relief pohon Kalpataru inilah yang kemudian membuat para ahli sejarah menganggap bahwa masyarakat pada abad ke-9 sudah memiliki kearifan dalam mengelola lingkungan hidup. Sebagaimana dalam filosofi, pohon Kalpataru adalah pohon kehidupan yang rindang serta meneduhkan.
Relief singa yang diapit dua pohon Kalpataru (Dok. Pribadi)

Ya, tak ubahnya Candi Prambanan yang saat itu memberi keteduhan kepada saya di bawah teriknya matahari. Dan di balik keteduhan candi ini, saya kembali melihat ke pelataran. Di sana masih menyimpan sejuta cerita yang tersembunyi di balik ribuan reruntuhan batu yang hingga hari ini masih belum tersusun dengan rapi.
Ribuan tumpukan batu yang masih menyimpan sejuta cerita (Dok. Pribadi)

Hamparan batu candi yang berserakan di pelataran membuat saya merenung dan kemudian tersenyum sendiri. Bagi saya, candi ini sangat luar biasa berkesannya. Bukan sekedar kisah Roro Jonggrang semata yang ada di dalam tumpukan batu serta bangunan candi-candi yang berdiri dengan megahnya. Akan tetapi, di sana juga tersimpan sejuta cerita dan pesona yang tak bisa dilukiskan dengan kata-kata. Maka tak heran, jika Candi Prambanan ini menjadi bagian dari Jogja Heritage yang sangat berharga. Bahkan, UNESCO pun pada tahun 1991 silam menetapkannya sebagai World Wonder Heritage (Warisan Budaya Dunia).
Candi Prambanan, satu dari banyak Jogja Heritage yang harus tetap lestari (Dok. Pribadi)

Maka, amat disayangkan jika pesona candi yang menjulang setinggi 47 meter ini hilang tanpa cerita. Amat disayangkan juga jika anak-anak kita kelak lebih mengenal cerita-cerita sinetron dibanding dengan kisah Roro Jonggrang. Dan sebagai pewaris budaya bangsa, tak ada hal lain yang harus kita lakukan, selain mengunjunginya dan 'membangunkan' Roro Jonggrang yang ada di sana. Bukan membangunkan arca Roro Jonggrang dalam arti yang sebenarnya. Melainkan dalam artian membangunkan nilai-nilai budaya yang ada, yakni dengan cara: kunjungi, cintai, dan lestarikan.
Bidadari kecilku, Si Zizi pun tertidur pulas di dalam buaian kisah Roro Jonggrang (Dok. Pribadi)

Candi Prambanan dengan legenda Roro Jonggrangnya tentu hanya sebagian kecil dari warisan sejarah dan budaya yang ada di Jogjakarta. Masih banyak Jogja Heritage lain yang harus dilestarikan. Karena memang tak bisa kita pungkiri, Jogjakarta adalah kota kuno yang telah tergabung dalam Liga Kota Bersejarah di dunia bersama lebih kurang 100 kota lainnya. Jogjakarta adalah kota sejarah sekaligus kota budaya yang memiliki ratusan warisan yang dapat dikategorikan sebagai heritage, baik warisan yang berwujud (tangible) ataupun warisan yang tidak berwujud (itangible).
Kiri: Keraton Jogja (Image Source), kanan atas: Kotagede (Image Source), dan kanan bawah:  Situs Taman Sari (Image Source)

Dalam hati kecil, saya membatin. Mungkin suatu saat saya harus berkunjung ke Kotagede, untuk menyaksikan artefak-artefaknya sebagai bukti peninggalan kejayaan Kerajaan Mataram Islam. Atau berkunjung ke Keraton Jogja yang merupakan sarana pelestarian budaya Jawa di tengah gerusan modernitas zaman. Atau juga ke Taman Sari, Kotabaru, Benteng Vredeburg, Museum Sonobudoyo, Pasar Beringharjo dengan koleksi batiknya, serta warisan-warisan lain yang tentu tak cukup waktu sehari atau dua hari untuk menyaksikan betapa berharga dan indahnya warisan budaya yang ada di Jogjakarta ini. Belum lagi warisan berupa Batik, Tari Serimpi, Gamelan, dan lain sebagainya. Ah, betapa banyaknya warisan budaya Jogja ini..
Kiri: Benteng Vredeburg (Image Source), kanan atas: Pasar Beringharjo (Image Source), dan kanan bawah: Museum Sonobudoyo (Image Source)

Namun, belum selesai membayangkan begitu istimewanya Jogja, tiba-tiba hujan turun dan membuyarkan lamunan. Tapi saya yakin, guyuran air hujan tak akan menghentikan bus-bus yang masuk memenuhi tempat parkir Candi Prambanan ini. Sebentar lagi pengunjung lain akan berdatangan untuk memberi warna baru pada candi ini. Saya bangkit dan membereskan barang bawaan, kemudian melangkah pulang bersama legenda Roro Jonggrang…
#Heritageku #Heritagemu #Heritagekitasemua

***
*Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blogger Jogja Heritage

Jantung Sehat, Kerja Jadi Semangat, dan Rezeki pun Meningkat

Siapa yang tak pernah mendengar pepatah Latin, “Mens Sana In Corpore Sano”? Saya yakin kita semua pernah mendengarnya. Atau bahkan menjadikan slogan tersebut sebagai salah satu motto hidup kita. Pepatah Latin yang pertama kali dipopulerkan oleh Decimus Iunius Juvenalis, seorang pujangga Romawi yang hidup di abad kedua Masehi itu, kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sering diartikan dengan “di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat". Maksudnya, jika badan kita sehat, maka jiwa kita pun jadi kuat. Sebuah ungkapan yang mengisyaratkan bahwa menjaga kesehatan memang sangatlah penting bagi setiap orang. 

Ya, kesehatan. Sebuah masalah yang sering kali diabaikan oleh manusia yang hidup di era modern sekarang ini. Terlebih bagi sebagian besar penduduk di kota-kota metropolitan yang terlalu sering menghabiskan waktunya hanya untuk bekerja saja, tanpa mau menerapkan gaya hidup sehat. Padahal, sejatinya gaya hidup sehat adalah suatu pilihan sederhana yang sangat tepat untuk dijalankan. Dengan menerapkan gaya hidup sehat, maka badan kita akan menjadi sehat. Dan kalau badan kita sehat, hari-hari kita tentu akan terasa nyaman dan menyenangkan kan?
Berbicara tentang kesehatan, salah satu kesehatan yang sangat penting untuk kita jaga adalah kesehatan jantung. Bagaimana tidak? Kematian akibat penyakit jantung di Indonesia hingga saat ini masih menduduki rangking kedua setelah cerebrovaskular atau pecahnya pembuluh darah di kepala. Jantung sendiri merupakan organ utama dalam sistem kardiovaskuler, yang fungsi utamanya adalah memompa darah ke seluruh tubuh. Adapun penyakit jantung iskemik atau penyakit arteri koroner ini terjadi ketika ada penyumbatan parsial aliran darah ke jantung. Jika aliran darah sudah benar-benar berhenti, maka terjadilah yang namanya serangan jantung.

Nah, untuk mencegah terjadinya serangan jantung, maka tak ada cara lain yang dapat kita lakukan selain menjaga kesehatan jantung. Dan sebagai upaya untuk menjaga kesehatan jantung, maka sudah tentu kita harus menerapkan gaya hidup sehat. Pertanyaannya, bagaimana menerapkan gaya hidup sehat?
Menurut beberapa ahli kesehatan, ada beberapa cara menerapkan gaya hidup sehat. Pertama, selalu mengkonsumsi makanan yang memenuhi standar kesehatan. Tentu bukan makanan cepat saji atau makanan instan yang mengandung banyak pengawet ya? Makanan yang bermanfaat bagi kesehatan jantung adalah makanan yang mengandung senyawa fitonutrien. Senyawa ini bisa kita dapatkan dari sayuran dan buah-buahan, di antaranya: kacang, biji-bijian, apel, bawang, anggur, kubis, dan buah berry. 

Kedua, olahraga. Olahraga adalah kegiatan yang mudah dilakukan tetapi banyak yang mengabaikannya. Padahal olahraga yang teratur memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, termasuk kesehatan jantung. Beberapa olahraga ringan yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan jantung adalah jalan santai, jogging, bersepeda, berenang, dan senam.

Ketiga, istirahat yang cukup. Istirahat yang cukup sangat berguna bagi kesehatan. Karena dengan istirahat yang cukup, akan memulihkan diri dari kelelahan. Selain itu, istirahat yang cukup juga akan memberikan cukup waktu bagi tubuh kita untuk mengembalikan tenaga yang telah terpakai. 

Keempat, menjadi pribadi yang kuat, dalam artian mampu mengendalikan keseluruhan aktifitas hidupnya. Di antaranya, kepribadian untuk pantang mengkonsumsi apapun yang bersifat merusak, seperti tembakau, alkohol, narkoba, makanan yang mengandung pengawet, dan lain sebagainya.

Dan yang tak kalah penting, kelima, yaitu menciptakan udara yang bersih. Udara bersih adalah udara segar yang dapat kita nikmati tanpa adanya pencemaran udara. Entah itu pencemaran karena asap kendaraan bermotor, asap rokok, maupun partikel-partikel jahat lainnya yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Udara yang bersih ini harus kita ciptakan baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Karena, bagaimanapun udara adalah salah satu sumber kehidupan terpenting bagi manusia. Nah, sebenarnya mudahkan menerapkan gaya hidup sehat?
Melihat begitu besar manfaatnya, maka sudah seharusnya kita menjadikan gaya hidup sehat ini sebagai sebuah pilihan yang wajib dilakukan. Dengan menerapkan gaya hidup sehat, maka kita akan mendapatkan sebuah nikmat yang sangat berharga yakni kesehatan tubuh, termasuk kesehatan jantung. 

Coba sejenak kita bayangkan, ketika tubuh sedang sakit dan tak mampu melakukan hal apapun, betapa banyaknya waktu yang terbuang sia-sia kan? Kondisi sakit juga akan memaksa kita berhenti melakukan pekerjaan sehari-hari. Bahkan, kita juga harus rela mengeluarkan uang untuk biaya mengobati penyakit dan berbagai pengeluaran yang lain.
Lain halnya, jika jantung dan anggota tubuh lainnya sehat, maka kita pun akan merasakan semangat dalam melakukan pekerjaan. Kualitas kerja juga akan meningkat menjadi lebih baik, sehingga secara tidak langsung akan menambah pemasukan. Kenapa bisa? Tentu bisa, karena dengan jantung serta anggota tubuh lainnya yang sehat, sudah pasti kita akan dapat melakukan lebih banyak aktivitas sebagai upaya untuk menjemput rezeki. 

Tubuh yang sehat juga menjadikan kita hemat waktu, karena dengan tubuh yang sehat, seluruh pekerjaan tidak akan menumpuk dan bisa berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditargetkan sebelumnya. Selain itu, dengan tubuh yang sehat, kita juga akan selalu dapat menghabiskan waktu luang untuk berkumpul dengan orang-orang yang kita sayangi. Tak hanya itu, kita juga akan mempunyai lebih banyak kesempatan untuk berbagi dengan sesama. Ah, betapa indahnya hidup ini. Jadi, masihkah enggan menerapkan gaya hidup sehat? Semoga tidak.

***

*Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Gaya Hidup Sehat untuk Jantung Sehat

,

Daftar Lomba Blog Oktober 2016 (Update!)

Assalamu 'alaikum semuanya...
Bulan September sudah berada di minggu terakhir nih. Namun, bukan berarti berlomba-lomba dalam kebaikan kita ikut berakhir ya? Termasuk perlombaan menulis dan juga lomba blog. Bahkan, lomba-lomba blog ini tampaknya semakin menunjukkan geliatnya.

Oh ya, gimana hasil lomba blog dan lomba menulis di bulan-bulan yang lalu? Sukses kan? Semoga. Sebenarnya, lomba blog itu bukan tentang kalah dan menang. Lebih dari itu, lomba blog dapat dijadikan sebagai ajang menuangkan gagasan dan ide-ide yang tersembunyi. Kalau menang disyukuri. Kalau kalah, jadikan saja sebagai sarana pembelajaran untuk menulis yang lebih baik dan menarik. Jadi masih siap kan menatap lomba blog bulan Oktober kan? Ini dia daftar lomba blog deadline Oktober sebagai referensi kita semua:

1. Lomba Blog Cheria Wisata 2016. Temanya adalah Umroh Plus Turki Cheria. Deadline 21 Oktober 2016. Hadiah berupa Paket Liburan ke Raja Ampat plus uang saku 500 ribu untuk 3 Pemenang. Cocok buat Anda yang suka traveller nih.
2. Lomba Sayembara Fiksi Cerpen & Cerber Femina 2016. Temanya Bebas asalkan Sesuai dengan Majalah Femina. Deadlinenya Cerpen (1 Oktober 2016) & Cerber (1 November 2016). Hadiah Puluhan Juta Rupiah!
3. Lomba Essay ASEAN Korea Academic 2016. Temanya adalah ASEAN in the past 50 years, and ASEAN-Korea relations in the next 50 years dll. Deadlinenya 14 Oktober 2016. Hadiah Jalan-Jalan ke Korea. Blogger traveller wajib ikut ya?
4. Lomba Blog Sunlife Indonesia. Temanya adalah Cegah, Obati dan Lawan Diabetes. Deadlinenya 25 Oktober 2016. Hadiah Total Rp14 Juta. Mantab kan?
5. Lomba Nulis Artikel Catfiz Messenger. Tema: Catfiz Messenger. Deadlinenya 31 Oktober 2016. Hadiah Total Rp15 Juta. Ini juga mantab!
6. Lomba Blog Nakamura Theraphy. Temanya adalah Sehat Alami ala Nakamura. Deadlinenya 30 Oktober 2016. Hadiahnya Jutaan Rupiah dan Voucher
7. Lomba Menulis cepamagz 2016. Temanya adalah Ayo Menulis, Life Style, Life Story, Life Spirit. Deadlinenya 31 Oktober 2016. Hadiah Totalnya Rp10 Juta. Gimana, ikut ya?
8. Teacher Super Camp 2016 Komisi Pemberantasan Korupsi. Temanya adalah Guru Menulis Anti Korupsi. Deadlinenya 11 Oktober 2016. Pemenangnya piknik plus belajar menulis 5 Hari ke Bali. Ini khusus buat para guru ya?
9. Lomba Menulis Fiksi Storial.co. Tema: Cerita Fiksi terinspirasi dari Novel Klasik Terbitan Balai Pustaka. Deadlinenya  7 Oktober 2016. Total Hadiah Rp50 Juta. Sayang, saya belum punya kemampuan nulis cerpen hehee...
10. Lomba Blog Visit Jawa Tengah 2016. Temanya Visit Jawa Tengah. Deadlinenya  31 Oktober 2016. Hadiah Total 12-Juta Rupiah dan hadiah menarik lainnya. Ayo, blogger harus ikut nih. Kita semarakkan event ini!
11. Lomba Blog Kita Indonesia XL Axiata & Rumah Blogger Indonesia. Temanya Membangun Indonesia Melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi. Deadlinenya 8 Oktober 2016. Hadiah Total Rp35 Juta + Sertifikat. 
12. Lomba Esai Politik Qureta dan Partai Solidaritas Indonesia. Tema: Anak Muda dan Politik. Deadlinenya 5 Oktober 2016. Hadiah Rp20 Juta.
13. Lomba Blog Blogger Perempuan 2016. Temanya Liburan Ceria bersama Anak. Deadlinenya 16 Oktober 2016. Hadiah Laptop dan Gadget Menarik! Wah, mantab juga nih.
14. Lomba Blog Rumah Harapan 2016 Rahmat Nasution Hamka. Tema: Refleksi 71 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia; Berani Menggali Lebih Dalam Makna Kata “Merdeka”.Gagasan Pemuda Dari Bumi Tambun Bungai; Ada Kebijakan, Ada Idemu dan Solusi Apa Yang Kamu Berikan.Ini Ideku, Mana Idemu (Berperang Melawan Ide); Punya Ide, Saatnya Berbagi dan Jadilah Bagian Dari Perubahan). Deadlinenya 25 Oktober 2016. Hadiahnya pokoknya Menarik.
15. Lomba Blog Save Orang Utan bersama PhinemoTema: Save Orang Utan. Deadline 6 Oktober 2016. Hadiahnya adalah Trip to Derawan dan Tanjung Puting. Wah, ini juga buat traveller blogger lagi..
16. Lomba Blog Bank BCA. Temanya adalah MY BCA Experience. Deadline 31 Oktober 2016. Hadiahnya macam-macam, ada MacBook Pro, Iphone, Camera dan lainnya.
17. Lomba Menulis dari Tabloid Otomotif "Otomotif Writing Competition". Temanya Mobil Nasional dan Industri Otomotif Nasional. Deadlinenya 31 Oktober 2016. Hadiahnya ini juga macem-macem, ada Notebook, HP, dan jam tangan.
18. Lomba Review Pricebook bulan September 2016. Temanya adalah Review Produk Pricebook. Deadlinenya 2 Oktober 2016. Hadiahnya berupa Kamera, PowerBank dan Kaos Pricebook
19. Lomba Blog Kompasiana-Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. Temanya adalah Gerakan Budaya Bersih dan Senyum. Deadline 9 Oktober 2016. Hadiah Rp10 Juta untuk 3 pemenang.
20. Lomba Blog Kompasiana Kompasianival 2016. Temanya adalah Tuliskan Pengalaman anda dalam Berbagi. Deadlinenya 1 Oktober 2016. Hadiah 2 Sepeda Wim Cycle.
21. Lomba Blog & SEO Prive Uricran. Temanya Cara Mengatasi Anyang-anyangan. Deadlinenya 26 Oktober 2016. Hadiahnya Puluhan Juta Rupiah!

22. Blogshop Blog Competition. Temanya adalah Kado Terbaik yang Pernah Kamu Dapatkan. Deadlinenya 20 Oktober 2016. Hadiahnya lebih dari Rp. 3 juta+poin Excite.
23. Kompetisi Bercerita Telkom. Temanya adalah Indonesia Makin Digital. Deadlinenya 30 Oktober 2016. Hadiah totalnya Rp. 15 juta loh! Ikutan ya??
24. Lomba Blog Indramayu Kota Budaya. Temanya adalah Indramayu Kota Budaya. Deadlinenya 31 Oktober 2016. Hadiahnya Smarphone Andromax+Modem Andromax.
25. Blog Competition My Healthiness, My Precious Moment. Temanya adalah My Healthiness, My Precious Moment. Deadlinennya 16 Oktober 2016. Hadiahnya gadget keren dan voucher belanja.
26. Lomba Menulis Blog KKPRI dengan tema Menguak Tabir Indonesian South Sea Pearls (ISSP). Deadlinennya 24 Oktober 2016. Hadiahnya mantab, total Rp. 27,5 juta!
27. Kioson Blog Competition dengan tema Kioson Sebagai Jembatan Kesenjangan Digital. Deadlinenya 30 oktober 2016. Hadiahnya Laptop, Action Cam, dan Hadiah Hiburan Jutaan Rupiah!!
28. Kompetisi Blog JIBB2016 dengan tema tentang Batik. Deadlinenya 10 Oktober 2016. Hadiahnya Rp. 15 Juta untuk 3 pemenang. Maknyus!!
29. Lomba Blog #BuktiCinta. Temanya Warisan Budaya Dunia. Deadlinenya 5 Oktober 2016. Hadiahnya 4 unit Samsung Galaxy Tab A. Ayo Ramaikaaan!!
30. Karpul Blog Competition. Temanya Share Your Journet with Karpul. Deadlinenya 9 Oktober 2016. Hadiah Total Rp. 3,5 Juta.
31. Blog Competition PLN. Temanya Kerja Nyata Terangi Negeri. Deadlinenya 25 Oktober 2016. Hadiah Total Rp. 52 Juta untuk 23 pemenang!


Untuk info selengkapnya, silakan klik judul lombanya ya? Sementara itu dulu ya, Kang Mas & Mbak Yuu.. Besuk kalau ada lagi dan sempat, saya update lagi deh.. Mohon maaf, deadlinenya tidak sempat diurutkan. Dicermati saja yaa? Kalau Kang Mas & Mbak Yu punya info lomba blog lainnya, boleh kok ditambahkan di kolom komentar. Terimakasih. Selamat menulis dan berkompetisi. Semoga sukses... 

, ,

Semangat Menuntut Ilmu

A. Memahami Makna Menuntut Ilmu dan Keutamaannya
1. Kewajiban Menuntut Ilmu
Menuntut ilmu atau belajar adalah kewajiban setiap orang Islam. Banyak sekali ayat al-Qur’ān atau hadis Rasulullah saw. yang menjelaskan tentang kewajiban belajar, baik kewajiban tersebut ditujukan kepada laki-laki maupun perempuan. Bahkan wahyu pertama yang diterima Nabi saw. adalah perintah untuk membaca atau belajar. “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Mahamulia. Yang mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.” (Q.S. al-‘Alaq/96:1-5)

Kewajiban menuntut ilmu bagi laki-laki dan perempuan menandakan bahwa agama Islam tidak membeda-bedakan hak dan kewajiban manusia karena jenis kelaminnya. Walau memang ada beberapa kewajiban yang diperintahkan Allah Swt. dan Rasul-Nya yang membedakan lak-laki dengan perempuan. Akan tetapi, dalam menuntut ilmu semua memiliki kewajiban dan hak yang sama antara laki-laki dengan perempuan. Laki-laki dan perempuan sama-sama sebagai khalifah di muka bumi dan sebagai hamba (‘abid). Untuk menjadi khalifah yang sukses, maka sudah barang tentu membutuhkan ilmu pengetahuan yang memadai. Bagaimana mungkin seseorang dapat mengelola dan merekayasa kehidupan di bumi ini tanpa bekal ilmu pengetahuan. Demikian pula sebagai hamba, untuk mencapai tingkat keyakinan (keimanan) tertinggi kepada Allah Swt. dan makhluk-makhluk-Nya yang gaib dibutuhkan ilmu pengetahuan yang luas.

Menuntut ilmu juga tidak dibatasi oleh jarak dan waktu. Mengenai jarak, ada ungkapan yang menyatakan bahwa tuntutlah ilmu walau hingga ke negeri Cina. Demikian pula dalam hal waktu, Islam mengajarkan bahwa menuntut ilmu itu dimulai sejak buaian hingga liang lahat.

2. Hukum Menuntut Ilmu
Istilah ilmu mencakup seluruh pengetahuan yang tidak diketahui manusia, baik yang bermanfaat maupun yang tidak bermanfaat. Untuk ilmu yang tidak bermanfaat, haram, dan berdosa bagi orang yang mempelajarinya, baik sukses maupun gagal. Adapun ilmu yang bermanfaat, maka wajib dituntut dan dipelajari. Hukum menuntut ilmu-ilmu wajib itu terbagi atas dua bagian, yaitu farḍu kifayah dan fardhu ‘ain. 

a. Farḍu Kifayah
Hukum menuntut ilmu farḍu kifayah berlaku untuk ilmu-ilmu yang harus ada di kalangan umat Islam sebagaimana juga dimiliki dan dikuasai golongan kafir. Seperti ilmu kedokteran, perindustrian, ilmu falaq, ilmu eksakta, serta ilmu-ilmu lainnya. 

b. Fardu ‘Ain
Hukum mencari ilmu menjadi far«u ‘ain jika ilmu itu tidak boleh ditinggalkan oleh setiap muslim dan muslimah dalam segala situasi dan kondisi, seperti ilmu mengenal Allah Swt. dengan segala sifat-Nya, ilmu tentang tatacara beribadah, dan sebagainya.

3. Keutamaan Orang yang Menuntut Ilmu
Orang-orang yang menuntut ilmu dan mengajarkannya diberikan keutamaan oleh Allah Swt. dan Rasul-Nya dengan derajat yang tinggi di sisi Allah Swt. Di antara keutamaan-keutamaan orang yang menuntut ilmu dan yang mengajarkannya adalah sebagai berikut.

a. Diberikan derajat yang tinggi di sisi Allah Swt.
“Dan Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang berilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. al-Mujadillah/58:11)

b. Diberikan pahala yang besar di hari kiamat nanti
Dari Anas bin Malik ra. Rasulullah saw. bersabda, “Penuntut ilmu adalah penuntut rahmat, dan penuntut ilmu adalah pilar Islam dan akan diberikan pahalanya bersama para nabi.” (H.R. ad-Dailami)

c. Merupakan sedekah yang paling utama Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Sedekah yang paling utama adalah jika seorang muslim mempelajari ilmu dan mengajarkannya kepada saudaranya sesama muslim.” (H.R. Ibnu Majah)

d. Lebih utama dari pada seorang ahli ibadah
Dari Ali bin Abi Talib ra. Rasulullah saw. bersabda, “Seorang alim yang dapat mengambil manfaat dari ilmunya, lebih baik dari seribu orang ahli ibadah.” (H.R. ad-Dailami)

e. Lebih utama dari śalat seribu raka’at
Dari Abu Ẓarr, Rasulullah saw. bersabda, “Wahai Aba Dzarr, kamu pergi mengajarkan ayat dari Kitabullah telah baik bagimu daripada śalat (sunnah) seratus rakaat, dan pergi mengajarkan satu bab ilmu pengetahuan baik dilaksanakan atau tidak, itu lebih baik daripada śalat seribu rakaat.” (H.R. Ibnu Majah)

f. Diberikan pahala seperti pahala orang yang sedang berjihad di jalan Allah Dari Ibnu Abbas ra. Rasulullah saw. bersabda, “Bepergian ketika pagi dan sore guna menuntut ilmu adalah lebih utama daripada berjihad fi sabilillah.” (H.R. ad-Dailami)

g. Dinaungi oleh malaikat pembawa rahmat dan dimudahkan menuju surga Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda, “Tidaklah sekumpulan orang yang berkumpul si suatu rumah dari rumah-rumah (masjid) Allah ‘Azza wa Jalla, mereka mempelajari kitab Allah dan mengkaji di antara mereka, melainkan malaikat mengelilingi dan menyelubungi mereka dengan rahmat, dan Allah menyebut mereka di antara orang-orang yang ada di sisi-Nya. Dan tidaklah seorang meniti suatu jalan untuk menuntut ilmu melainkan Allah memudahkan jalan baginya menuju surga.” (H.R. Muslim dan Ahmad)

B. Ayat-Ayat Al-Qur’an tentang Ilmu Pengetahuan
Q.S. at-Taubah/9:122
Lafal Ayat dan Artinya
Artinya: “Dan tidak sepatutnya orang-orang mukmin itu semuanya pergi (ke medan perang). Mengapa sebagian dari setiap golongan di antara mereka tidak pergi untuk memperdalam pengetahuan agama mereka dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali, agar mereka dapat menjaga dirinya.”

Kandungan Ayat
Dalam ayat tersebut, Allah Swt. menerangkan bahwa tidak perlu semua orang mukmin berangkat ke medan perang, apabila peperangan itu dapat dilakukan oleh sebagian kaum muslimin saja. Tetapi harus ada pembagian tugas dalam masyarakat, sebagian berangkat ke medan perang, dan sebagian lagi tekun menuntut ilmu dan mendalami ilmu-ilmu agama Islam supaya ajaran-ajaran agama itu dapat diajarkan secara merata, dan dakwah dapat dilakukan dengan cara yang lebih efektif serta bermanfaat serta kecerdasan umat Islam dapat ditingkatkan. Orang-orang yang berjuang di bidang pengetahuan, oleh agama Islam disamakan nilainya dengan orang-orang yang berjuang di medan perang.

Dalam hal ini Rasulullah saw. telah bersabda yang artinya, “Dari Anas bin Malik berkata, Rasulullah saw. bersabda, ‘Di akhirat nanti tinta ulama ditimbang dengan darah para syuhada. Ternyata yang lebih berat adalah tinta ulama dibandingkan dengan darah syuhada”. (H.R. Ibnu Najar)

Tugas umat Islam adalah untuk mempelajari agamanya, serta mengamalkannya dengan baik, kemudian menyampaikan pengetahuan agama itu kepada yang belum mengetahuinya. Tugas-tugas tersebut merupakan tugas umat dan tugas setiap pribadi muslim sesuai dengan kemampuan dan pengetahuan masing-masing, karena Rasulullah saw. telah bersabda; “Dari ‘Abdullah bin Amru, sesungguhnya Nabi saw. bersabda; “Sampaikanlah olehmu (apa-apa yang telah kamu peroleh) dariku walaupun hanya satu ayat al-Qur’an”. (H.R. Bukhari)

Apabila umat Islam telah memahami ajaran-ajaran agamanya, dan telah mengerti hukum halal dan haram, serta perintah dan larangan agama, tentulah mereka akan lebih dapat menjaga diri dari kesesatan dan kemaksiatan. Selain itu, dapat melaksanakan perintah agama dengan baik dan dapat menjauhi larangan-Nya. Dengan demikian, umat Islam menjadi umat yang baik, sejahtera di dunia dan di akhirat. Oleh karena ayat ini telah menetapkan bahwa fungsi ilmu tersebut adalah untuk mencerdaskan umat, maka tidaklah dapat dibenarkan apabila ada orang-orang Islam yang menuntut ilmu pengetahuannya hanya untuk mengejar pangkat dan kedudukan atau keuntungan pribadi saja. Apalagi untuk menggunakan ilmu pengetahuan sebagai kebanggaan dan kesombongan diri terhadap golongan yang belum menerima pengetahuan.

C. Hadis tentang Mencari Ilmu dan Keutamaannya
1. Hadis dari Ibnu Abd. Barr.
Artinya: “Rasulullah saaw. Bersabda; Mencari ilmu itu wajib bagi setiap muslim. Dan sesungguhnya segala sesuatu hingga makhluk hidup di lautan memintakan ampun bagi penuntut ilmu” (H.R. Ibnu Abdul Barr)

Perilaku yang mencerminkan sikap memahami Q.S. at-Taubah/9:122, diantaranya tergambar dalam aktivitas-aktivitas sebagai berikut. 

1. Jadilah orang yang berilmu (pandai), sehingga dengan ilmu yang dimiliki seorang muslim dapat mengajarkan ilmu yang dimilikinya kepada orang-orang yang ada disekitarnya. Dengan demikian kebodohan yang ada di lingkungannya dapat terkikis habis dan berubah menjadi masyarakat yang beradab dan memiliki wawasan yang luas.
2. Jika tidak dapat menjadi orang pandai yang mengajarkan ilmunya kepada umat manusia, jadilah sebagai orang yang mau belajar dari lingkungan sekitar dan dari orang-orang pandai.
3. Jika tidak dapat menjadi orang yang belajar, jadilah sebagai orang yang mau mendengarkan ilmu pengetahuan. Setidaknya jika kita mau mendengarkan ilmu pengetahun kita dapat mengambil hikmah dari apa yang kita dengar.
4. Jika menjadi pendengar juga masih tidak dapat, maka jadilah sebagai orang yang menyukai ilmu pengetahun, diantaranya dengan cara membantu dan memuliakan orang-orang yang berilmu, memfasilitasi aktivitas keilmuan seperti menyediakan tempat untuk pelaksanaan pengajian dan lain-lain.
5. Janganlah menjadi orang yang kelima, yaitu yang tidak berilmu, tidak belajar, tidak mau mendengar, dan tidak menyukai ilmu. Jika diantara kita memilih yang kelima ini akan menjadi orang yang celaka.