, ,

Menemukan Pesan Tersembunyi di Goa Seplawan

“Dunia itu seluas langkah kaki, jelajahilah dan jangan pernah takut melangkah. Hanya dengan itu kita bisa mengerti kehidupan dan menyatu dengannya.”

Kata bijak Soe Hok Gie dalam buku Catatan Seorang Demonstran itu tiba-tiba terlintas di benak saya. Sesaat setelah dua kawan lama saya mengirimkan sebuah pesan melalui WhatsApp. Pesan dari kedua kawan yang tengah pulang ke kampung halamannya itu, isinya nyaris sama: ajakan jalan-jalan.

Tanpa basa-basi, saya pun mengiyakan. Kebetulan akhir pekan itu, saya juga sedang pulang kampung. Jalan-jalan bersama mereka tentu bisa menjadi momentum yang tepat untuk bersilaturahmi setelah sekian lama tak berjumpa. Lebih dari itu, bagi saya, setiap perjalanan pasti akan memberi sebuah kesan dan pesan. Kesan akan indahnya warna-warni kehidupan, dan pesan untuk selalu belajar mengerti tentang kehidupan. Dan akhirnya, setelah diskusi panjang lebar, kami pun bersepakat untuk menjelajah ke satu tempat yang sangat menawan, Goa Seplawan.

***

Perjalanan kami ke Goa Seplawan berawal ketika mentari pagi mulai naik setinggi dua tombak. Ketika itu, langit pagi terlihat cukup cerah. Secerah tiga wajah sahabat karib yang sama-sama memendam rindu. Dulu, saya, Mas Eko, dan Mas Dwi pernah bersama-sama menjalani kehidupan di Kota Malang untuk menimba ilmu. Sebelum akhirnya saya pulang ke kampung halaman dan melanjutkan petualangan merantau ke Prambanan, Klaten hingga kini. Semenjak itu, kami memang jarang sekali bertemu.

“Yuk, berangkat sekarang, Mas.. Mumpung masih pagi..” Ucap Mas Eko sembari menyalakan motor bebeknya. Sementara Mas Dwi sudah menunggu kami sambil menjalankan motornya pelan-pelan.

Saya buru-buru naik ke boncengan. Pelan tapi pasti, motor kami melaju ke arah timur melewati jalan raya Kutoarjo-Purworejo. Jarak dari Kutoarjo, tempat tinggal kami, ke Purworejo kurang lebih 20 km. Biasanya jarak tersebut bisa ditempuh dengan kendaraan bermotor dalam waktu kurang dari setengah jam.

Di langit timur, matahari semakin meninggi, ketika kami sampai di Kota Purworejo. Jalanan di kota sudah mulai sesak dengan berbagai kendaraan bermotor. Kendaraan kami pun hanya bisa berjalan dengan kecepatan 20 kilometer perjam, tidak lebih. Beruntung, kondisi ini tidaklah lama. Karena begitu keluar dari kota, terlihat jalan ke arah Kaligesing lumayan lengang. Sehingga, kami bisa memacu motor lebih cepat untuk segera tiba di Goa Seplawan.
Sisi selatan Bukit Menoreh yang permai

Goa Seplawan adalah salah satu goa yang terletak di gugusan Bukit Menoreh, perbatasan antara Purworejo dan Kulon Progo. Tepatnya di Desa Donorejo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo. Lokasi ini bisa dicapai dengan kendaraan pribadi maupun umum. Namun, karena jam operasional dan jumlah angkutan umum dari Purworejo menuju Goa Seplawan sangat terbatas, maka jika Anda hendak berpetualang kemari, saya lebih menyarankan agar Anda menggunakan kendaraan pribadi saja. Bisa roda dua maupun roda empat.

Bagi yang dari luar kota, Anda bisa menggunakan transportasi pesawat menuju Bandara Adisutjipto. Atau jika menggunakan kereta api, turunlah di Stasiun Tugu Yogya. Kemudian menyewa mobil untuk menuju ke lokasi dengan mengambil rute ke arah Samigaluh melalui jalan Godean. Cara ini lebih saya rekomendasikan. Mengingat saat ini, tiket pesawat, kereta api, dan sewa mobil, dapat dipesan secara online melalui tiket.com. Lebih praktis dan mudah. Dari pada turun di Stasiun Jenar Purworejo, bisa jadi Anda akan kesulitan mencari angkutan umum untuk menuju ke lokasi.

Tiba di Goa Seplawan yang Menawan

Jarak Goa Seplawan dari Kota Purworejo sebenarnya tidak begitu jauh. Hanya sekitar 20 kilometer saja. Namun, karena medannya kebanyakan berupa kelokan dan tanjakan, kami membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk tiba di lokasi Goa Seplawan. Jangan berfikir terasa lama. Karena hampir di sepanjang jalan menuju lokasi ini, bentangan Perbukitan Menoreh menyuguhi kami dengan keindahan alam yang hijau permai. Sehingga, 45 menit pun hanya terasa sekejap saja.

“Sepuluh ribu, Mas. Untuk tiket dan parkir dua motor..”  Tiba-tiba seorang petugas retribusi menyambut kami di depan portal. Saya segera mengeluarkan dompet dan menyerahkan selembar uang sepuluh ribuan kepadanya. Setelah portal dibuka, kami pun masuk ke area wisata Goa Seplawan.
Mari jelajahi surga yang tersembunyi ini

Memasuki kawasan wisata ini, hawa dingin semakin terasa. Untuk mengusirnya, kami pun menyempatkan diri untuk mampir di sebuah warung kopi. Sensasi hangatnya kopi saat bertemu dengan dinginnya udara perbukitan terasa susah untuk digambarkan dengan kata-kata. Anggap saja, seperti seorang jomblo yang bertemu dengan pujaan hatinya. Begitulah kira-kira.

Sambil menikmati kopi dan pisang goreng, kami sempat bertanya-tanya tentang Goa Seplawan ini kepada pemilik warung. Dari jawaban-jawabannya, sedikit banyak kami jadi lebih tahu tentang sejarah goa ini. Konon, goa ini ditemukan oleh masyarakat pada tahun 1979. Pada saat itu, dari dalam goa ditemukan pula patung emas berbentuk Dewa Siwa dan Parwati yang berukuran 15 cm dengan berat 1,6 kg. Kabarnya, patung tersebut saat ini tersimpan rapi di Museum Nasional Jakarta.
Patung replika Dewa Siwa dan Parwati

Usai menghabiskan segelas kopi, kami melangkahkan kaki menuju ke lokasi mulut goa berada. Patung replika Dewa Siwa dan Parwati setinggi tiga meter tampak menyambut kami. Dan seakan mendapat ucapan “Selamat datang dan selamat berpetualang”, kami pun terus berjalan, menuruni anak tangga, masuk, dan menjelajah ke dalam Goa Seplawan. Selanjutnya kami benar-benar lebur dalam atmosfir goa yang begitu mempesona.
Tangga menurun untuk masuk ke mulut goa

Goa Seplawan ini menurut pengelola belum bisa dipastikan berapa panjangnya. Bahkan hingga hari ini, ujung goanya pun belum bisa ditemukan dan masih menjadi misteri. Adapun jarak aman yang boleh dijelajahi oleh pengunjung adalah sekitar 750 meter. Untuk menulusurinya, kita tidak membutuhkan peralatan khusus. Kita cukup berjalan mengikuti jalur yang sudah dipasangi dengan lampu penerangan.
Inilah pemandangan di dalam perut Goa Seplawan

Modal lain yang tak boleh kita lupakan saat menelusuri goa ini adalah stamina yang kuat. Karena selain panjang, lantai goa yang licin ternyata juga cukup menguras energi. Terlebih saat kita harus merunduk untuk melewati satu lorong yang tingginya hanya sekitar 80 cm. Cukup melelahkan. Tapi akan terbayar lunas dengan panorama keindahan yang ditawarkannya.
Stalaktit yang menggantung mesra di langit-langit

Di dalam goa, stalagmit yang menjulang gagah dari lantai dasar berpadu padan dengan stalaktit yang menggantung mesra di langit-langit. Dindingnya berhiaskan flowstone yang terlihat cantik dan menawan. Di beberapa sudut juga nampak soda straw yang menjuntai bak tirai. Belum lagi gemericik air yang mengalir manja di dalam goa, semakin menambah kesan eksotis tempat wisata yang satu ini.
Aliran air yang manja menambah kesan eksotis

Menerawang di Gardu Pandang

Matahari mulai tergelincir ke barat, ketika kami keluar dari perut goa. Kami pun istirahat sejenak, kemudian menuju musholla untuk menunaikan kewajiban pada Sang Pencipta. Ya, selain tempat parkir, Goa Seplawan juga dilengkapi dengan musholla dan beberapa fasilitas lainnya. Ada kamar mandi untuk membersihkan diri, gazebo untuk bersantai, aula untuk pertemuan, dan gardu pandang yang berada di sebelah kiri pintu masuk lokasi wisata ini.
Jalan setapak menuju gardu pandang

Selepas sholat, kami pun memilih bersantai menuju gardu pandang. Untuk menuju tempat ini, kita cukup berjalan kaki sekitar 300 meter dari pintu masuk melalui jalan setapak. Sepanjang jalan setapak ini, kita akan ditemani oleh cantiknya taman hijau yang dipenuhi dengan berbagai tanaman hias. Terlihat asri, terasa segar dan sejuk hingga ke paru-paru.

Gardu pandang ini bukanlah gardu layaknya poskamling. Melainkan sebuah bangunan kecil dengan atap berbentuk joglo. Dari tempat dengan ketinggian 700 mdl ini, kita bisa menyaksikan pemandangan yang sangat memanjakan mata. Mulai dari Perbukitan Menoreh, Kota Magelang, Yogyakarta, hingga ke Pantai Selatan. Bahkan saat cerah, kita juga bisa melihat pemandangan lima gunung sekaligus, yakni Gunung Merapi, Merbabu, Slamet, Sindoro dan Sumbing.
Menerawang di gardu pandang

Sementara kedua kawan saya asyik berfoto-foto ria, saya lebih memilih menerawang nun jauh ke sana. Tak henti-hentinya saya membayangkan akan keindahan tempat wisata ini. Goa Seplawan, bagi saya, ibarat wanita yang salehah. Cantik luar dalam. Di sisi luar goa, pemandangannya hijau memukau. Sementara di dalamnya, pahatan indah tergurat di sepanjang dinding goa. Sungguh, mahakarya Sang Pencipta ini bak surga yang tersembunyi di kerimbunan bukit Menoreh!

Menemukan Pesan Tersembunyi

Belum puas menerawang, kedua kawan saya mengajak menjelajah taman untuk mengambil gambar di sana. Saya yang memang kurang begitu hobby menjadi objek foto pun diberi tugas untuk mengabadikan gambarnya. Saat itulah saya menemukan dua pesan tersembunyi di balik pohon-pohon yang berada di taman Goa Seplawan.
“Sapa  mlebu  gawe ala, cilaka.  Sapa  mlebu  gawe fitnah, susah.”
Bagitulah pesan pertama yang tertulis di sebuah papan. Pesan berbahasa Jawa itu, jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia bisa diartikan dengan “Siapa yang masuk membawa kejelekan, maka akan celaka. Siapa yang keluar membawa fitnah, maka akan susah.” Sebuah petuah untuk mengingatkan siapa saja agar selalu berniat dan berbuat baik ketika berada di lokasi Goa Seplawan.

Di tempat lain, saya menemukan sebuah papan yang juga bertuliskan sebuah pesan bijak. Seperti pesan pertama, pesan kedua ini juga berbahasa Jawa.
“Lamun sira banter aja nglancangi. Lamun sira pinter aja ngguroni. Lamun sira landep aja natuni.”
Seketika saya pun teringat, bahwa tulisan tersebut adalah sebuah sesanti atau nasihat yang syarat makna dan filosofi. “Jika engkau mempunyai kecepatan, maka sebaiknya janganlah mendahului. Jika engkau memiliki kepandaian, maka janganlah menggurui. Jika engkau memiliki ketajaman maka janganlah melukai.” Demikianlah kira-kira terjemahan bebas dari pesan ini.
Pesan penuh makna di taman Goa Seplawan

Bagi saya, makna pesan ini sangatlah dalam. Sedalam lorong Goa Seplawan yang hingga kini belum diketahui di mana ujungnya. Kalau boleh saya menafsirkan, pesan ini mengajarkan kepada kita tentang pengendalian diri. Bagaimana seseorang yang memiliki kelebihan atau keunggulan, tidak boleh menggunakan keunggulannya untuk menyengsarakan dan menzalimi orang lain. Sebagaimana aliran air di dalam goa yang mengalir ke samudra luas, pengendalian diri ini juga seharusnya bermuara pada keluasan hati: mengalah, rendah hati, serta menghormati orang lain.

“Sudah sore, Mas.. Ayo pulang!!” Teriakan Mas Dwi seketika membuyarkan lamunan. 

Kami pun bergegas keluar dan pulang ke rumah. Dan seolah tertawan oleh keindahan Goa Seplawan, sepanjang perjalanan, saya masih terbayang-bayang akan segala keindahannya. Sesekali, saya juga bertanya-tanya dalam hati, “Sudahkah sikap dan perilaku saya sesuai dengan pesan tersembunyi di balik pohon-pohon yang berada di taman Goa Seplawan: mengalah, rendah hati, dan menghormati orang lain?” Entahlah. Satu hal yang pasti, saya akan selalu berusaha.


***

*Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog 'Surga Tersembunyi di Daerahku' yang diselenggarakan detikTravel bekerjasama dengan Tiket.com
,

Indonesia Berzakat, Kiprah Syarikat Islam Untuk Kemandirian Umat

Tak bisa dipungkiri, kondisi ekonomi umat Islam Indonesia dewasa ini, secara umum memang masih belum mapan dan mandiri. Bahkan bisa dikatakan masih jauh dari kemandirian. Parameter ketidakmandirian ekonomi tersebut tampak sekali dari beberapa fakta dan kondisi objektif tentang perekonomian umat Islam Indonesia saat ini. Apa saja?

Pertama, angka kemiskinan umat Islam Indonesia yang masih demikian tinggi. Jika standar kemiskinan yang kita pakai mengacu pada indikator kemiskinan menurut ILO, yaitu pendapatan perkapita di bawah 2 dollar sehari masuk dalam kategori miskin, maka jumlah kemiskinan di Indonesia masih ada di kisaran angka 100 juta jiwa. Bagaimana bisa dikatakan mandiri, jika kemiskinan masih begitu menghantui?

Kedua, sebagian besar sumber daya alam Indonesia yang strategis masih dikuasai oleh asing. Satu contoh saja, minyak bumi yang 87 persennya masih dikelola perusahaan asing, sehingga Indonesia hanya menguasai 13 persennya saja. Belum lagi emas, gas, dan sumber daya alam lainnya. Fakta ini jelas membuat bangsa kita yang sebagian besar penduduknya adalah umat Islam menjadi bergantung kepada pihak asing.

Ketiga, kebutuhan pangan masyarakat Indonesia masih bergantung pada import dengan tingkat ketergantungan yang semakin tinggi. Bayangkan saja, negara Indonesia yang notabene adalah negara agraris, harus mengimpor beras untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakatnya. Tentu terlihat memprihatinkan, bukan?

Keempat, hampir semua produk yang dikonsumsi sehari-hari oleh umat diproduksi oleh minhum (non umat). Mulai dari sabun, shampo, susu, odol dan lain sebagainya. Bahkan tidak hanya dalam hal produksi, dalam kegiatan distribusi pun, peran umat bisa dibilang sangatlah kecil.

Dan kelima, aset lembaga keuangan syariah di Indonesia masih terbilang sangat minim. Aset yang minim tersebut, tentu berdampak terhadap kecilnya peran lembaga keuangan syariah yang secara otomatis juga berimplikasi pada kecilnya upaya untuk memandirikan umat.

Kemandirian Ekonomi Umat: Antara Harapan dan Tantangan

Semua tentu sepakat, harapan mewujudkan kemandirian ekonomi umat memang sudah seharusnya menjadi cita-cita bersama. Sebagaimana petuah tentang kemandirian yang pernah diajarkan Umar bin Khattab Ra., “Kuasailah ekonomi dan produktiflah! Kalau tidak, saya khawatir kalian akan tergantung kepada mereka..”. Semua ini tak lain dimaksudkan untuk mencapai peri kehidupan umat yang mandiri, bebas dan merdeka (liberty), adil (equality, justice), serta sejahtera (prosperity).

Akan tetapi, hingga kini cita-cita kemandirian ekonomi umat tersebut sepertinya masih jauh panggang dari api. Sebabnya, tak lain karena upaya untuk membangkitkan kemandirian ekonomi itu menghadapi sejumlah kendala, mulai dari kesediaan sumber daya manusianya itu sendiri hingga terbatasnya modal yang ada. Kendala-kendala tersebut tentu saja tidak bisa dijadikan alasan untuk mundur dalam menggapai cita-cita. Justru sebaliknya, kendala tersebut seharusnya menjadi tantangan bagi kita bersama, untuk kemudian berupaya mencari solusi atas berbagai hambatan yang ada.
Dari segi sumber daya manusia, misalnya, upaya mewujudkan kemandirian ekonomi umat, bisa ditempuh dengan beberapa hal. Mulai dengan membangun etos entrepreneurship umat, membekali mereka dengan skills yang unggul, melaksanakan training-training dan workshop keterampilan, hingga meningkatkan kualitas pendidikan mereka melalui pendidikan formal. Dengan upaya-upaya itu, diharapkan kualitas produk yang dihasilkan umat akan memenuhi standar dan berdaya saing.

Adapun dari segi modal, selain memberikan dukungan permodalan melalui program lembaga keuangan syariah, pemberdayaan zakat dan sedekah produktif oleh lembaga-lembaga pengelola zakat sepertinya menjadi alternatif yang tepat untuk mengatasi permasalahan modal usaha yang dihadapi oleh umat.

Menilik Kisah Sukses Pemberdayaan Zakat

Kalau kita mau membaca sejarah, kita tentu masih ingat jika di zaman Rasulullah SAW, salah satu penggunaan dana zakat adalah diperuntukkan bagi pengembangan ekonomi masyarakat. Dalam hadits riwayat Imam Muslim, dari Salim bin Abdillah bin Umar dari ayahnya, dikatakan bahwa Rasulullah SAW telah memberikan zakat kepadanya, lalu menyuruhnya untuk dikembangkan atau disedekahkan lagi. Kemudian Salim pun mengelolanya sampai ia mampu memberikan sedekah dari usaha tersebut. Sejarah inilah yang menjadi tonggak awal bagaimana mengelola zakat sehingga menjadi sesuatu yang produktif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Perkembangan pemberdayaan zakat selanjutnya juga tergambar pada kemandirian umat pada masa kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz. Konsep distribusi zakat yang dikembangkan oleh beliau adalah bahwa zakat merupakan bentuk subsidi silang yang secara langsung seharusnya dapat dirasakan dampak ekonominya bagi umat. Baginya, zakat harus memiliki dampak yang signifikan pada peningkatan masyarakat yang memiliki daya beli rendah.

Dengan melalui rangsangan berupa zakat, maka secara tidak langsung akan meningkatkan demand atau permintaan, sehingga pada akhirnya meningkatkan supply. Dengan kata lain, peningkatan demand tersebut juga mendorong peningkatan produksi. Pada masa itu, zakat menjadi stimulant pertumbuhan perekonomian, baik secara secara mikro maupun makro. Hingga pada akhirnya pada zaman pemerintahan Umar bin Abdul Aziz, dikisahkan bahwa para pembayar zakat berkeliling kota untuk mencari penerima zakat yang sudah sulit untuk ditemui, karena umat pada umumnya sudah memiliki kemapanan dan kemandirian dalam di bidang ekonomi.

Kisah-kisah sukses tersebutlah yang kemudian mengajak kita semua untuk berfikir, bagaimana cara memberdayakan zakat hingga menjadi sesuatu yang produktif secara professional. Sampai pada saat ini, banyak sekali berkembang program-program pemberdayaan zakat yang dikelola oleh lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan. Salah satunya adalah program Indonesia Berzakat yang digagas oleh Syarikat Islam melalui aplikasi mobile dan website indonesiaberzakat.org.

Indonesia Berzakat, Kiprah Syarikat Islam Untuk Kemandirian Umat

Indonesia Berzakat adalah lembaga amil zakat yang berada di bawah naungan Syarikat Islam (SI). Masih ingat dengan SI, bukan? SI adalah salah satu organisasi sosial kemasyarakatan tertua di Indonesia. Organisasi yang didirikan pada tahun 1905 oleh Haji Samanhoedi ini, pada awalnya bernama Sarekat Dagang Islam (SDI).

Pada perkembangannya, atas inisiasi H.O.S Tjokroaminoto, organisasi ini bertransformasi menjadi Syarikat Islam (SI). Pada saat itu, SI memperluas ruang geraknya, tidak hanya berkiprah dalam di bidang ekonomi dan perdagangan saja, namun juga bidang politik.

Kini, di tahun 2017 ini, Syarikat Islam telah memasuki usia ke-112. Di bawah kepemimpinan Hamdan Zoelva, saat ini Syarikat Islam berfokus pada gerakan pemberdayaan ekonomi umat dan berkomitmen untuk tidak terjun ke politik praktis. Baginya, jika gerakan pemberdayaan ekonomi umat ini dilakukan secara konsisten, maka masalah politik akan menjadi suatu hal yang sangat sederhana.
Bagi saya, cita-cita mulia SI untuk memandirikan umat tersebut sama sekali bukanlah angan-angan semata. Buktinya, dengan memanfaatkan perkembangan era digital yang begitu massif ini, SI mampu menciptakan platform digital (website, android app, dan ios app) sebagai sarana untuk menunaikan zakat dan berdonasi secara online melalui program Indonesia Berzakat.

Indonesia Berzakat ini sendiri pada dasarnya memiliki dua program inti, yaitu zakat dan donasi. Dengan masuk ke aplikasi maupun laman Indonesia Berzakat, masyarakat dengan mudah bisa menunaikan kewajiban zakatnya serta ikut berdonasi secara online. Selain berzakat dan berdonasi, melalui Indonesia Berzakat, masyarakat juga bisa menggalang dana untuk berbagai kegiatan sosial yang akan dilakukannya.

Sebagai program sosial yang dikelola oleh lembaga amil zakat yang profesional, Indonesia Berzakat juga mengutamakan transparansi penggunaan dana donasi. Sebagai contoh saja, program Yatim Goes to Harvard, salah satu kampanye yang terdaftar di platform Indonesia Berzakat. Kampanye ini ditujukan untuk membantu anak-anak yatim yang mau melanjutkan pendidikannya di jenjang perguruan tinggi.
Anak-anak yatim yang terpilih tersebut akan dibiayai mengikuti les bimbingan belajar intensif sebagai bekal persiapan masuknya ke universitas terbaik di seluruh dunia. Dengan program ini, anak-anak yatim yang merupakan bagian dari generasi emas Indonesia itu, kelak diharapkan juga mempunyai kesempatan untuk menjadi pemimpin masa depan Indonesia yang berkualitas yang mampu memandirikan diri dan umat di sekitarnya.

Tak hanya memandirikan umat melalui pendidikan, kita semua tentu berharap jika ke depannya, SI melalui program Indonesia Berzakat-nya juga mampu mengembalikan dasar organisasinya kepada perjuangan awal yang dibangun pada tahun 1912 silam, yakni dalam bidang ekonomi. Sejalan dengan rencana strategis yang disampaikan oleh Ketua Umum Lajnah Tanfidziyah SI, Hamdan Zoelva di beberapa kesempatan, bahwa SI akan melakukan pemberdayaan ekonomi umat yang masif di seluruh Indonesia. Targetnya, dalam lima tahun ke depan, SI akan merencanakan membentuk minimal 2500 usaha mikro dan koperasi. Semoga dengan kiprah SI ini, cita-cita kemandirian umat akan lebih cepat tercapai.

Selamat menyambut Milad Ke-112, SI! 


#SyarikatIslam

***
Referensi:
- Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Naisaburi, tt, Shahih Muslim
- Fahsin M. Fa'al, 2008, Sejarah Kekuasaan Islam, Jakarta: Artha Rivera
- https://syarikatislam.or.id
- https://indonesiaberzakat.org


,

Daftar Lomba Blog September 2017 (Update!)

Udah lama ya saya nggak update postingan blog? Blogger macam apa saya ini? Maunya sih rajin bikin posting blog seperti blogger-blogger keceh itu.. Tapi ya mau gimana lagi, kesibukan yang tak bisa ditinggalkan plus badan yang kurang fit beberapa hari kemarin membuat saya nyaris nggak punya waktu dan nggak punya ide untuk bikin artikel. Padahal ini alasan klasik yang tak bisa dipertanggungjawabkan hehee...

Okey, biar blog nggak terlalu berdebu, kali ini saya akan berbagi info lomba blog untuk kalian semua para pencari info tentang lomba menulis, lomba blog, kompetisi blog, kontes blog, blog competition dan blog contest yang ada di bulan September 2017 ini.

Lomba Blog Deadline September 2017

1. EV Hive Coworking Space
Blogging competition ini memperebutkan 4 kategori Blogging competition yang diperlombakan yaitu: Kategori Konten, Kategori Referral, Kategori Voting, dan Kategori Voting Referral. Temanya adalah tentang akselerasi bisnis bersama coworking space di era teknologi. Hadiah totalnya 20 Juta Rupiah! Woow kan? Makanya kamu wajib ikut blog competition ini. Buruan daftar sekarang juga di sini, karena deadlinenya hanya sampai 4 September 2017.

2. Lomba Blog PARASyndicate
Lomba penulisan blog ini temanya adalah 72 Tahun Indonesia Merdeka & buku Ekologi Demokrasi. Hadiah total senilai jutaan rupian plus paket buku Ekologi Demokrasi. Deadlinenya 17 September 2017. Info lengkap cek di sini.

3. Lomba Menulis Feature Perjalanan Petualangan/Wisata
Tema lomba menulis ini adalah tentang tuturan kisah perjalanan dan liputan mendalam (in-depth) tentang kunjungan ke destinasi petualangan atau wisata yang dituju.  Deadlinenya tanggal 25 September 2017. Hadiah totalnya uang tunai Rp. 5.000.000 untuk 5 pemenang utama (@Rp1.000.000) dan uang tunai @Rp100.000 untuk tiap tulisan yang lolos penjurian tahap I (dimuat di pandumu.id). Cek info selengkapnya di sini.

4. Lomba Blog Wisata dan Budaya Cirebon
Seperti judulnya, lomba blog ini bertemakan Wisata dan Budaya Cirebon. Hadiahnya adalah HP Smartfren Andromax B, Modem mifi, Voucher smartfren, dan uang tunai. Deadlinenya 22 September 2017. Info lengkap, klik saja di sini.

5. Syarikat Islam Blog Competition
Tema lomba yang diadakan oleh salah satu ormas Islam tertua di Indonesia ini adalah Kemandirian Ekonomi Ummat. Hadiah total 6 juta rupiah untuk tiga orang pemenang. Deadlinenya 12 September 2017. Info selengkapnya di sini.

6. Kompasiana Blog Competition XL
Tema blog competition ini adalah Hidup Serba Update bersama XL. Deadlinenya 4 September 2017. Oh ya, blog competition ini hadiahnya  Asus Zoom S, XL Home, Paket Internet XL Axiata, dan XL Tunai. Info lengkap di sini ya?

7. Lactacyd Baby Blog Competition
Blog competition yang diadakan oleh salah satu brand produk bedak bayi ini temanya adalah Rahasia Kulit Bayi Tetap Sehat. Hadiahnya, 1 buah i-Pad mini, 2 Handphone OPPO A57/setara, 10 voucher Sodexo (@250,000). Deadlinenya 30 September 2017. Info lengkap cek di sini.

8. Lomba NgeBlog Mendekor
Tema lomba blog ini adalah Menghias Ruang Dengan Produk Mendekor. Deadlinenya 30 September 2017. Hadiah berupa uang tunai Rp300.000,00 dan voucher belanja mendekor.com Rp200.000,00. Info detail klik di sini.

9. Lomba Blogging Hantu Jeruk Purut Reborn
Ada beberapa sub tema yang bisa dipilih dalam lomba blog ini. Yang jelas semua temanya menyeramkan, hehee.. Cocok sekali buat kalian yang hobby nonton film horor Indonesia. Deadlinenya 10 September 2017. Hadiah total Rp. 4.750.000,-. Info lebih lanjut hubungi Pastur tanpa kepala di TPU Jeruk Purut. Eh, maksudnya klik di sini.

10. Equity Blog Contest
Tema blog contest ini adalah Revolusi Asuransi Jiwa di Indonesia, dengan sub tema pilihan: Saluran Distribusi, Produk Asuransi, Agen Pemasar, atau Layanan. Deadlinenya 26 September 2017. Hadiah totalnya 15 Juta Rupiah. Info selengkapnya klik di sini.

11. Omiyago Blog Competition
Temanya cukup gampang, yaitu tentang Oleh-Oleh Indonesia. Deadlinenya 15 September 2017. Hadiahnya tiket PP Jakarta-Bali, voucher liburan ke Pulau Belitung, Pulau Pramuka, Pulau Seribu, dan voucher Omiyago jutaan rupiah. Selengkapnya silakan cek di sini ya?

12. Lomba Menulis Artikel Sensor Mandiri
Tema lomba menulis yang diadakan oleh Kemendikbud kali ini adalah tentang Sensor Mandiri. Deadlinenya 25 September  2017. Hadiah total 22,5 Juta rupiah untuk tiga orang pemenang yang beruntung. Info lengkap silakan cek di sini.

13.  Lomba Blog Tiket.com
Lomba blog yang diselenggarakan oleh tiket.com bekerjasama dengan Travel Detik ini bertema Surga Tersembunyi di Daerahku. Deadlinenya 17 September 2017. Hadiah total 15 Juta rupiah plus sebuah smartphone. Info lengkap klik di sini.

14. Lomba Blog Transpulmin Balsam
Lomba blog diadakan oleh Kumpulan Emak Blogger bekerjasama dengan Transpulmin Baby Balsam dan Transpulmin Family Balsam ini temanya adalah Transpulmin Kehangatan Ibu. Deadlinenya 21 September 2017. Hadiahnya Kamera Mirrorles Canon M10, Netbook Asus E202, dan 3 pemenang Uang tunai masing-masing Rp 750.000. Info lengkap klik di sini.

15. Kompasiana Blog Competition Kurio
Lagi-lagi dari Kompasiana. Kali ini temanya adalah Selalu Lebih Tahu Berita di Sekitarmu. Peserta diminta untuk membuat ulasan tentang membaca berita di aplikasi Kurio dengan teknologi Lokasimu. Deadlinenya 12 September 2017. Hadiah total 10 Juta Rupiah. Info lengkap di sini.

16. Kompetisi Blog Ayo Makan Buah Nusantara
Tema kompetisi blog yang diadakan oleh Sunpride ini adalah Pisang Cavendish Sunpride Buah Favoritku, Pisang Cavendish Sunpride Teman Setia untuk Aktivitas Harianku, dan atau Pisang Cavendish  Sunpride 100% Buah Nusantara. Deadlinenya 10 September 2017. Hadiahnya Paket Buah 3 Bulan untuk 3 Orang Pemenang, Payung Pisang dan USB Pisang. Info lebih lanjut klik di sini.

17. Wellness Blog Competition GorryGourmet
Tema blog competition ini adalah  tips, fakta, data ataupun resep tentang gaya hidup sehat. Deadlinenya 10 September 2017. hadiah total uang tunai 5 Juta rupiah dan paket free lunch. Info lengkap klik di sini.

18. Kompetisi Blog #Geospasial untuk Kita
Tema kompetisi blog yang diadakan oleh BIG ini adalah Geospasial untuk Kita, dengan sub tema pilihan: Gaya hidup memanfaatkan #geospasial, Traveller #geospasial, dan Ibu kota baru, #geospasial baru. Deadline 30 September 2017Hadiah total uang tunai 9 Juta rupiah plus keikutsertaan pada Sail Nusantara 2017 di Sabang pada bulan November 2017 untuk tiga orang pemenang. Info lengkap di sini.

19. Kompetisi Blog Qwords
Temanya adalah Pesan & Kesan menggunakan layanan Qwords. Deadlinenya 5 September 2017. Hadiahnya 4 buah JBL Flip Bluetooth dan 2 buah Wirelles Headphone. Info lengkap klik di sini ya?

20. Blog Competition Sariayu
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Sariayu bekerjasama dengan DiaryHijaber.com ini bertema Brand Lokal Natural dan Halal. Deadlinenya 7 September 2017. Hadiah total Rp. 3.250.000,- untuk tiga orang pemenang. Info selengkapnya di sini.

21. Kompasiana Blog Competition LPS
Blog Competition yang diselenggarakan oleh Kompasiana dan LPS ini temanya adalah Saatnya Cerdas dalam Finansial. Hadiah total 8 Juta rupiah. Lumayan kan? Makanya segera tulis dan posting tulisanmu, karena deadline kompetisi ini sudah di depan mata, yaitu 3 September 2017. Info lengkap di sini.

22. Kontes SEO TempatWisata.biz.id
Kontes SEO ini temanya adalah tempat wisata di singapura: tempatwisata.biz.id. Deadlinenya 17 September 2017. Hadiah total 8,5 Juta rupiah. Info lengkap di sini.

Lomba Blog Deadline Oktober 2017

1. Skyscanner Blogging Competition
Blogging competition ini memperebutkan hadiah pada 5 kategori, yaitu Kategori Konten, Kategori SEO, Kategori Blogger Referral, Kategori Voter, dan Kategori Voter Referral. Hadiahnya berupa voucher untuk travelling total 33 Juta Rupiah. Deadlinenya masih lama, yaitu 2 Oktober 2017. Tapi tak ada salahnya untuk mendaftar mulai sekarang di sini.



Kuy, itulah informasi tentang lomba menulis, lomba blog, kompetisi blog, kontes blog, blog competition, blog contest dengan deadline bulan September 2017. Daftar lomba menulis, lomba blog, kompetisi blog, kontes blog, blog competition, blog contest dengan deadline bulan September 2017 ini akan diusahakan untuk selalu update hingga akhir bulan September. Selamat berkreasi dengan kata! Salam ketik-ketik!

Penerimaan Hadiah Ramadhan Blog Contest Abutours

Siang tadi saya pergi ke Jogja. Bukan untuk wisata, melainkan untuk menjemput rejeki yang datang tak disangka-sangka sebelumnya.  Bagaimana mau disangka, rejeki ini adalah hadiah dari blog contest yang saya ikuti di bulan Ramadhan kemarin.

Ya, saat bulan Ramadhan kemarin saya mengikuti Abutours Blog Contest yang diselenggarakan oleh Abutours & Travel, sebuah perusahaan travel umroh yang mempunyai tagline "Semua Bisa Umroh". Dua tulisan saya untuk lomba blog ini bisa dibaca di Generasi Berbagi yang Menginspirasi dan Terimakasih, Nak! Ini Kado Teristimewa buat Emak.

Entah apa yang menarik dari dua tulisan saya itu, hingga saat pengumuman tiba, nama saya masuk dalam nominasi 10 besar. Entah apa juga yang membuat juri menjatuhkan pilihan pada dua tulisan saya sebagai juara pertama saat pengumuman juara tiba. Satu yang pasti, saya meyakini bahwa segala sesuatu, termasuk menang dalam lomba blog itu bukanlah sesuatu yang kebetulan. Semua sudah ditakdirkan oleh Yang Maha Kuasa.

Mungkin ada yang membantah, "Menang lomba blog itu kan hasil dari jerih payah sebuah usaha yang maksimal? Begadang tiap malam, memeras keringat dan memutar otak 360 derajat..." Iya, anggapan seperti itu tidaklah salah. Tapi, harus kita pahami, bahwa jerih payah yang kita lakukan itu juga bagian dari takdirnya. Satu contoh saja, saat badan kita sedang sakit, kita tidak mungkin bisa melakukan usaha secara maksimal. Iya nggak? Nah, jauh dari sakit itu adalah anugerah dari-Nya. Dan seterusnya dan seterusnya.

Jadi, jika sudah merasa usaha maksimal, jangan lupa untuk berdo'a memohon pada-Nya agar apa yang kita harapkan bisa terwujud. Andaipun belum terwujud, tetap semangat dan jangan menyerah. Tetaplah menulis, karena setiap tulisan juga ada takdirnya masing-masing. Duh, ini bahasannya kok jadi kemana-mana.

Kuy, kembali ke Jogja! Dari perjalanan mengambil hadiah ke Jogja tadi, saya jadi tahu bahwa di Jogja itu sekarang sudah ada Kantor Cabang Abutours & Travel. Kantor cabang ini baru dibuka sekitar bulan April 2017 kemarin. Adapun alamatnya ada di Ruko Kav R-2, No. 53, Jl. Magelang, Kricak, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55242. So, bagi Anda yang berniat mencari informasi tentang umroh, bolehlah datang kemari.

Akhir kata,  terimakasih banyak Abutours.. Macbook Airnya insyaallah sangat bermanfaat. Semoga Abutours semakin sukses mengantarkan tamu-tamu Allah ke Baitullah ya? Semoga saya dan teman-teman semua juga bisa segera ke sana. Aamiin.. Oh iya, ini dia video penyerahan hadiah di Kantor Cabang Abutours & Travel Yogyakarta.



Do'a Upacara Hari Pramuka Ke-56 Tahun 2017

Bismillahir rohmanir rohim. Allohumma sholli ‘ala Sayyidina Muhammadin wa'ala ali Sayyidina Muhammad. Walhamdu lillahi robbil 'alamin. Hamdan syakirin hamdan na’imin hamdan yuwafi ni’amahu wa yukafi-u mazidah. Ya Robbana lakal hamdu kama yanbaghi lijalali wajhikal karimi wa ‘adzimi sulthonik. 

Ya Allah Ya Rohman, Tuhan Yang Maha Pengasih,
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Mu, atas limpahan rahmat Mu, sehingga pada hari ini kami dapat melaksanakan upacara dalam rangka Hari Ulang Tahun Pramuka yang ke-56 dengan tema “Bekerja untuk Kaum Muda, Mewariskan yang Terbaik Bagi Bangsa.”

Ya Allah Ya Rohim, Tuhan Yang Maha Penyayang,
Bangkitkan semangat perjuangan kami, semangat persatuan dan kesatuan kami. Berilah bimbingan kepada kami untuk dapat membangun karakter kaum muda yang jujur, gotong royong, patuh, punya semangat nasionalisme dan patriotisme yang tinggi.

Ya Allah Ya Hakim, Tuhan Yang Maha Bijaksana,
Hindarkan bangsa dan negara kami dari fitnah dan mara bahaya, jauhkan kami dari perpecahan dan permusuhan, mantapkanlah tekad kami untuk membangun negara dan bangsa kami, dan jadikanlah bangsa kami bangsa yang mandiri, maju, bertaqwa, dan beraklaq mulia. 

Ya Allah Ya Qodir, Tuhan Yang Maha Kuasa,
Berikanlah kami Pramuka Indonesia, kekuatan dan kesempatan, untuk memiliki semangat baru dalam meningkatkan sumberdaya manusia yang unggul, cerdas berkarakter dan melakukan kerja keras untuk menghadapi tantangan sosial, budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi di masa depan yang semakin kompetitif, demi mewujudkan kejayaan bangsa dan negara Indonesia yang makmur, adil dan sejahtera. 

Ya Allah Ya Ghoffar, Tuhan Yang Pengampun,
Ampunilah semua dosa kami, dosa-dosa ibu bapak kami, guru-guru kami, dan para pemimpin kami.

Robbana atina fid dunya hasanah, wa fil akhiroti hasanah, wa qina ‘adzaban-nar. Walhamdu lillahi robbil ‘alamin.


, ,

RPP PAI dan Budi Pekerti SMA Kelas XI Kurikulum 2013 Revisi 2017 Terbaru

Sesuai Permendikbud No. 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah, perencanaan pembelajaran dirancang dalam bentuk Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang mengacu pada Standar Isi. Untuk Kurikulum 2013 Implementasi Tahun 2017 (Revisi), Standar Isinya mengacu pada Permendikbud No. 21 Tahun 2016.

Sebagaimana kita ketahui, perencanaan pembelajaran itu meliputi penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran dan penyiapan media dan sumber belajar, perangkat penilaian pembelajaran, dan skenario pembelajaran. Adapun penyusunan Silabus dan RPP disesuaikan pendekatan pembelajaran yang digunakan.

1. Silabus 

Silabus merupakan acuan penyusunan kerangka pembelajaran untuk setiap bahan kajian mata pelajaran. Silabus paling sedikit memuat komponen berikut ini:

a. Identitas mata pelajaran (khusus SMP/MTs/SMPLB/Paket B dan SMA/MA/SMALB/SMK/MAK/Paket C/ Paket C Kejuruan); 
b. Identitas sekolah meliputi nama satuan pendidikan dan kelas; 
c. Kompetensi inti, merupakan gambaran secara kategorial mengenai kompetensi dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dipelajari peserta didik untuk suatu jenjang sekolah, kelas dan mata pelajaran; 
d. kompetensi dasar, merupakan kemampuan spesifik yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang terkait muatan atau mata pelajaran; 
e. tema (khusus SD/MI/SDLB/Paket A); 
f. materi pokok, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator pencapaian kompetensi; 
g. pembelajaran, yaitu kegiatan yang dilakukan oleh pendidik dan peserta didik untuk mencapai kompetensi yang diharapkan; 
h. penilaian, merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik; 
i. alokasi waktu sesuai dengan jumlah jam pelajaran dalam struktur kurikulum untuk satu semester atau satu tahun; dan 
j. sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar atau sumber belajar lain yang relevan. 
b. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah sesuai dengan pola pembelajaran pada setiap tahun ajaran tertentu. Silabus digunakan sebagai acuan dalam pengembangan rencana pelaksanaan pembelajaran. 

2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar (KD).

Setiap pendidik pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, efisien, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. RPP disusun berdasarkan KD atau subtema yang dilaksanakan kali pertemuan atau lebih.

Komponen RPP, sebagaimana yang tertera dalam Lampiran No. 22 Tahun 2016 minimal terdiri atas: 

a. identitas sekolah yaitu nama satuan pendidikan; 
b. identitas mata pelajaran atau tema/subtema; 
c. kelas/semester; 
d. materi pokok; 
e. alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian KD dan beban belajar dengan mempertimbangkan jumlah jam pelajaran yang tersedia dalam silabus dan KD yang harus dicapai; 
f. tujuan pembelajaran yang dirumuskan berdasarkan KD, dengan menggunakan kata kerja operasional yang dapat diamati dan diukur, yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan; 
g. kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi; 
h. materi pembelajaran, memuat fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan, dan ditulis dalam bentuk butir-butir sesuai dengan rumusan indikator ketercapaian kompetensi; 
i. metode pembelajaran, digunakan oleh pendidik untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai KD yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan KD yang akan dicapai; 
j. media pembelajaran, berupa alat bantu proses pembelajaran untuk menyampaikan materi pelajaran; 
k. sumber belajar, dapat berupa buku, media cetak dan elektronik, alam sekitar, atau sumber belajar lain yang relevan; 
l. langkah-langkah pembelajaran dilakukan melalui tahapan pendahuluan, inti, dan penutup; dan 
m. penilaian hasil pembelajaran. 

3. Prinsip Penyusunan RPP 

Dalam menyusun RPP hendaknya memperhatikan prinsip-prinsip sebagai berikut: 
a. Perbedaan individual peserta didik antara lain kemampuan awal, tingkat intelektual, bakat, potensi, minat, motivasi belajar, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik. 
b. Partisipasi aktif peserta didik. 
c. Berpusat pada peserta didik untuk mendorong semangat belajar, motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, inovasi dan kemandirian. 
d. Pengembangan budaya membaca dan menulis yang dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan. 
e. Pemberian umpan balik dan tindak lanjut RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi. 
f. Penekanan pada keterkaitan dan keterpaduan antara KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indicator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar. 
g. Mengakomodasi pembelajaran tematik-terpadu, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya. 
h. Penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.

Beda RPP Kurikulum 2013 Revisi (Implementasi 2017) dengan RPP Kurikulum 2013 Sebelumnya

Lantas, apa bedanya RPP Kurikulum 2013 Revisi yang diimplementasikan pada tahun 2017 dengan RPP Kurikulum 2013 sebelumnya? Sebenarnya bedanya tidak begitu banyak. Perubahannya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) K13 Revisi 2017 harus memuat empat macam hal yaitu; PPK, Literasi, 4C, dan HOTS sehingga perlu kreatifitas guru dalam meramunya. 

Jadi, dalam RPP Kurikulum 2013 Revisi (Implementasi 2017) harus memenuhi empat hal berikut:
  • Mengintergrasikan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) didalam pembelajaran. Karakter yang diperkuat terutama 5 karakter, yaitu: religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan integritas. 
  • Mengintegrasikan literasi.
  • Keterampilan abad 21 atau diistilahkan dengan 4C (Creative, Critical thinking, Communicative, dan Collaborative); 
  • Mengintegrasikan HOTS (Higher Order Thinking Skill). 
Nah, bagi Anda, para Guru PAI dan Budi Pekerti Jenjang SMA, Anda bisa mendownload dan melihat contoh RPP Pendidikan Agama dan Budi Pekerti (PAI dan BP) Terbaru Revisi Implementasi 2017 Kelas XI SMA di link berikut:


Semoga bermanfaat!


,

Daftar Lomba Blog Agustus 2017 (Update!)

Nggak terasa kita kok sudah menginjakkan langkah di hari-hari terakhir bulan Juli ya, Kawan? Itu artinya saatnya www.kangmasroer.com membagikan informasi tentang lomba menulis, lomba blog, kompetisi blog, kontes blog, blog competition, blog contest untuk kawan-kawan semua yang bermaksud mengasah kemampuan menulisnya. Kuy, tanpa basa-basi, berikut adalah Daftar Lomba Blog Agustus 2017 Terlengkap dan Terupdate:

1. Lomba Menulis Blog atmago.com
Tema lomba menulis ini adalah tentang atmago, bisa berupa saran, review, atau cerita menarik lainnya. Nah, deadlinenya adalah 7 Agustus 2017. Hadiah totalnya jutaan rupiah. Mayan kan? Info selengkapnya klik di sini ya?

2. BNI Blogging Competition
Tema blog competition ini adalah Cara Cerdas Kelola Keuanganmu #BNIFinancialPlanner. Deadlinenya 13 Agustus 2017. Hadiah totalnya 20 Juta loh, Pren. Jadi, jangan sampai ketinggalan ya? Info selengkapnya klik di sini.

3. Blog Competition GIIAS 2017
Temanya adalah Teknologi Mobil Impian Kamu. Buruan ngedraft mulai sekarang, karena deadline lomba blog ini hanya sampai 7 Agustus 2017. Hadiah totalnya 12 Juta loh! Cek di sini untuk melihat info selengkapnya.

4. Informa Blog Writing Competition
Lomba menulis ini temanya adalah pengalaman terbaik bersama Informa. Bisa pengalaman belanja, pengalaman menggunakan produk, menggunakan aplikasi Informa, pengalaman jadi member Informa, atau juga pengalaman pengiriman dan instalasi produk Informa. Deadlinenya adalah 13 Agustus 2017. Hadiah total voucher belanja 10 Juta! Info lengkapnya, lihat di sini ya?

5. Lomba Menulis Baba Studio
Ini adalah lomba yang rutin diselenggarakan hampir tiap bulan. Nah, tema lomba kali ini adalah Bebas Merdeka Belajar Dari Manapun Dan Kapanpun Bersama Kursus Online Babastudio. Deadlinenya adalah 16 Agustus 2017. Hadiah total 7 Juta rupiah. S & K lihat di sini.

6. Prelo Blog Competition Vol. 2
Setelah sukses dengan blog competition vol. 1, start up ini menggelar blog competition vol. 2. Tema kali ini adalah My Lovelist on Prelo. Deadlinenya adalah 20 Agustus 2017. Hadiahnya masih sama dengan blog competition sebelumnya, yaitu 25 Juta. Info selengkapnya silakan klik di sini.

7. Lomba Blog Zenius
Tema lomba blog ini cukup mudah, yaitu kenapa sih kamu milih Zenius? Nah, deadlinenya 6 Agustus 2017. Hadiahnya 5 buku impor, cocok sekali buat koleksi buku di rumah. Iya nggak? Info selengkapnya klik di sini.

8. RumahHokie.com Blogger Writing Contest 2017
Tema lomba ini adalah Rumah: Surga dan Istanaku. Kamu bisa menulis artikel tentang renovasi, desain, serta tips & trik yang dapat dilakukan sendiri untuk memperbaiki dan mempercantik rumah. Deadlinenya 31 Agustus 2017. Hadiah totalnya 7,5 Juta Rupiah. Info lengkapnya di sini ya?

9. Kontes Seo Blog Promopremi.com
Tema kontes Seo ini adalah Asuransi kesehatan terbaik dan murah. Deadlinenya 30 Agustus 2017. Total hadiahnya 3,7 Juta. Info selengkapnya di sini.

10. Blog Contest Federal Oil
Tema blog contest ini cukup mudah, yaitu Federal Matic 2x Revolusi Dingin. Deadlinenya 16 Agustus 2017. Nah, hadiahnya lumayan banget nih, total 20 Juta Rupiah. Wow nggak sih? Cek info lengkap di sini.

11. Kontes SEO TempatWisata.biz.id
Untuk kontes Seo ini temanya adalah tempat wisata di singapura : tempatwisata.biz.id. Deadlinenya 17 Agustus 2017. Hadiah total 8,5 Juta Rupiah. Info lengkap cek di sini.

12.  Lomba Blog Pesona Borobudur Di Mata Dunia
Lomba blog yang digelar oleh Generasi Pesona Indonesia Jawa Tengah ini bertema Pesona Borobudur Di Mata Dunia. Deadlinenya 10 Agustus 2017. Hadiahnya cocok buat yang suka jalan-jalan, yaitu Paket trip ke Kepulauan Karimunjawa. Asyiiik... Info lengkapnya di sini.

13. Kontes Menulis Seo Ougi
Temanya adalah Senyum Ceria Bayi Sehat bersama Ougi Detergent. Deadlinenya 15 Agustus 2017. Hadiah total senilai 2 Juta Rupiah. Info lengkap di sini.

14. Lomba Menulis Blog Pariwisata Kabupaten Pacitan 2017
Temanya adalah Pacitan Paradise of Java. Deadlinenya 14 Agustus 2017. Penyelenggara lomba blog ini akan mengambil 1 (satu) blog terbaik dan akan mendapatkan Uang Pembinaan dan Piagam Penghargaan. Info detail cek di sini.

15.  Lomba Menulis Diva Press
Tema lomba menulis ini cukup unik, yaitu Kisah-Kisah Nyesek atau Kisah-Kisah Nyenengin Saat KKN. Deadlinenya 20 Agustus 2017. Naskah-naskah ternyesek dan ternyenengin dalam lomba menulis ini akan diterbitkan. Oh ya, hadiah bagi pemenang adalah 1 buku sampel plus paket buku dari DIVA Press. Cek info lengkapnya di sini.

10. Kompasiana Blog Competition BKKBN
Temanya adalah Melalui Peran Media Sosial, Kita Bangun Keluarga Berketahanan. Deadlinenya 17 Agustus 2017. 5 pemenang dengan artikel terbaik dalam Kompasiana blog competition ini masing-masing akan mendapatkan hadiah 1 Juta Rupiah. Infonya di sini ya?

17. Kompasiana Blog Competition Faber Castell
Masih dari Kompasiana, kali ini temanya adalah pengalaman Kompasianer dalam merasakan manfaat berkreasi seni bagi diri sendiri ataupun orang-orang di sekitarnya. Deadlinenya 23 Agustus 2017. Hadiah total senilai 7,5 Juta Rupiah. Info lengkapnya di sini.

18. Kompasiana Blog Competition XL
Lagi-lagi dari Kompasiana. Kali ini temanya adalah Hidup Serba Update bersama XL. Di banner lombanya tertulis periode sampai dengan 24 Agustus 2017, tapi di bagian mekanisme lomba tertulis periode lomba sampai dengan 4 September 2017. Deadline pastinya silakan hubungi Mas Miminnya Kompasiana ya? Oh ya, blog competition ini hadiahnya  Asus Zoom S, XL Home, Paket Internet XL Axiata, dan XL Tunai. Info lengkap di sini ya?

19. Travel Blogger Contest Sumber.com
Temanya adalah Indahnya Bumi Indonesia. Tulisan bisa ditulis baru atau pernah dipublikasikan dalam blog penulis maksimal 1 tahun terakhir. Nah, deadlinenya adalah 31 Agustus 2017. Hadiah totalnya 2,75 Juta Rupiah. Info contest selengkapnya klik di sini.

20. Omni Hospitals Blogger Competition
Tema blog competition ini adalah  Penanganan Obesitas dengan Operasi Bariatrik. Deadlinenya 26 Agustus 2017. Hadiah totalnya 10 Juta Rupiah loh. Info lengkap klik di sini.

21. Lomba Menulis Blog Dumet School
Seperti lomba nomor 5, lomba blog ini juga lomba blog bulanan. Nah, tema bulan ini adalah Merdeka dengan Teknologi. Hadiah total 2 Juta Rupiah+ voucher pulsa masing-masing senilai 50.000 untuk pemenang ke-4 sampai dengan 10. Mayan kan? Deadlinenya tanggal 25 Agustus 2017. Info lengkap di sini ya, Bro?

22. Lomba Blog PalingBaru.com
Sesuai dengan bulannya, Agustus, tema lomba blog ini adalah tentang kemerdekaan, yaitu Apa Arti Kemerdekaan di Era Digital? Deadlinenya 31 Agustus 2017. Hadiahnya uang tunai+pulsa. Info lengkapnya di sini.

23. Lomba Menulis Bosowa Semen
Lomba ini terbagi menjadi dua kategori: jurnalis dan blogger. Disediakan dua tema, yaitu Bosowa Semen Dari Makassar Untuk Indonesia dan Aku dan Bosowa Semen. Hadiah total untuk masing-masing kategori adalah 5 Jura Rupiah+voucher semen. Deadlinenya 31 Agustus 2017. Info lengkapnya di sini, kuy?

24. Lomba Menulis Palopo'ta
Lomba menulis ini temanya adalah Mengeksplore Pembangunan Kota Palopo. Hadiah total 11 Juta Rupiah. Deadlinenya 31 Agustus 2017. Mantab kan? Info lengkapnya di sini.

25. Lomba Menulis Blog The Smarter Way Community ShopBack
Temanya adalah Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72. Tulisan harus mengandung kata kunci yang ditentukan. Hadiahnya untuk Juara 1 – Laptop Zyrex 232 Sky, Juara 2 – Uang Tunai Rp 500.000, dan Juara 3- Uang Tunai Rp 200.000. Setiap artikel yang tayang juga akan mendapatkan bonus cashback Rp 20.000*. Deadlinenya 6 Agustus 2017. Info lengkap di sini.

Kuy, itulah informasi tentang lomba menulis, lomba blog, kompetisi blog, kontes blog, blog competition, blog contest dengan deadline bulan Agustus 2017. Daftar lomba menulis, lomba blog, kompetisi blog, kontes blog, blog competition, blog contest dengan deadline bulan Agustus 2017 ini akan diusahakan untuk selalu update hingga akhir bulan Agustus. Selamat berkreasi dengan kata! Salam sepuluh jari!



,

Ayat Al-Qur'an tentang Etos Kerja

Sudah menjadi kewajiban manusia sebagai makhluk yang memiliki banyak kebutuhan dan kepentingan dalam kehidupannya untuk berusaha memenuhinya. Seorang muslim haruslah menyeimbangkan antara kepentingan dunia dan akhirat. Tidaklah semata hanya berorientasi pada kehidupan akhirat saja, melainkan harus memikirkan kepentingan kehidupannya di dunia. Untuk menyeimbangkan antara kehidupan dunia dan akhirat, wajiblah seorang muslim untuk bekerja.

Bekerja adalah kodrat hidup, baik kehidupan spiritual, intelektual, fisik biologis, maupun kehidupan individual dan sosial dalam berbagai bidang. Seseorang layak untuk mendapatkan predikat yang terpuji, seperti potensial, aktif, dinamis, produktif atau profesional, semata-mata karena prestasi kerjanya. Karena itu, agar manusia benar-benar “hidup”, dalam kehidupan ini, ia memerlukan ruh (spirit). Untuk ini, al-Qur’ān diturunkan sebagai spirit hidup, sekaligus sebagai nur (cahaya) yang tak kunjung padam agar aktivitas hidup manusia tidak tersesat.

Dalam al-Qur’ān maupun hadis, banyak ditemukan literatur yang memerintahkan seorang muslim untuk bekerja dalam rangka memenuhi dan melengkapi kebutuhan duniawi. Salah satu perintah Allah kepada umat-Nya untuk bekerja termaktub dalam Q.S. at-Taubah/9:105 berikut ini.
Hukum Tajwid
Arti Kata
Arti Ayat
“Dan katakanlah, “Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang maha mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” (Q.S. at-Taubah/9: 105)

Q.S. at-Taubah/9: 105 menjelaskan, bahwa Allah Swt. memerintahkan kepada kita untuk semangat dalam melakukan amal saleh sebanyak-banyaknya. Allah Swt. akan melihat dan menilai amal-amal tersebut. Pada akhirnya, seluruh manusia akan dikembalikan kepada Allah Swt. dengan membawa amal perbuatannya masing-masing. Mereka yang berbuat baik akan diberi pahala atas perbuatannya itu. Mereka yang berbuat jahat akan diberi siksaan atas perbuatan yang telah mereka lakukan selama hidup di dunia.

Sebutan lain dari ganjaran adalah imbalan atau upah atau compensation. Imbalan dalam konsep Islam menekankan pada dua aspek, yaitu dunia dan akhirat. Namun, penekanan kepada akhirat itu lebih penting daripada penekanan kepada dunia (dalam hal ini materi).

Ayat di atas juga menjelaskan bahwa Allah Swt. Memerintahkan kita untuk bekerja, dan Allah Swt. pasti membalas semua yang telah kita kerjakan. Hal yang perlu diperhatikan dalam ayat ini adalah penegasan Allah Swt. Bahwa motivasi atau niat bekerja itu mestilah benar.

Umat Islam dianjurkan agar tidak hanya merasa cukup dengan melakukan “tobat” saja, tetapi harus dibarengi dengan usaha-usaha untuk melakukan perbuatan terpuji yang lainnya, seperti menunaikan zakat, membantu orang-orang yang membutuhkan pertolongan, menyegerakan untuk mengerjakan ṡalat, saling menasihati teman dalam hal kebenaran dan kesabaran, dan masih banyak lagi usaha-usaha lain yang sangat terpuji. Semua itu dilakukan atas dasar taat dan patuh kepada perintah Allah Swt. dan yakin bahwa Allah Swt. pasti menyaksikan itu.

Ayat ini pun berisi peringatan bahwa perbuatan mereka itu pun nantinya akan diperlihatkan pula kepada rasul dan kaum muslimin lainnya kelak di hari kiamat. Dengan demikian, akan terlihatlah kebajikan dan kejahatan yang mereka lakukan sesuai amal perbuatannya.

Bahkan, di dunia ini pun sudah sering kita saksikan, bagaimana gambaran orang-orang yang berbuat jahat seperti pencuri, penipu, pemerkosa, koruptor, dan lain sebagainya. Banyaknya berita tentang korupsi, bagaimana koruptor dipertontonkan di ruang publik. Ini menandakan bahwa di dunia pun perbuatan kita sudah bisa dipertontonkan. Apalagi kelak di akhirat yang pasti sangat nyata dan tidak bisa ditutup-tutupi.

Bekerjalah dengan sungguh-sungguh dan maksimal. Bekerjalah sesuai dengan aturan Allah Swt. dan rasul-Nya. Kalau pekerjaan itu tidak baik dan tidak benar, jauhilah! Jangan sampai di kemudian hari baru menyesal. Sungguh tidak ada artinya.
Artinya: “Dari Miqdam ra. dari Nabi saw. beliau bersabda: “Tidak seorang pun yang makan lebih baik daripada makan hasil usahanya sendiri. Sungguh Nabi Daud as. makan hasil usahanya.” (HR. Bukhari)

Perilaku mulia (etos kerja) yang perlu dilestarikan adalah seperti berikut.
1. Meyakini bahwa dengan kerja keras, pasti ia akan mendapatkan sesuatu yang diinginkan (“man jada wa jada” - Siapa yang giat, pasti dapat).
2. Melakukan sesuatu dengan prinsip: “Mulai dari diri sendiri, mulai dari yang terkecil, dan mulai dari sekarang.”
3. Pantang menyerah dalam melakukan suatu pekerjaan.

Baca juga materi Ayat Al-Qur'an tentang Taat Pada Aturan dan Ayat Al-Qur'an tentang Kompetisi dalam Kebaikan