,

Laptop 2in1, Gadget Spesial untuk Gaya Hidup Generasi Millennial

Unik dan spesial. Itulah dua kata yang paling pas untuk menggambarkan sisi kehidupan saya sebagai bagian dari generasi millennial. Ya, saya adalah satu di antara 80-an juta lebih penduduk Indonesia yang masuk dalam kategori generasi millennial, generasi yang terlahir ke dunia nan indah permai ini pada kisaran tahun 1980 hingga tahun 2000-an.
Sebagai bagian dari generasi millennial, saya memang memiliki kehidupan yang benar-benar berbeda, yang jarang atau bahkan tidak dimiliki oleh generasi sebelumnya. Dalam hal apapun, termasuk gaya hidup. Nah, penasaran kan, bagaimana gaya hidup saya sebagai bagian dari generasi millennial? Ini dia 5 gaya hidup generasi millennial.
Bagi kaum millennial, termasuk saya, media sosial adalah satu hal yang sangat penting dalam kehidupan. Bahkan banyak di antaranya yang berkeyakinan bahwa memiliki akun di media sosial itu hukumnya tidak hanya sunnah muakkad* saja, melainkan wajib ‘ain*. Terlalu lebay nggak sih
Tapi, begitulah faktanya. Siapa saja yang masuk dalam generasi ini, memang cenderung lebih aktif dan banyak berinteraksi dengan orang lain melalui media sosial. Entah itu Facebook, Twitter, Instagram, LinkedIn, Youtube, WhattsApp, BBM, dan lain sebagainya. Maka tidaklah mengherankan, jika pengguna media-media sosial tersebut didominasi oleh generasi millennial. Tak hanya mendominasi, kaum millennial ternyata juga sangat aktif loh di berbagai media sosial yang ada.
Hobby traveling alias jalan-jalan tersebut muncul karena sebagian besar generasi millennial semacam saya ini, cenderung memiliki sifat mudah bosan dan suka pada berbagai tantangan. Selain itu, para millennial juga memiliki mental fear of missing out, tidak ingin ketinggalan dari hal-hal yang bersifat baru.
Sebuah kiriman dibagikan oleh www.kangmasroer.com (@kangmasroer) pada

Maka jangan heran, jika setiap mengetahui ada tempat baru yang instagrammable, hasrat saya untuk mengunjunginya selalu menggebu-gebu. Ingin rasanya saya segera berpetualang ke sana, ber-selfie dan ber-wefie ria, kemudian mengupload foto-fotonya di Instagram dengan caption “kapan kamu ke sini?”. Setelah itu, biar kekinian seperti para travel blogger yang kece badai, kisah perjalanannya pun segera dituangkan dalam sebuah posting blog.
Generasi millennial memang sangat identik dengan kehidupan yang serba modern dan praktis, termasuk dalam aktifitas ekonominya. Satu contoh saja, dalam membeli barang. Sebagai generasi millennial tulen, saya lebih suka membeli barang secara online dibanding secara offline. Lebih praktis dan mudah, karena bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Untuk urusan pembayaran, serahkan saja pada kartu debit, kartu kredit, ataupun internet banking. Mudah dan praktis.
Tak hanya belanja barang yang dilakukan secara online, generasi millennial juga lebih suka memesan layanan jasa secara online. Mulai dari pesan ojek, sewa mobil, pesan tiket kereta dan pesawat, hingga pesan kamar hotel juga dilakukan secara online. Semua dilakukan hanya dengan sentuhan jari-jari saja. Cukup dengan buka gadget, cari apa saja yang diinginkan, kemudian lakukan pembayaran. Dan bim salabim, semua urusan pun selesai. Yeay!
Majalah Times memang pernah menyebutkan bahwa generasi millennial itu tumbuh ke arah yang lebih buruk dari generasi sebelumnya. Katanya, kaum millennial itu penggila gadget yang cenderung narsis, egois, konsumtif, malas dan manja. Menurut saya, fakta ini tidaklah bisa digeneralisasikan bagi semua generasi millennial yang ada. Karena, keberadaan gadget bagi generasi apapun, pada dasarnya memang ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi berdampak positif, di sisi lainnya berdampak negatif.
Maka sebaliknya, bagi saya, kaum millennial itu adalah generasi yang seharusnya cenderung lebih produktif. Logika sederhananya, dengan teknologi gadget yang tak terpisahkan dalam semua segi kehidupannya, kaum millennial dapat menghemat lebih banyak waktu. Nah, dengan menghemat banyak waktu, maka akan lebih banyak pula hal-hal yang berdampak positif lain yang bisa dilakukan. Misalnya saja, mengejar passion menulis sebagaimana yang saya lakukan saat ini.
Secara umum, gaya hidup kaum millennial itu tak jauh-jauh dari makhluk yang bernama gadget dan internet. Baginya, gadget dan internet adalah adalah dua hal terpenting yang harus mendampinginya di manapun ia berada. Ibarat pepatah, “bagai beliung dan asahan”, keberadaan keduanya seolah menjadi satu hal yang tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari.
Apapun profesi kesehariannya, generasi millennial akan selalu menjadikan gadget dan internet sebagai teman setianya setiap saat. Bahkan jika harus menjalani profesi sebagai seorang pendidik seperti saya. Saya berpendapat, jika seorang pendidik dari generasi sebelumnya berperan sebagai pusat belajar, maka pendidik dari generasi millennial berfungsi fasilitator yang tugasnya memfasilitasi siswa-siswinya untuk belajar.

Sebagai pendidik yang masuk dalam bagian kaum millennial, saya meyakini bahwa guru bukanlah satu-satunya sumber belajar. Sehingga, proses pembelajaran hingga evaluasi yang saya lakukan bersama dengan anak-anak lebih banyak memanfaatkan media gadget dan internet. Kini, gadget dan internet tak ubahnya seperti sebuah perpustakaan besar, yang memiliki koleksi jutaan bahkan milyaran informasi untuk pembelajaran.

Nah, begitulah gambaran gaya hidup saya sebagai bagian dari generasi millennial. Benar-benar spesial kan?

Karena gaya hidupnya yang spesial, maka generasi millennial juga dituntut untuk menggunakan gadget spesial yang berbeda dari yang dimiliki oleh generasi pendahulunya. Dan menurut saya, gadget spesial yang paling cocok untuk menemani gaya hidup kaum millennial adalah laptop 2in1, laptop yang menggabungkan fitur laptop dan tablet.

Dengan laptop 2in1, maka sudah pasti berjejaring sosial di dunia maya, traveling, belanja online, dan sejumlah hal produktif lainnya dapat dilakukan hanya dengan satu gadget saja. Lebih hemat, lebih fleksibel, dan lebih praktis! Maka tidaklah berlebihan, jika laptop 2in1 ini menjadi gadget spesial impian saya dalam waktu dekat ini.
Oh ya, laptop 2in1 atau yang sering disebut laptop hybrid ini, secara umum bisa dibedakan menjadi dua tipe, yaitu Detachable dan Convertible. Detachable adalah tipe laptop 2in1 yang layarnya bisa dilepas dari keyboardnya, sehingga berfungsi sebagai tablet. Sedangkan Convertible adalah tipe laptop 2in1 yang layarnya bisa dibalik atau diputar, sehingga berbentuk tablet. Kedua tipe laptop 2in1 ini mempunyai nilai plus tersendiri, sehingga kita bisa memilih mana yang terbaik di antara keduanya sesuai dengan kebutuhan kita masing-masing.
Nah, untuk mewujudkan impian memiliki laptop 2in1 ini, beberapa hari yang lalu saya mulai browsing di blibli.com. Kenapa di blibli.com? Bagi saya, blibli.com adalah tempat spesial untuk mendapatkan gadget yang spesial. Karena selain menawarkan cicilan 0%, gratis pengiriman, beragam cara pembayaran, blibli.com juga menawarkan berbagai promo dan diskon menarik saat kita melakukan pembelian gadget impian.
Lebih dari pada itu, blibli.com juga menyediakan laptop intel 2in1 terbaik dari berbagai tipe, merk, dan model. Ada ASUS Transformer Book T100HA-FU014T Gray Notebook, HP X2 Slate Book 10-H0007 Hitam Tablet, HP X360 11-N028TU Merah Smart PC, hingga Lenovo Yoga 300 Putih Laptop 2 in1. Dan masih banyak lagi. Semua brand tersebut menggunakan prosesor intel dalam notebook dan laptop 2in1-nya. Sehingga benar-benar terjamin kualitasnya. Spesialnya lagi, semua notebook dan laptop 2in1 di katalog blibli.com, ditawarkan dengan harga yang murah. So, bagi generasi millennial, tidak ada alasan lagi ya untuk tidak segera beralih kepada gadget spesial, yaitu laptop 2in1.

***
*Glosarium:
Sunnah muakkad: sangat dianjurkan
Wajib 'ain: keharusan pribadi atau individu yang tak bisa diwakilkan
**Referensi data:
http://sp2010.bps.go.id/
http://time.com/247/millennials-the-me-me-me-generation/
https://www.blibli.com/
https://www.intel.co.id/



,

Sejumput Harapan dari Tepi Rel Kereta

Terlahir di sebuah rumah yang hanya berjarak 10 meter dari rel kereta, menjadikan kereta api bukanlah sesuatu yang asing bagi saya. Ibarat pepatah “bagai beliung dengan asahan”, sejak saya kecil, keberadaan kereta api seolah menjadi hal yang tak terpisahkan dalam kehidupan. Kala itu, kedatangannya sering kali memberi hiburan tersendiri bagi kami, anak-anak yang tinggal tak jauh dari jalur rel kereta. Kencangnya suara klakson, sudah menjadi hal yang biasa. Bahkan gemerisik lajunya pun sudah menjadi musik pengantar tidur sehari-hari.

Kereta api, alat transportasi ini memang banyak dijadikan sebagai pilihan masyarakat Indonesia untuk melakukan perjalanan. Khususnya, masyarakat di Pulau Jawa dan Sumatera, karena di kedua pulau inilah jalur kereta api terpasang. Namun, membicarakan perkeretaapian Indonesia tak hanya sekadar berbicara tentang panjangnya jalur rel kereta semata. Lebih dari itu, membahas tentang perkeretaapian Indonesia ibarat mengisahkan sebuah perjalanan yang panjang. Sepanjang sejarah perjalanan bangsa Indonesia sejak dulu hingga kini. Dan bersyukur, saya menjadi sepenggal bagian kecil dari saksi perkembangan perkeretaapian di Indonesia dari masa ke masa.

Wajah Kereta Api Dulu hingga Kini

Penuh dan sesak. Mungkin, dua kata itulah yang paling tepat untuk menggambarkan wajah kereta api 18 tahun yang lalu, saat pertama kali saya menaikinya. Tepatnya, ketika saya lulus SMP dan memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di Kota Malang, Jawa Timur. Sejak saat itu hingga lulus kuliah di tahun 2007, kereta api nyaris menjadi moda transportasi utama bagi saya. Sehingga tak terhitung sudah berapa kali saya naik kereta. Mulai Matarmaja, Logawa, Purbaya, Gaya Baru Malam, Dhoho, hingga Penataran, semua sudah pernah saya naiki.

Selama sewindu itu, bagi saya, kondisi kereta api tidaklah jauh berbeda. Hampir setiap perjalanan Kutoarjo ke Malang dan sebaliknya, gerbong kereta selalu penuh dan sesak. Jangankan mendapat tempat duduk, bisa berdiri di sambungan atau di balik pintu kereta pun, sudah menjadi hal yang patut untuk disyukuri. Belum lagi saat musim lebaran tiba, maka akan sering kita jumpai banyaknya penumpang yang bergelantungan di pintu-pintu kereta.Tak hanya penuh dan sesak, pada masa-masa itu, kereta api juga jauh dari kata nyaman. Bayangkan saja, hampir setiap saat para pedagang asongan lalu lalang di sepanjang gerbong kereta untuk menawarkan dagangannya. Suara mereka beradu keras dengan para pengamen yang entah menyanyikan lagu apa. Belum lagi keberadaan pencopet yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, sebagaimana yang pernah saya temui saat melakukan perjalanan dari Malang ke Surabaya.

Pada kurun waktu itu juga, peron stasiun tak ubahnya seperti sebuah pasar bebas. Semua pedagang dengan leluasa bisa menggelar dagangannya di mana saja. Hal ini terjadi, tak lain karena para asongan dan pengantar penumpang diperbolehkan masuk ke peron, berbaur dengan para penumpang yang menunggu kereta datang. Untuk membeli tiket, calon penumpang juga harus melakukan antrean panjang, layaknya antrean sembako di pasar murah. Bahkan tak sedikit kita temui calo-calo yang bergentayangan di area stasiun dan sekitarnya. Cukup memprihatinkan.

Tetapi, lain dulu lain sekarang. Saat ini, wajah kereta api sudah banyak berubah. Setidaknya terlihat dari perjalanan jarak jauh yang saya lakukan dengan kereta api dua-tiga tahun yang lalu, ke Jombang dan Purwokerto. Dua perjalanan itu menjadi bukti, bahwa layanan kereta api sudah banyak mengalami peningkatan. Pemandangan penumpang yang berdesak-desakan di dalam kereta api, sudah tidak nampak lagi. Di stasiun dan gerbong kereta, juga sudah tidak kita temui lagi pedagang asongan dan pengamen jalanan. Wajah gerbong kereta dan stasiun benar-benar bersih, rapi, dan lebih nyaman dari sebelumnya.
Menunggu Prambanan Ekspres

Tak berhenti di situ saja. Di tengah perkembangan era digital yang begitu pesat ini, PT. KAI ternyata juga berhasil menjawab tantangan zaman. Sebagai contoh, jika dulu kita harus mendapatkan tiket dengan jalan mengantre, maka saat ini tiket bisa dipesan melalui reservasi secara online. Semakin praktis dan memudahkan para penumpang tentunya. Di era keterbukaan ini, PT. KAI juga mengeluarkan Maklumat Pelayanan Informasi Publik bagi masyarakat, sebagai bentuk partisipasinya dalam pelaksanaan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Atas dasar berbagai peningkatan dan perbaikan kualitas itulah, maka sampai dengan hari ini, saya pun masih setia menggunakan kereta api sebagai sarana transportasi utama untuk pulang-pergi dari dan ke kampung halaman. Ramahnya biaya, bebas macet, dan kenyamanan sudah pasti menjadi tiga di antara beberapa alasan saya untuk tetap menggunakan jasa transportasi ini.

Sejumput Harapan di Masa Mendatang

Pada tahun 2017 ini, usia Kereta Api Indonesia telah menginjak di angka 72. Usia yang sudah tidak muda lagi tentunya. Mengingat selama 72 tahun kiprah PT. KAI di dunia perkeretaapian Indonesia, sudah banyak sekali perubahan yang dilakukannya ke arah yang lebih baik. Dan bagi saya sendiri, angka 72 itu mengandung banyak makna sekaligus pengharapan bagi perkeretaapian Indonesia di masa mendatang. Apa saja?

Pertama, angka 72 adalah jumlah stupa di Candi Borobudur. Menurut para ahli sejarah, pembuatan stupa sejumlah 72 itu, bukanlah tanpa alasan. Melainkan, ada tujuan tertentu di baliknya. Konon, menurut masyarakat Jawa pada masa itu, dibangunnya 72 stupa ini dimaksudkan sebagai penanda awal musim atau waktu tertentu. Layaknya 72 stupa sebagai penanda awal musim baru, seluruh masyarakat Indonesia, termasuk saya, tentu sangat berharap agar HUT ke-72 PT. KAI ini, bisa menjadi momentum bagi PT. KAI untuk selalu memperbaharui mutu pelayanannya.

Usia 72 memang bukan usia muda, tapi tidaklah semestinya jika PT. KAI menampilkan sosok wajah layaknya manusia di usia senja. Sehingga sudah seharusnya PT. KAI selalu berkomitmen untuk meremajakan dirinya, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Untuk meremajakan diri di usia senja, banyak hal yang bisa ditempuh. Mulai dengan menumbuh kembangkan gagasan baru, melakukan tindakan perbaikan yang berkelanjutan, hingga menciptakan lingkungan yang kondusif untuk berkreasi, sehingga memberikan nilai tambah bagi stakeholder yang ada.
Tiba di Stasiun Maguwo Yogyakarta

Kedua, 72 adalah nomor urutan atom Hafnium (Hf) dalam tabel periodik. Hafnium merupakan salah satu unsur kimia yang tergolong dalam kategori logam grup 4. Pada dasarnya, Hafnium ini menghasilkan lapisan pelindung yang kuat dan memiliki sifat ketahanan korosi yang tinggi terhadap udara. Jika dikaitkan dengan angka 72 tahun kiprah perkeretaapian Indonesia, maka harapan seluruh masyarakat Indonesia adalah agar PT. KAI menjadi BUMN yang semakin kuat dalam hal profitabilitasnya, sehingga dapat memberikan kontribusi optimal bagi negara di masa yang akan datang.

Dan ketiga, 72 adalah suhu maksimal ruangan yang baik dalam skala Fahrenheit menurut Shalini Paruthi, pembicara dari American Academy of Sleep Medicine. Menurutnya, dalam suhu tersebut, seseorang akan dapat merasakan tidur dengan nyaman. Maka tidaklah berlebihan jika pada peringatan Hari Kereta Api ke-72 ini, saya dan pelanggan kereta api lainnya sangat berharap agar PT. KAI selalu meningkatkan pelayanan primanya di masa yang akan datang.

Memang, kiprah PT. KAI untuk perkeretaapian Indonesia selama ini sudah cukup membanggakan. Namun, tak bisa dipungkiri, masih banyak pekerjaan rumah yang masih harus diperbaiki. Sebagai satu gambaran saja, pada KA. Prameks atau Prambanan Ekspress. Kereta lokal yang menghubungkan Kutoarjo, Yogyakarta, dan Solo Balapan ini kerap saya gunakan untuk mudik dari Prambanan ke kampung halaman. Paling tidak selama 7 tahun terakhir ini, sejak saya merantau ke Prambanan, Klaten.

Adapun kendalanya adalah berkaitan dengan masalah tiket. Sering kali, saat akan membeli tiket kereta Prameks ini, banyak calon penumpang yang kecewa karena kehabisan tiket. Dan saya rasa, kendala ini juga dirasakan oleh banyak calon penumpang kereta yang lain. Oleh karena itu, sejumput harapan saya dalam waktu dekat ini adalah agar PT. KAI dapat menganalisa kembali jumlah kebutuhan penumpang yang ada. Untuk kemudian mengambil kebijakan baru yang bisa bermanfaat langsung bagi masyarakat. Entah itu dengan menambah gerbong dalam rangkaian kereta, menambah waktu keberangkatan, dan lain sebagainya. Sehingga, slogan KAI “Anda adalah prioritas kami” benar-benar dapat diwujudkan.

Dirgahayu Kereta Api ke-72 Tahun! Semoga menjadi moda transportasi yang semakin melekat di hati masyarakat.

,

Indonesia Berzakat, Kiprah Syarikat Islam untuk Kemandirian Umat

Tak bisa dipungkiri, kondisi ekonomi umat Islam Indonesia dewasa ini, secara umum memang masih belum mapan dan mandiri. Bahkan bisa dikatakan masih jauh dari kemandirian. Parameter ketidakmandirian ekonomi tersebut tampak sekali dari beberapa fakta dan kondisi objektif tentang perekonomian umat Islam Indonesia saat ini. Apa saja?

Pertama, angka kemiskinan umat Islam Indonesia yang masih demikian tinggi. Jika standar kemiskinan yang kita pakai mengacu pada indikator kemiskinan menurut ILO, yaitu pendapatan perkapita di bawah 2 dollar sehari masuk dalam kategori miskin, maka jumlah kemiskinan di Indonesia masih ada di kisaran angka 100 juta jiwa. Bagaimana bisa dikatakan mandiri, jika kemiskinan masih begitu menghantui?

Kedua, sebagian besar sumber daya alam Indonesia yang strategis masih dikuasai oleh asing. Satu contoh saja, minyak bumi yang 87 persennya masih dikelola perusahaan asing, sehingga Indonesia hanya menguasai 13 persennya saja. Belum lagi emas, gas, dan sumber daya alam lainnya. Fakta ini jelas membuat bangsa kita yang sebagian besar penduduknya adalah umat Islam menjadi bergantung kepada pihak asing.

Ketiga, kebutuhan pangan masyarakat Indonesia masih bergantung pada import dengan tingkat ketergantungan yang semakin tinggi. Bayangkan saja, negara Indonesia yang notabene adalah negara agraris, harus mengimpor beras untuk mencukupi kebutuhan pangan masyarakatnya. Tentu terlihat memprihatinkan, bukan?

Keempat, hampir semua produk yang dikonsumsi sehari-hari oleh umat diproduksi oleh minhum (non umat). Mulai dari sabun, shampo, susu, odol dan lain sebagainya. Bahkan tidak hanya dalam hal produksi, dalam kegiatan distribusi pun, peran umat bisa dibilang sangatlah kecil.

Dan kelima, aset lembaga keuangan syariah di Indonesia masih terbilang sangat minim. Aset yang minim tersebut, tentu berdampak terhadap kecilnya peran lembaga keuangan syariah yang secara otomatis juga berimplikasi pada kecilnya upaya untuk memandirikan umat.

Kemandirian Ekonomi Umat: Antara Harapan dan Tantangan

Semua tentu sepakat, harapan mewujudkan kemandirian ekonomi umat memang sudah seharusnya menjadi cita-cita bersama. Sebagaimana petuah tentang kemandirian yang pernah diajarkan Umar bin Khattab Ra., “Kuasailah ekonomi dan produktiflah! Kalau tidak, saya khawatir kalian akan tergantung kepada mereka..”. Semua ini tak lain dimaksudkan untuk mencapai peri kehidupan umat yang mandiri, bebas dan merdeka (liberty), adil (equality, justice), serta sejahtera (prosperity).

Akan tetapi, hingga kini cita-cita kemandirian ekonomi umat tersebut sepertinya masih jauh panggang dari api. Sebabnya, tak lain karena upaya untuk membangkitkan kemandirian ekonomi itu menghadapi sejumlah kendala, mulai dari kesediaan sumber daya manusianya itu sendiri hingga terbatasnya modal yang ada. Kendala-kendala tersebut tentu saja tidak bisa dijadikan alasan untuk mundur dalam menggapai cita-cita. Justru sebaliknya, kendala tersebut seharusnya menjadi tantangan bagi kita bersama, untuk kemudian berupaya mencari solusi atas berbagai hambatan yang ada.
Dari segi sumber daya manusia, misalnya, upaya mewujudkan kemandirian ekonomi umat, bisa ditempuh dengan beberapa hal. Mulai dengan membangun etos entrepreneurship umat, membekali mereka dengan skills yang unggul, melaksanakan training-training dan workshop keterampilan, hingga meningkatkan kualitas pendidikan mereka melalui pendidikan formal. Dengan upaya-upaya itu, diharapkan kualitas produk yang dihasilkan umat akan memenuhi standar dan berdaya saing.

Adapun dari segi modal, selain memberikan dukungan permodalan melalui program lembaga keuangan syariah, pemberdayaan zakat dan sedekah produktif oleh lembaga-lembaga pengelola zakat sepertinya menjadi alternatif yang tepat untuk mengatasi permasalahan modal usaha yang dihadapi oleh umat.

Menilik Kisah Sukses Pemberdayaan Zakat

Kalau kita mau membaca sejarah, kita tentu masih ingat jika di zaman Rasulullah SAW, salah satu penggunaan dana zakat adalah diperuntukkan bagi pengembangan ekonomi masyarakat. Dalam hadits riwayat Imam Muslim, dari Salim bin Abdillah bin Umar dari ayahnya, dikatakan bahwa Rasulullah SAW telah memberikan zakat kepadanya, lalu menyuruhnya untuk dikembangkan atau disedekahkan lagi. Kemudian Salim pun mengelolanya sampai ia mampu memberikan sedekah dari usaha tersebut. Sejarah inilah yang menjadi tonggak awal bagaimana mengelola zakat sehingga menjadi sesuatu yang produktif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Perkembangan pemberdayaan zakat selanjutnya juga tergambar pada kemandirian umat pada masa kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz. Konsep distribusi zakat yang dikembangkan oleh beliau adalah bahwa zakat merupakan bentuk subsidi silang yang secara langsung seharusnya dapat dirasakan dampak ekonominya bagi umat. Baginya, zakat harus memiliki dampak yang signifikan pada peningkatan masyarakat yang memiliki daya beli rendah.

Dengan melalui rangsangan berupa zakat, maka secara tidak langsung akan meningkatkan demand atau permintaan, sehingga pada akhirnya meningkatkan supply. Dengan kata lain, peningkatan demand tersebut juga mendorong peningkatan produksi. Pada masa itu, zakat menjadi stimulant pertumbuhan perekonomian, baik secara secara mikro maupun makro. Hingga pada akhirnya pada zaman pemerintahan Umar bin Abdul Aziz, dikisahkan bahwa para pembayar zakat berkeliling kota untuk mencari penerima zakat yang sudah sulit untuk ditemui, karena umat pada umumnya sudah memiliki kemapanan dan kemandirian dalam di bidang ekonomi.

Kisah-kisah sukses tersebutlah yang kemudian mengajak kita semua untuk berfikir, bagaimana cara memberdayakan zakat hingga menjadi sesuatu yang produktif secara professional. Sampai pada saat ini, banyak sekali berkembang program-program pemberdayaan zakat yang dikelola oleh lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan. Salah satunya adalah program Indonesia Berzakat yang digagas oleh Syarikat Islam melalui aplikasi mobile dan website indonesiaberzakat.org.

Indonesia Berzakat, Kiprah Syarikat Islam untuk Kemandirian Umat

Indonesia Berzakat adalah lembaga amil zakat yang berada di bawah naungan Syarikat Islam (SI). Masih ingat dengan SI, bukan? SI adalah salah satu organisasi sosial kemasyarakatan tertua di Indonesia. Organisasi yang didirikan pada tahun 1905 oleh Haji Samanhoedi ini, pada awalnya bernama Sarekat Dagang Islam (SDI).

Pada perkembangannya, atas inisiasi H.O.S Tjokroaminoto, organisasi ini bertransformasi menjadi Syarikat Islam (SI). Pada saat itu, SI memperluas ruang geraknya, tidak hanya berkiprah dalam di bidang ekonomi dan perdagangan saja, namun juga bidang politik.

Kini, di tahun 2017 ini, Syarikat Islam telah memasuki usia ke-112. Di bawah kepemimpinan Hamdan Zoelva, saat ini Syarikat Islam berfokus pada gerakan pemberdayaan ekonomi umat dan berkomitmen untuk tidak terjun ke politik praktis. Baginya, jika gerakan pemberdayaan ekonomi umat ini dilakukan secara konsisten, maka masalah politik akan menjadi suatu hal yang sangat sederhana.
Bagi saya, cita-cita mulia SI untuk memandirikan umat tersebut sama sekali bukanlah angan-angan semata. Buktinya, dengan memanfaatkan perkembangan era digital yang begitu massif ini, SI mampu menciptakan platform digital (website, android app, dan ios app) sebagai sarana untuk menunaikan zakat dan berdonasi secara online melalui program Indonesia Berzakat.

Indonesia Berzakat ini sendiri pada dasarnya memiliki dua program inti, yaitu zakat dan donasi. Dengan masuk ke aplikasi maupun laman Indonesia Berzakat, masyarakat dengan mudah bisa menunaikan kewajiban zakatnya serta ikut berdonasi secara online. Selain berzakat dan berdonasi, melalui Indonesia Berzakat, masyarakat juga bisa menggalang dana untuk berbagai kegiatan sosial yang akan dilakukannya.

Sebagai program sosial yang dikelola oleh lembaga amil zakat yang profesional, Indonesia Berzakat juga mengutamakan transparansi penggunaan dana donasi. Sebagai contoh saja, program Yatim Goes to Harvard, salah satu kampanye yang terdaftar di platform Indonesia Berzakat. Kampanye ini ditujukan untuk membantu anak-anak yatim yang mau melanjutkan pendidikannya di jenjang perguruan tinggi.
Anak-anak yatim yang terpilih tersebut akan dibiayai mengikuti les bimbingan belajar intensif sebagai bekal persiapan masuknya ke universitas terbaik di seluruh dunia. Dengan program ini, anak-anak yatim yang merupakan bagian dari generasi emas Indonesia itu, kelak diharapkan juga mempunyai kesempatan untuk menjadi pemimpin masa depan Indonesia yang berkualitas yang mampu memandirikan diri dan umat di sekitarnya.

Tak hanya memandirikan umat melalui pendidikan, kita semua tentu berharap jika ke depannya, SI melalui program Indonesia Berzakat-nya juga mampu mengembalikan dasar organisasinya kepada perjuangan awal yang dibangun pada tahun 1912 silam, yakni dalam bidang ekonomi. Sejalan dengan rencana strategis yang disampaikan oleh Ketua Umum Lajnah Tanfidziyah SI, Hamdan Zoelva di beberapa kesempatan, bahwa SI akan melakukan pemberdayaan ekonomi umat yang masif di seluruh Indonesia. Targetnya, dalam lima tahun ke depan, SI akan merencanakan membentuk minimal 2500 usaha mikro dan koperasi. Semoga dengan kiprah SI ini, cita-cita kemandirian umat akan lebih cepat tercapai.

Selamat menyambut Milad Ke-112, SI! 


#SyarikatIslam

***
Referensi:
- Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Naisaburi, tt, Shahih Muslim
- Fahsin M. Fa'al, 2008, Sejarah Kekuasaan Islam, Jakarta: Artha Rivera
- https://syarikatislam.or.id
- https://indonesiaberzakat.org

, ,

6 Objek Wisata Jejak Peninggalan Kerajaan Islam di Indonesia

Source: www.qolbunhadi.com

Sebagaimana yang kita pelajari dalam buku sejarah, sebelum bernama Indonesia, negara kita awalnya terbentuk dari kerajaan-kerajaan yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara. Sebagian dari kerajaan tersebut, dalam perkembangannya menjadi sebuah kerajaan-kerajaan Islam yang jejak-jejaknya masih bisa kita saksikan hingga kini.

Selain jejak-jejaknya dalam menyebarkan agama Islam, jejak-jejak peninggalan kerajaan-kerajaan Islam ini juga terlihat dengan adanya bangunan-bangunan bersejarah yang masih berdiri hingga sekarang. Tidak hanya meninggalkan bangunan berupa masjid saja, namun juga bangunan-bangunan lainnya yang memiliki nilai sejarah yang tinggi.

Anda tentu tertarik untuk mencoba menjelajahi tempat-tempat bersejarah ini, bukan? Nah, dengan memesan promo tiket Garuda Indonesia, dan melakukan booking hotel Indonesia, Anda bisa dengan mudah menelusuri 6 bangunan unik yang dibangun pada masa kerajaan Islam di Indonesia ini. 

Taman Sari - Yogyakarta 
Source: anekatempatwisata.com

Tempat wisata Taman Sari ini, dulunya difungsikan sebagai tempat mandi bagi para penghuni keraton. Hal ini bisa dilihat dari bentuk kolam besar yang berada di tengah bangunan. Taman Sari dibangun oleh Sultan Hamengku Buwono I atau Pangeran Mangkubumi pada tahun 1683, atau dalam penanggalan Jawa adalah pada tahun 1757 Masehi. Pada masanya, tempat ini digunakan juga sebagai tempat menyepi, merenung atau beribadah, sekaligus juga sebagai benteng pertahanan. Lokasi Taman Sari ini hanya sekitar 0,5 km dari arah selatan Kraton Jogjakarta.

Benteng Liya Togo – Wakatobi
Source: www.gogonesia.com

Keunikan dari tempat ini adalah adanya konstruksi berupa bangunan benteng yang tersusun dari batu-batu, tanpa menggunakan semen. Keren kan? Benteng peninggalan Kesultanan Buton ini bernama Liya Togo, yaitu sebuah bangunan benteng yang dibangun dari susunan batu-batu yang ditumpuk di atas lahan seluas 30 hektare lebih. Benteng Liya Togo ini, terletak di Desa Liya Raya, Kecamatan Wangi-wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Benteng Keraton Wolio – Pulau Buton

Saat berkunjung ke kompleks benteng ini, Anda akan melihat sebuah benteng dengan bentuk yang unik. Ya, jika dilihat dari sudut tertentu, bentuknya akan terlihat seperti membentuk huruf dal, yang merupakan huruf ke delapan pada alfabet bahasa Arab. Benteng Keraton Wolio yang memiliki bentuk unik ini disusun dari campuran batu kapur dan pasir. Luasnya mencapai 22,8 hektar dengan panjang keliling tembok 2.740 meter, tingginya berkisar antara 1- 8 meter dengan ketebalan tembok 0,5 meter - 2 meter. Benteng Keraton Wolio ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Buton ketiga, La Sangaji, pada abad ke-15.
Source: orangbuton.wordpress.com

Benteng yang berdiri kokoh di atas bukit seluas 20,7 hektar ini didaulat sebagai benteng terluas di Nusantara versi Museum Rekor Indonesia (Muri) pada tahun 2008 lalu. Jika Anda ingin melihat langsung Benteng Keraton Wolio, Anda bisa datang ke tebing di Kota Bau-Bau, Pulau Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara. 

Gua Sunyaragi - Cirebon 

Saat berkunjung ke kota Cirebon, jangan sampai Anda terlewatkan untuk mengunjungi Gua Sunyaragi, atau yang dikenal juga sebagai Taman Air Sunyaragi. Objek wisata Tamansari Sunyaragi ini dibangun pada tahun 1703 Masehi oleh Pangeran Kararangen. Bangunan bersejarah yang berbentuk gua ini memiliki keunikan pada bangunannya. Ya, arsitektur gua dari tamansari Sunyaragi ini memiliki bentuk unik berupa gunung-gunungan, seperti rumah semut.
Source: www.pintuwisata.com

Selain itu, gua ini juga dilengkapi oleh sebuah terowongan penghubung bawah tanah dan saluran air. Konon, awalnya bangunan gua ini dibuat sebagai tempat beristirahat dan meditasi para Sultan Cirebon dan keluarganya. Gua Sunyaragi Cirebon terletak di Jl. Brigjen Darsono, Kelurahan Sunyaragi, Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat. 

Gunongan - Banda Aceh 

Pada masanya, diceritakan bahwa Sultan Iskandar Muda membangun sebuah gunung kecil yang disebut Gunongan, untuk membahagiakan sang permaisuri. Gunongan ini menurut sejarah, dibangun pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda yang memerintah pada tahun 1607-1636 Masehi.
Source: bebyharyantidewi.blogspot.co.id

Gunongan sendiri dianggap sebagai miniatur bukit yang mengelilingi istana Putri Phang di Pahang. Bangunan ini memiliki bentuk yang unik seperti kelopak bunga yang sedang merekah, dengan sebuah mahkota tiang yang berdiri tegak layaknya mahkota bunga. Bangunan Gunongan yang memiliki ketinggian sekitar 9,5 meter ini, terletak di Jl. Teuku Umar, Banda Aceh.

Benteng Somba Opu - Makassar 

Pada masa pemerintahan kerajaan Gowa, Raja Gowa ke IX Daeng Matanretumaparisi Kallonna membuat sebuah benteng pertahanan yang diberi nama Benteng Somba Opu. Benteng tua ini dibangun pada abad ke XVI (1550-1650). Keunikan dari bangunan ini terletak pada komponen bangunannya yang dibuat dari tanah liat dan putih telur sebagai pengganti semen. 
Source: wikimedia.org

Benteng kokoh ini berbentuk segi empat, dengan panjang sekitar 2 kilometer, tinggi 7-8 meter, dan luasnya sekitar 1.500 hektar. Seluruh bangunan benteng ini dipagari dengan dinding yang cukup tebal. Tidak terbayang dibutuhkan berapa ribu putih telur yang digunakan oleh para pekerja untuk membuat benteng kokoh ini. Nah, benteng ini bisa Anda kunjungi di jalan Daeng Tata, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. 

Menarik bukan peninggalan-peninggalan kerajaan Islam di Indonesia tersebut? Selain berwisata sejarah, dengan mengunjunginya, Anda juga bisa mengenal lebih jauh tentang peradaban kerajaan Islam di Indonesia. Jika Anda berkesempatan untuk berkunjung ke kota-kota di atas, sempatkanlah untuk datang dan melihat langsung kemegahan bangunan-bangunan peninggalan sejarah nenek moyang kita dulu. Anda bisa mengunjungi tempat-tempat menarik di atas dengan bermodal promo tiket Garuda Indonesia. 

Tidak perlu bingung untuk bisa menemukan promo tiket pesawat murah, karena Anda bisa mendapatkan promo tiket Garuda Indonesia plus memesan dan booking hotel Indonesia melalui situs booking online terpercaya, Reservasi.com. Selamat berwisata!

,

Mengetahui Cara Mengelola Hutang untuk Usaha

Source: pixabay.com

Dalam dunia bisnis hutang atau berhutang adalah hal yang sangat lumrah terjadi. Banyaknya modal yang diperlukan dalam merintis usaha menjadi faktor utama seseorang memutuskan untuk berhutang. Biasanya individu meminjam dana kepada lembaga penyedia pinjaman baik bank, pegadaian, maupun lembaga peminjam dana lainnya. 

Pada dasarnya lembaga penyedia pinjaman akan sangat senang jika ada nasabah yang hendak meminjam uang yang biasanya digunakan untuk modal usaha. Mereka akan menawarkan pinjaman dengan suku bunga rendah dan proses yang mudah. Meskipun hampir semua lembaga peminjam dana menerapkan strategi yang sama Anda harus cermat dan jeli dalam berhutang. Jangan sampai Anda terjerat hutang dan akhirnya menjual seluruh aset bisnis yang tengah Anda rintis. Maka dari itu Anda membutuhkan cara mengelola hutang untuk usaha Anda seperti beberapa cara berikut ini.

5 Cara Mengelola Hutang untuk Usaha Agar tidak Memberatkan Anda

Ada beberapa cara yang dapat Anda tempuh dalam mengelola hutang untuk usaha. 5 cara mengelola hutang untuk usaha ini dapat Anda terapkan agar usaha yang dirintis tidak terganggu dengan adanya hutang yang mengejar Anda. Bagaimana caranya? Berikut ulasan lengkapnya.

1. Menghitung Hutang yang dimiliki

Langkah pertama yang dilakukan dalam mengelola hutang untuk usaha adalah berhitung berapa tanggungan hutang yang Anda miliki. Setelah menghitung hutang yang dimiliki tentunya Anda akan tahu berapa nominal rupiah yang wajib dibayarkan. Apabila nominal hutang yang ada ternyata cukup besar maka langkah selanjutnya adalah mengingat jumlah nominal tersebut.

Dengan mengingat jumlah nominal hutang akan membuat pengeluaran Anda terkontrol dan cenderung hemat. Karena ketika nafsu untuk hedonis muncul Anda langsung teringat jumlah nominal hutang yang akan mengurungkan niat Anda untuk berbelanja dan bersenang-senang. Selain itu dengan menghitung kembali hutang yang ada, Anda juga menjadi  ikut menghitung pengeluran dan pendapatan secara berkala. Hal ini penting dilakukan untuk mengetahui kapan kiranya uang akan terkumpul dan dapat melunasi hutang usaha yang dimiliki.

2. Menentukan Tanggal Jatuh Tempo

Tanggal penting atau bersejarah dalam hidup seperti tanggal lahir, tanggal jadi pernikahan, hingga tanggal jadian bagi yang berpacaran memang lazim wajib untuk diingat. Namun ada satu tanggal yang mungkin juga wajib untuk diingat, yaitu tanggal jatuh tempo bayar hutang. Meskipun tidak semanis tanggal jadian maupun tanggal kelahiran tanggal jatuh tempo bayar hutang juga penting untuk diingat.

Menentukan tanggal jatuh tempo dengan jalan memajukan beberapa hari akan membuat Anda bersemangat dalam melunasi hutang. Misal tanggal jatuh tempo cicilan hutang tanggal 26 setiap bulannya, Anda majukan menjadi tanggal 20. Mengingat tanggal tempo hutang yang kian dekat akan membuat Anda mati-matian berusaha mengumpulkan uang entah dengan berhemat, mencari pekerjaan lain, hingga meminjam ke tetangga.

3. Mengangsur Cicilan Tiap Bulan

Biasanya hutang dicicil dan dibayarkan setiap bulan, karena jika dibayarkan sekaligus akan terasa sangat berat. Ada berbagai macam jenis cicilan mulai dari yang ringan hingga yang membuat nafas Anda sesak karena besarnya nominal yang harus disetorkan. Berhutanglah sesuai dengan kemampuan dan keadaan ekonomi. Jangan berhutang berdasarkan hawa nafsu dan rasa serakah semata yang nantinya akan mendorong Anda pada kemalangan.

Berhutang untuk usaha memang banyak dilakukan namun yang perlu diingat adalah bahwa jumlah nominal hutang sebaiknya tidak melebihi pendapatan yang didapat dari usaha yang dimiliki. Jangan sampai besar pasak daripada tiang, penting sekali untuk menjaga pengeluaran tetap stabil dan kalau bisa pendapatan ditambah dengan makin gencarnya produksi barang. Sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit, sedikit demi sedikit dicicil maka hutang yang dimiliki akan tuntas lunas.

4. Kencangkan Ikat Pinggang

Berhemat bukan berarti tidak membeli atau mengkonsumsi apapun. Konsep berhemat yang dimaksud adalah lebih kepada membeli sesuai yang dibutuhkan pada saat itu. Dengan berhemat dapat menjadi salah satu cara untuk mengelola hutang usaha yang dimiliki. Uang hasil berhemat nantinya diharapkan dapat menambah rupiah untuk mengangsur hutang usaha. 

Mengencangkan ikat pinggang adalah kegiatan yang cukup berat bagi sebagian orang karena harus benar-benar menahan diri untuk tidak membeli barang atau jasa yang disukainya. Namun mau tidak mau hal ini dilakukan demi melunasi tagihan yang terlanjur telah digunakan uangnya.

Berhemat akan dilakukan selama jangka waktu tertentu hingga hutang yang ada telah lunas dibayar. Dalam jangka waktu tersebut Anda harus bersiap priatin dan terus bekerja keras guna menutup hutang. Jika hutang untuk usaha Anda telah lunas dan Anda ingin mencari pinjaman dana untuk memperbesar usaha yang sekarang Anda dapat mencoba Monily pinjaman online pribadi dengan proses yang sangat mudah dan cepat tentunya. Selain itu dapat dilakukan tanpa perlu mengantre dan cukup menggunakan gawai pintar yang Anda miliki maka uang sudah siap Anda bawa pulang.

5. Memanfaatkan Pinjaman Tanpa Agunan dan Kartu Kredit

Gali lubang tutup lubang terdengar seperti lagu dangdut, namun hal ini cukup lazim dilakukan oleh para pelaku usaha. Melunasi hutang usaha dengan jalan meminjam kembali dana untuk melunasi memang terkesan melakukan kesalahan yang sama. Namun jika ditelaah lebih jauh ini seperti memberikan nafas baru pada saat lelah berlari. Memang setelah melunasi satu hutang Anda tidak serta merta terbebas karena masih mempunyai hutang yang lain. 

Memanfaatkan pinjaman tanpa agunan dan kartu kredit akan memudahkan Anda dalam memperoleh uang dan tanpa syarat yang berlebihan plus tanpa jaminan pula. Jika Anda berminat maka cobalah pinjaman online tanpa jaminan dan kartu kredit yang sangat memudahkan dalam mencari pinjaman tanpa agunan dan kartu tredit tentunya. Kelebihan lain yang ditawarkan adalah Anda tidak usah repot datang ke kantor karena semua proses pencairan dilakukan lewat ponsel pintar yang ada di genggaman Anda.

Demikian adalah ulasan mengenai 5 langkah mudah dalam cara mengelola hutang untuk usaha yang dimiliki. Suka tidak suka hutang memang wajib dibayar dan dilunasi. Jika dirasa usaha yang dmilii sekarang kurang besar maka mencari pinjaman dana lagi bukanlah masalah asalkan Anda yakin dan mampu untuk membayar cicilannya.

Hutang dan bisnis memang bak dua sisi mata uang yang tidak dapat terpisahkan. Banyak bisnis yang tumbuh besar berawal dari pinjaman dari teman maupun lembaga peminjam dana usaha. Tidak peduli darimana asal modal yang Anda dapatkan yang terpenting adalah yakin akan bisnis yang Anda miliki dan tetap bekerja keras untuk membesarkannya. Apabila sudah terlanjur hutang yakinlah bahwa semua hutang akan lunas pada waktunya tentunya selama Anda tetap bekerja dan mengangsur.

Berhutanglah sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan yang diperlukan agar tidak berat kelak dalam melunasinya. Jangan sampai Anda menjual aset bisnis hanya untuk menutup hutang usaha yang sebenarnya Anda sanggup bayar jika diperhitungkan dengan masak. Semoga apa yang telah dituliskan diatas dapat menjadi sumber inspirasi yang bermanfaat untuk Anda.

,

Daftar Lomba Blog September 2017 (Update!)

Udah lama ya saya nggak update postingan blog? Blogger macam apa saya ini? Maunya sih rajin bikin posting blog seperti blogger-blogger keceh itu.. Tapi ya mau gimana lagi, kesibukan yang tak bisa ditinggalkan plus badan yang kurang fit beberapa hari kemarin membuat saya nyaris nggak punya waktu dan nggak punya ide untuk bikin artikel. Padahal ini alasan klasik yang tak bisa dipertanggungjawabkan hehee...

Okey, biar blog nggak terlalu berdebu, kali ini saya akan berbagi info lomba blog untuk kalian semua para pencari info tentang lomba menulis, lomba blog, kompetisi blog, kontes blog, blog competition dan blog contest yang ada di bulan September 2017 ini.

Lomba Blog Deadline September 2017

1. EV Hive Coworking Space
Blogging competition ini memperebutkan 4 kategori Blogging competition yang diperlombakan yaitu: Kategori Konten, Kategori Referral, Kategori Voting, dan Kategori Voting Referral. Temanya adalah tentang akselerasi bisnis bersama coworking space di era teknologi. Hadiah totalnya 20 Juta Rupiah! Woow kan? Makanya kamu wajib ikut blog competition ini. Buruan daftar sekarang juga di sini, karena deadlinenya hanya sampai 4 September 2017.

2. Lomba Blog PARASyndicate
Lomba penulisan blog ini temanya adalah 72 Tahun Indonesia Merdeka & buku Ekologi Demokrasi. Hadiah total senilai jutaan rupian plus paket buku Ekologi Demokrasi. Deadlinenya 17 September 2017. Info lengkap cek di sini.

3. Lomba Menulis Feature Perjalanan Petualangan/Wisata
Tema lomba menulis ini adalah tentang tuturan kisah perjalanan dan liputan mendalam (in-depth) tentang kunjungan ke destinasi petualangan atau wisata yang dituju.  Deadlinenya tanggal 25 September 2017. Hadiah totalnya uang tunai Rp. 5.000.000 untuk 5 pemenang utama (@Rp1.000.000) dan uang tunai @Rp100.000 untuk tiap tulisan yang lolos penjurian tahap I (dimuat di pandumu.id). Cek info selengkapnya di sini.

4. Lomba Blog Wisata dan Budaya Cirebon
Seperti judulnya, lomba blog ini bertemakan Wisata dan Budaya Cirebon. Hadiahnya adalah HP Smartfren Andromax B, Modem mifi, Voucher smartfren, dan uang tunai. Deadlinenya 22 September 2017. Info lengkap, klik saja di sini.

5. Syarikat Islam Blog Competition
Tema lomba yang diadakan oleh salah satu ormas Islam tertua di Indonesia ini adalah Kemandirian Ekonomi Ummat. Hadiah total 6 juta rupiah untuk tiga orang pemenang. Deadlinenya 12 September 2017. Info selengkapnya di sini.

6. Kompasiana Blog Competition XL
Tema blog competition ini adalah Hidup Serba Update bersama XL. Deadlinenya 4 September 2017. Oh ya, blog competition ini hadiahnya  Asus Zoom S, XL Home, Paket Internet XL Axiata, dan XL Tunai. Info lengkap di sini ya?

7. Lactacyd Baby Blog Competition
Blog competition yang diadakan oleh salah satu brand produk bedak bayi ini temanya adalah Rahasia Kulit Bayi Tetap Sehat. Hadiahnya, 1 buah i-Pad mini, 2 Handphone OPPO A57/setara, 10 voucher Sodexo (@250,000). Deadlinenya 30 September 2017. Info lengkap cek di sini.

8. Lomba NgeBlog Mendekor
Tema lomba blog ini adalah Menghias Ruang Dengan Produk Mendekor. Deadlinenya 30 September 2017. Hadiah berupa uang tunai Rp300.000,00 dan voucher belanja mendekor.com Rp200.000,00. Info detail klik di sini.

9. Lomba Blogging Hantu Jeruk Purut Reborn
Ada beberapa sub tema yang bisa dipilih dalam lomba blog ini. Yang jelas semua temanya menyeramkan, hehee.. Cocok sekali buat kalian yang hobby nonton film horor Indonesia. Deadlinenya 10 September 2017. Hadiah total Rp. 4.750.000,-. Info lebih lanjut hubungi Pastur tanpa kepala di TPU Jeruk Purut. Eh, maksudnya klik di sini.

10. Equity Blog Contest
Tema blog contest ini adalah Revolusi Asuransi Jiwa di Indonesia, dengan sub tema pilihan: Saluran Distribusi, Produk Asuransi, Agen Pemasar, atau Layanan. Deadlinenya 26 September 2017. Hadiah totalnya 15 Juta Rupiah. Info selengkapnya klik di sini.

11. Omiyago Blog Competition
Temanya cukup gampang, yaitu tentang Oleh-Oleh Indonesia. Deadlinenya 15 September 2017. Hadiahnya tiket PP Jakarta-Bali, voucher liburan ke Pulau Belitung, Pulau Pramuka, Pulau Seribu, dan voucher Omiyago jutaan rupiah. Selengkapnya silakan cek di sini ya?

12. Lomba Menulis Artikel Sensor Mandiri
Tema lomba menulis yang diadakan oleh Kemendikbud kali ini adalah tentang Sensor Mandiri. Deadlinenya 25 September  2017. Hadiah total 22,5 Juta rupiah untuk tiga orang pemenang yang beruntung. Info lengkap silakan cek di sini.

13.  Lomba Blog Tiket.com
Lomba blog yang diselenggarakan oleh tiket.com bekerjasama dengan Travel Detik ini bertema Surga Tersembunyi di Daerahku. Deadlinenya 17 September 2017. Hadiah total 15 Juta rupiah plus sebuah smartphone. Info lengkap klik di sini.

14. Lomba Blog Transpulmin Balsam
Lomba blog diadakan oleh Kumpulan Emak Blogger bekerjasama dengan Transpulmin Baby Balsam dan Transpulmin Family Balsam ini temanya adalah Transpulmin Kehangatan Ibu. Deadlinenya 21 September 2017. Hadiahnya Kamera Mirrorles Canon M10, Netbook Asus E202, dan 3 pemenang Uang tunai masing-masing Rp 750.000. Info lengkap klik di sini.

15. Kompasiana Blog Competition Kurio
Lagi-lagi dari Kompasiana. Kali ini temanya adalah Selalu Lebih Tahu Berita di Sekitarmu. Peserta diminta untuk membuat ulasan tentang membaca berita di aplikasi Kurio dengan teknologi Lokasimu. Deadlinenya 12 September 2017. Hadiah total 10 Juta Rupiah. Info lengkap di sini.

16. Kompetisi Blog Ayo Makan Buah Nusantara
Tema kompetisi blog yang diadakan oleh Sunpride ini adalah Pisang Cavendish Sunpride Buah Favoritku, Pisang Cavendish Sunpride Teman Setia untuk Aktivitas Harianku, dan atau Pisang Cavendish  Sunpride 100% Buah Nusantara. Deadlinenya 10 September 2017. Hadiahnya Paket Buah 3 Bulan untuk 3 Orang Pemenang, Payung Pisang dan USB Pisang. Info lebih lanjut klik di sini.

17. Wellness Blog Competition GorryGourmet
Tema blog competition ini adalah  tips, fakta, data ataupun resep tentang gaya hidup sehat. Deadlinenya 10 September 2017. hadiah total uang tunai 5 Juta rupiah dan paket free lunch. Info lengkap klik di sini.

18. Kompetisi Blog #Geospasial untuk Kita
Tema kompetisi blog yang diadakan oleh BIG ini adalah Geospasial untuk Kita, dengan sub tema pilihan: Gaya hidup memanfaatkan #geospasial, Traveller #geospasial, dan Ibu kota baru, #geospasial baru. Deadline 30 September 2017Hadiah total uang tunai 9 Juta rupiah plus keikutsertaan pada Sail Nusantara 2017 di Sabang pada bulan November 2017 untuk tiga orang pemenang. Info lengkap di sini.

19. Kompetisi Blog Qwords
Temanya adalah Pesan & Kesan menggunakan layanan Qwords. Deadlinenya 5 September 2017. Hadiahnya 4 buah JBL Flip Bluetooth dan 2 buah Wirelles Headphone. Info lengkap klik di sini ya?

20. Blog Competition Sariayu
Kompetisi yang diselenggarakan oleh Sariayu bekerjasama dengan DiaryHijaber.com ini bertema Brand Lokal Natural dan Halal. Deadlinenya 7 September 2017. Hadiah total Rp. 3.250.000,- untuk tiga orang pemenang. Info selengkapnya di sini.

21. Kompasiana Blog Competition LPS
Blog Competition yang diselenggarakan oleh Kompasiana dan LPS ini temanya adalah Saatnya Cerdas dalam Finansial. Hadiah total 8 Juta rupiah. Lumayan kan? Makanya segera tulis dan posting tulisanmu, karena deadline kompetisi ini sudah di depan mata, yaitu 3 September 2017. Info lengkap di sini.

22. Kontes SEO TempatWisata.biz.id
Kontes SEO ini temanya adalah tempat wisata di singapura: tempatwisata.biz.id. Deadlinenya 17 September 2017. Hadiah total 8,5 Juta rupiah. Info lengkap di sini.



Kuy, itulah informasi tentang lomba menulis, lomba blog, kompetisi blog, kontes blog, blog competition, blog contest dengan deadline bulan September 2017. Daftar lomba menulis, lomba blog, kompetisi blog, kontes blog, blog competition, blog contest dengan deadline bulan September 2017 ini akan diusahakan untuk selalu update hingga akhir bulan September. Selamat berkreasi dengan kata! Salam ketik-ketik!