Tips Memilih Dress Wanita bagi yang Bertubuh Gemuk agar Terlihat Langsing

(Image Source: https://pixabay.com)

Bukan rahasia lagi bila dress wanita menjadi salah satu item fashion kaum hawa yang begitu digemari semua kalangan. Dengan memakainya, seorang wanita, akan bisa tampil lebih feminine, anggun, dan elegan. 

Akan tetapi, untuk sebagian wanita, terutama yang bertubuh gemuk, memilih dress wanita yang cocok mungkin akan sedikit sulit. Jika tidak berhati-hati dalam memilihnya, Anda yang bertubuh gemuk justru akan semakin terlihat gemuk dan terlihat kurang menarik. Untuk itu, bagi anda pemilik tubuh gemuk, sebaiknya simak tips memilih dress wanita berikut ini, agar bisa terlihat agak langsing dan cantik.

1. Pilihlah Dress Wanita dengan Potongan V-Neck

Untuk memberikan kesan langsing, Anda dapat memilih dress dengan bagian leher berbentuk V (V-Neck). Untuk menciptakan kesan agar tubuh tampak ramping, kenakan pakaian yang terlihat vertical. Dress v-neck akan menciptakan ilusi agar tubuh Anda tampak lebih langsing
2. Hindari Memakai Pakaian yang Terlalu Longgar

Biasanya wanita yang memiliki tubuh gemuk lebih memilih untuk mengenakan pakaian yang terlalu longgar. Mereka menganggap bahwa pakaian yang longgar dapat menutupi uukuran tubuh yang besar.

Namun, tahukah Anda bahwa sebenarnya pakaian yang terlalu longgar justru akan membuat tubuh semakin terlihat gemuk? Untuk itu, hindarilah memakai pakaian yang terlampau longgar untuk menyamarkan ukuran tubuh Anda. Namun, hindari pula memakai pakaian yang terlalu kecil. Karena akan membatasi ruang gerak Anda dan membuat Anda tidak nyaman. 

3. Pilihlah Dress Wanita dengan Panjang yang Tepat

Memakai dress merupakan salah satu solusi bagi wanita bertubuh gemuk untuk menutupi bentuk kaki yang kurang proporsional. Yang perlu diperhatikan adalah sebaiknya Anda memilih dress dengan panjang yang tepat. 

Usahakan memilih loose dress dengan panjang di atas lutut. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesan lebih tinggi dan langsing. Memilih dress yang terlalu panjang akan membuat Anda tampak lebih pendek. Selain itu, usahakan untuk memilih dress berbahan loose atau jatuh dan tidak terlalu lebar. 

4. Pilihlah Dress Wanita Berpotongan Sederhana

Untuk mendapatkan kesan tampilah tubuh yang terlihat lebih ramping, usahakan untuk memakai dress yang berpotongan simple dan sederhana. Selain itu, dress berpotongan simple akan membuat penampilan Anda tetap cantik dan menawan. 

Anda dapat memilih dress berpotongan sederhana yang polos dengan warna-warna pastel untuk menampilkan sisi lembut Anda. Selain itu, Anda juga bisa memilih dress bermotif. Pastikan untuk memilih motif yang berukuran kecil-kecil. Motif berukuran besar akan memberikan efek besar pula pada tubuh Anda. Dress dengan pattern garis-garis vertikal rapat juga dapat memberikan kesan tubuh yang ramping lho, ladies.

5. Pemilihan Warna Dress yang Tepat

Memiliki tubuh gemuk bukanlah sesuatu yang patut disesali. Selama ini, tubuh gemuk sering dipandang kurang menarik sehingga membuat para wanita merasa kurang percaya diri. Padahal, kenyataannya Anda tetap bisa tampil cantik dan menawan dengan tubuh gemuk Anda.

Salah satu tips memilih dress bagi wanita bertubuh gemuk adalah dengan memilih warna dress yang tepat. Para pemerhati fashion sering kali mengatakan bahwa wanita bertubuh gemuk sangat cocok memakai dress berwarna hitam. 

Selain hitam, Anda juga dapat memilih dress berwarna gelap lainnya, misalnya dark grey, dark silver, coklat tua, biru dongker, dan warna gelap lainnya. Dress berwarna gelap akan menyamarkan bayangan lipatan lemak di tubuh Anda yang sering membuat tidak percaya diri.

Nah, itulah beragam tips dalam memilih dress wanita bagi Anda pemilik tubuh gemuk. Semoga menginspirasi.

,

Daftar Lomba Blog Oktober 2017 (Update!)

Memang benar, hidup itu ibarat menyeberang jalan. Rasanya cepet banget, udah tiba di bulan Oktober aja. Tulisan bulan lalu masih bisa diitung dengan jari. Ah, dasar blogger pemalas!! (Sambil nunjuk diri sendiri).

Tapi ya mau gimana lagi, sejak Full Day Scholl, beta tak lagi punya banyak waktu untuk mencumbu tuts-tuts keyboard. Maafkan beta ya, Pak Pemerintah.. Maafkan juga ya, tuts-tuts keyboard.. Beta tak pandai mengatur waktu. Jadinya, banyak hal yang tak terselesaikan. Tapi tak apalah, asal tak lupa cara bikin posting aja.. hehee..

Kalau cuma cara bikin posting sih, insyaallah nggak lupa lah. Ini buktinya.. posting perdana di bulan Oktober, Lomba Blog Deadline Oktober 2017 spesial buat temen-temen pejuang deadline seantero penjuru tanah air di mana saja berada.

1. Skyscanner Blogging Competition
Blogging competition ini memperebutkan hadiah pada 5 kategori, yaitu Kategori Konten, Kategori SEO, Kategori Blogger Referral, Kategori Voter, dan Kategori Voter Referral. Hadiahnya berupa voucher untuk travelling total 33 Juta Rupiah. Deadlinenya sudah di depan mata, 2 Oktober 2017. Kalau mau ikuta, yuk segera daftar sekarang juga di sini.

2. Blog Competition Sentra Bisnis Fastpay
Blog competition ini dibagi dalam dua kategori: Seo dan Konten. Deadlinenya 14 Oktober 2017. Tema dan dan kata kuncinya adalah Toko Modern FASTPAY Solusi Belanja Online Tanpa Transfer. Hadiah Totalnya 10 Juta. Mau? Cus langsung ke TKP, klik di sini ya?

3. Blibli.com Blog Competition
Tema lomba blog ini adalah: Ceritakan bagaimana Laptop 2in1 akan cocok dengan gaya hidup kamu? Tiga pemenang terbaik masing-masing mendapatkan laptop senilai Rp 10,000. Bagi 50 pendaftar pertama yang sesuai syarat & ketentuan mendapatkan voucher Blibli.com Rp 50,000. Deadline 12 Oktober 2017. Tertarik? Klik saja di sini.

Oh ya, ini artikel saya untuk lomba ini, bantu komentarnya ya, Bro? 
Laptop 2in1, Gadget Spesial untuk Gaya Hidup Generasi Millennial

4. Daikin Blog Contest
Tema artikel untuk blog contest ini adalah Hanya Daikin pilihannya untuk AC nyaman dan Hemat Energi. Deadlinenya 24 Oktober 2017. Hadiah total 20 Juta loh. Ikut nggak? Kalau mau ikut, lihat S & K nya di sini.

5. Kompetisi Blog Idphotobook
Tema lomba blog ini adalah Cetak Foto di Idphotobook, Proses Paling Gampang Hasil Memuaskan. Deadlinenya 20 Oktober 2017. Hadiah totalnya 4,2 juta dan Voucher Belanja di Idphotobook. Info selengkapnya buka di sini.

6. Blog Competition Sobatku
Tema blog competition yang diselenggarakan Sobatku bekerjasama dengan BP Network ini adalah Keuntungan menggunakan Sobatku - Nabung untung dengan program undian berhadiah ratusan milyar di Sobatku. Hadiah totalnya saldo Sobatku 10 Juta. Deadlinenya 24 Oktober 2017. Kalau mau ikutan, cek infonya di sini ya?

7. Kompetisi Blog Hari Ayam dan Telur Nasional
Tema kompetisi blog yang dgelar oleh Panitia HATN bersama CevaAnimal Health Indonesia dan Trouw Nutrition Indonesia adalah Mau Sehat & Cerdas? Yuk Makan Ayam dan Telur. Deadlinenya 5 Oktober 2017. Hadiahnya paket telur gratis selama tiga bulan, handphone, puluhan hadiah hiburan lainnya. Yuk, daftar tulisanmu di sini.

8.  Writing Competition ASUS VivoBook Surprise 2017
Tema lomba menulis ini adalah Ulasan ASUS VivoBook Flip S S510. Deadlinenya 11 Oktober 2017. Hadiahnya 5 unit VivoBook S untuk 5 artikel terbaik. Pingin nggak? Pastinya ya? Okey, langsung aja, lihat S & K nya di sini.

9. Lomba Menulis Artikel Kuliner Magelang
Udah tau tentang Magelang? Candi Borobudur itu loh. Pasti udah pernah ke sana kan? Pernah icip-icip kulinernya? Yuk, ditulis dan diikutsertakan dalam lomba menulis ini. Deadlinenya 15 Oktober 2017. Hadiah totalnya jutaan rupiah. Info lengkapnya di sini ya?

10. Lomba Blog Pesona Kabupaten Semarang 2017
Diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang, dengan media partner Semarang Coret mengangkat tema Pesona Kabupaten Semarang, baik wisata, budaya, kuliner, dll. Terbuka untuk kategori pelajar dan umum. Hadiah totalnya 13,5 Juta. Deadlinenya 31 Oktober 2017. Info lengkap di sini.

11. Kompetisi Menulis #BeautifyingIndonesia
Cinta akan keindahan Indonesia? Yuk, ikutan kompetisi menulis yang diselenggarakan oleh Martha Tilaar Group bersama IWasHere Networks. Cukup dengan menceritakan cantiknya Indonesia dari kacamatamu. Deadlinenya 4 Oktober 2017. Hadiahnya Voucher Tiket Pesawat senilai 6,5 juta rupiah untuk 3 orang pemenang. Mau? Cek infonya di sini.

12. Kompetisi Menulis Kabar Baik
Kompetisi menulis edisi ke-3 dari GNFI ini, temanya adalah Warna-Warni Budaya Nusantara. Deadlinenya 8 Oktober 2017. Hadiahnya uang tunai dan merchandise GNFI untuk 3 orang pemenang. Info lengkap lihat di sini.

13. Blogging Competition Resep Favorit Keluarga
Blog competition yang diselenggarakan oleh  Jatengnyamleng.com ini bertemakan Resep Favorit Keluarga. Deadlinenya 20 Oktober 2017. Hadiahnya berupa paket buku bacaan dan voucher penerbitan indie senilai jutaan rupiah. Tertarik mengikuti? Silakan klik di sini.

14. Lomba Blog Weekend Escape
Suka liburan? Yuk, kirim cerita mengenai pengalaman liburan seru kamu di Indonesia sebelum 31 Oktober 2017. Hadiahnya berupa Liburan ke Labuan Bajo 3 hari 2 malam tanggal 24-27 November 2017 dan akan diliput oleh tim My Trip My Adventure. Wohooo, masuk tipi!! Nggak percaya? Cek aja di sini.

15. Blog Competition JadiPergi
Tema blog competition ini adalah Kemudahan Memilih Paket Wisata Online di JadiPergi.com. Deadlinenya 14 Oktober 2017. Hadiahnya Laptop, Smartphone, Action Camera, dan Voucher JadiPergi. 30 Peserta pertama juga akan mendapatkan gratis voucher JadiPergi Senilai 100 Ribu. Asseek.. Cek infinya di sini ya?

16. CNI Blog Competition
Tema lomba blog ini adalah Peluang Bisnis CNI dengan I-Plan yang Menguntungkan. Deadline 18 Oktober 2017. Hadiahnya uang tunai dan produk menarik dari CNI. Info selengkapnya lihat di sini.

17. Kompasiana Blog Competition Maybank
Tema kompetisi blog dari Kompasiana ini, temanya adalah Pilih Sendiri Cara Wujudkan Hunian Idamanmu. Deadlinenya 18 Oktober 2017. Hadiah total 9 Juta rupiah. Info selengkapnya bisa dicek di sini.

18. Kompasiana Blog Competition Pertamina
Masih dari Kompasiana, kali ini temanya adalah Potensi Sumber Energi Baru dan Terbarukan di Sekitar Kita. Deadlinenya 6 Oktober 2017. Hadiah total 15 Juta rupiah. Jika mau ikutan, bisa baca S & K nya di sini.

19. Kompetisi Blog Samsung #TheProInYou
Temanya adalah Be The Pro Bersama Samsung Galaxy C9 Pro. Hadiahnya Handphone Samsung Galaxy C9 Pro dan Voucher MAP Jutaan rupiah. Deadlinenya sebentar lagi, 5 Oktober 2017. Makanya, yuk, buruan daftar di sini.

20. Lomba Menulis Youthmanual
Campaign yang diselenggarakan oleh CIMB Niaga bekerjasama dengan Youthmanual ini temnya adalah tentang Impian-impian yang Warbiyasak. Deadlinenya 11 Oktober 2017. Hadiahnya 3 (tiga) unit laptop Acer Aspire untuk 3 (tiga) orang yang super kreatif dalam menuliskan mimpinya. Cara ikutan lihat di sini.

21. Blog Competition LPSK
Tema blog competition yang diselenggarakan oleh LPSK ini Diam Bukan Pilihan. Hadiah totalnya 18 Juta rupiah. Deadlinenya 31 Oktober 2017. Mantab kan? Info lengkap cek di sini.

22. Kontes SEO The Watch Co.
Kata kunci yang diperlombakan adalah bangga menggunakan jam tangan original. Total Hadiah Rp. 17.750.000,- Deadlinenya 31 Oktober 2017. Info lengkap, silakan cek di sini.

23. Lomba Menulis Okeynotes.Com
Tema lomba menulis ini adalah Majulah Pariwisata Indonesia. Subtemanya bisa memilih: Wisata Alam/Flora dan Fauna, Wisata Kuliner, atau Wisata  Benda Purba kala/Museum Benda-benda Peninggalan. Hadiah total puluhan juta rupiah. Deadlinenya 15 Oktober 2017. Jika tertarik, bisa ikutan di sini.

24. Lomba Menulis Pandu.id
Jenis tulisan yang diharapkan adalah berupa Feature Perjalanan Petualangan/Wisata. Deadlinenya 24 Oktober 2017. Hadiah total 5 Juta rupiah. Tiap tulisan yang lolos penjurian tahap I juga akan mendapatkan uang tunai @ Rp100.000. Pingin ikutan? Bisa cek info lengkapnya di sini.

25. Kontes Menulis Cerita Journesia
Tema kontes menulis ini adalah tentang cerita perjalanan "Proud Indonesia". Deadlinenya 7 Oktober 2017. Hadiah total 7,2 Jura rupiah. Cek info lengkap di sini.

Okey, sementara itu dulu ya, Pren? Udah lumayan banyak kan? Besuk kalau ada info lagi, akan saya tambah lagi. Kalau sempet.. hihihi.. Maklum, akhir-akhir ini agak terjangkiti virus M :-) Selamat berkompetisi ya? Semoga beruntung!! Do'aku untuk kalian semua...




,

Laptop 2in1, Gadget Spesial untuk Gaya Hidup Generasi Millennial

Unik dan spesial. Itulah dua kata yang paling pas untuk menggambarkan sisi kehidupan saya sebagai bagian dari generasi millennial. Ya, saya adalah satu di antara 80-an juta lebih penduduk Indonesia yang masuk dalam kategori generasi millennial, generasi yang terlahir ke dunia nan indah permai ini pada kisaran tahun 1980 hingga tahun 2000-an.
Sebagai bagian dari generasi millennial, saya memang memiliki kehidupan yang benar-benar berbeda, yang jarang atau bahkan tidak dimiliki oleh generasi sebelumnya. Dalam hal apapun, termasuk gaya hidup. Nah, penasaran kan, bagaimana gaya hidup saya sebagai bagian dari generasi millennial? Ini dia 5 gaya hidup generasi millennial.
Bagi kaum millennial, termasuk saya, media sosial adalah satu hal yang sangat penting dalam kehidupan. Bahkan banyak di antaranya yang berkeyakinan bahwa memiliki akun di media sosial itu hukumnya tidak hanya sunnah muakkad* saja, melainkan wajib ‘ain*. Terlalu lebay nggak sih
Tapi, begitulah faktanya. Siapa saja yang masuk dalam generasi ini, memang cenderung lebih aktif dan banyak berinteraksi dengan orang lain melalui media sosial. Entah itu Facebook, Twitter, Instagram, LinkedIn, Youtube, WhattsApp, BBM, dan lain sebagainya. Maka tidaklah mengherankan, jika pengguna media-media sosial tersebut didominasi oleh generasi millennial. Tak hanya mendominasi, kaum millennial ternyata juga sangat aktif loh di berbagai media sosial yang ada.
Hobby traveling alias jalan-jalan tersebut muncul karena sebagian besar generasi millennial semacam saya ini, cenderung memiliki sifat mudah bosan dan suka pada berbagai tantangan. Selain itu, para millennial juga memiliki mental fear of missing out, tidak ingin ketinggalan dari hal-hal yang bersifat baru.
Sebuah kiriman dibagikan oleh www.kangmasroer.com (@kangmasroer) pada

Maka jangan heran, jika setiap mengetahui ada tempat baru yang instagrammable, hasrat saya untuk mengunjunginya selalu menggebu-gebu. Ingin rasanya saya segera berpetualang ke sana, ber-selfie dan ber-wefie ria, kemudian mengupload foto-fotonya di Instagram dengan caption “kapan kamu ke sini?”. Setelah itu, biar kekinian seperti para travel blogger yang kece badai, kisah perjalanannya pun segera dituangkan dalam sebuah posting blog.
Generasi millennial memang sangat identik dengan kehidupan yang serba modern dan praktis, termasuk dalam aktifitas ekonominya. Satu contoh saja, dalam membeli barang. Sebagai generasi millennial tulen, saya lebih suka membeli barang secara online dibanding secara offline. Lebih praktis dan mudah, karena bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Untuk urusan pembayaran, serahkan saja pada kartu debit, kartu kredit, ataupun internet banking. Mudah dan praktis.
Tak hanya belanja barang yang dilakukan secara online, generasi millennial juga lebih suka memesan layanan jasa secara online. Mulai dari pesan ojek, sewa mobil, pesan tiket kereta dan pesawat, hingga pesan kamar hotel juga dilakukan secara online. Semua dilakukan hanya dengan sentuhan jari-jari saja. Cukup dengan buka gadget, cari apa saja yang diinginkan, kemudian lakukan pembayaran. Dan bim salabim, semua urusan pun selesai. Yeay!
Majalah Times memang pernah menyebutkan bahwa generasi millennial itu tumbuh ke arah yang lebih buruk dari generasi sebelumnya. Katanya, kaum millennial itu penggila gadget yang cenderung narsis, egois, konsumtif, malas dan manja. Menurut saya, fakta ini tidaklah bisa digeneralisasikan bagi semua generasi millennial yang ada. Karena, keberadaan gadget bagi generasi apapun, pada dasarnya memang ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi berdampak positif, di sisi lainnya berdampak negatif.
Maka sebaliknya, bagi saya, kaum millennial itu adalah generasi yang seharusnya cenderung lebih produktif. Logika sederhananya, dengan teknologi gadget yang tak terpisahkan dalam semua segi kehidupannya, kaum millennial dapat menghemat lebih banyak waktu. Nah, dengan menghemat banyak waktu, maka akan lebih banyak pula hal-hal yang berdampak positif lain yang bisa dilakukan. Misalnya saja, mengejar passion menulis sebagaimana yang saya lakukan saat ini.
Secara umum, gaya hidup kaum millennial itu tak jauh-jauh dari makhluk yang bernama gadget dan internet. Baginya, gadget dan internet adalah adalah dua hal terpenting yang harus mendampinginya di manapun ia berada. Ibarat pepatah, “bagai beliung dan asahan”, keberadaan keduanya seolah menjadi satu hal yang tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari.
Apapun profesi kesehariannya, generasi millennial akan selalu menjadikan gadget dan internet sebagai teman setianya setiap saat. Bahkan jika harus menjalani profesi sebagai seorang pendidik seperti saya. Saya berpendapat, jika seorang pendidik dari generasi sebelumnya berperan sebagai pusat belajar, maka pendidik dari generasi millennial berfungsi fasilitator yang tugasnya memfasilitasi siswa-siswinya untuk belajar.

Sebagai pendidik yang masuk dalam bagian kaum millennial, saya meyakini bahwa guru bukanlah satu-satunya sumber belajar. Sehingga, proses pembelajaran hingga evaluasi yang saya lakukan bersama dengan anak-anak lebih banyak memanfaatkan media gadget dan internet. Kini, gadget dan internet tak ubahnya seperti sebuah perpustakaan besar, yang memiliki koleksi jutaan bahkan milyaran informasi untuk pembelajaran.

Nah, begitulah gambaran gaya hidup saya sebagai bagian dari generasi millennial. Benar-benar spesial kan?

Karena gaya hidupnya yang spesial, maka generasi millennial juga dituntut untuk menggunakan gadget spesial yang berbeda dari yang dimiliki oleh generasi pendahulunya. Dan menurut saya, gadget spesial yang paling cocok untuk menemani gaya hidup kaum millennial adalah laptop 2in1, laptop yang menggabungkan fitur laptop dan tablet.

Dengan laptop 2in1, maka sudah pasti berjejaring sosial di dunia maya, traveling, belanja online, dan sejumlah hal produktif lainnya dapat dilakukan hanya dengan satu gadget saja. Lebih hemat, lebih fleksibel, dan lebih praktis! Maka tidaklah berlebihan, jika laptop 2in1 ini menjadi gadget spesial impian saya dalam waktu dekat ini.
Oh ya, laptop 2in1 atau yang sering disebut laptop hybrid ini, secara umum bisa dibedakan menjadi dua tipe, yaitu Detachable dan Convertible. Detachable adalah tipe laptop 2in1 yang layarnya bisa dilepas dari keyboardnya, sehingga berfungsi sebagai tablet. Sedangkan Convertible adalah tipe laptop 2in1 yang layarnya bisa dibalik atau diputar, sehingga berbentuk tablet. Kedua tipe laptop 2in1 ini mempunyai nilai plus tersendiri, sehingga kita bisa memilih mana yang terbaik di antara keduanya sesuai dengan kebutuhan kita masing-masing.
Nah, untuk mewujudkan impian memiliki laptop 2in1 ini, beberapa hari yang lalu saya mulai browsing di blibli.com. Kenapa di blibli.com? Bagi saya, blibli.com adalah tempat spesial untuk mendapatkan gadget yang spesial. Karena selain menawarkan cicilan 0%, gratis pengiriman, beragam cara pembayaran, blibli.com juga menawarkan berbagai promo dan diskon menarik saat kita melakukan pembelian gadget impian.
Lebih dari pada itu, blibli.com juga menyediakan laptop intel 2in1 terbaik dari berbagai tipe, merk, dan model. Ada ASUS Transformer Book T100HA-FU014T Gray Notebook, HP X2 Slate Book 10-H0007 Hitam Tablet, HP X360 11-N028TU Merah Smart PC, hingga Lenovo Yoga 300 Putih Laptop 2 in1. Dan masih banyak lagi. Semua brand tersebut menggunakan prosesor intel dalam notebook dan laptop 2in1-nya. Sehingga benar-benar terjamin kualitasnya. Spesialnya lagi, semua notebook dan laptop 2in1 di katalog blibli.com, ditawarkan dengan harga yang murah. So, bagi generasi millennial, tidak ada alasan lagi ya untuk tidak segera beralih kepada gadget spesial, yaitu laptop 2in1.

***
*Glosarium:
Sunnah muakkad: sangat dianjurkan
Wajib 'ain: keharusan pribadi atau individu yang tak bisa diwakilkan
**Referensi data:
http://sp2010.bps.go.id/
http://time.com/247/millennials-the-me-me-me-generation/
https://www.blibli.com/
https://www.intel.co.id/



,

Sejumput Harapan dari Tepi Rel Kereta

Terlahir di sebuah rumah yang hanya berjarak 10 meter dari rel kereta, menjadikan kereta api bukanlah sesuatu yang asing bagi saya. Ibarat pepatah “bagai beliung dengan asahan”, sejak saya kecil, keberadaan kereta api seolah menjadi hal yang tak terpisahkan dalam kehidupan. Kala itu, kedatangannya sering kali memberi hiburan tersendiri bagi kami, anak-anak yang tinggal tak jauh dari jalur rel kereta. Kencangnya suara klakson, sudah menjadi hal yang biasa. Bahkan gemerisik lajunya pun sudah menjadi musik pengantar tidur sehari-hari.

Kereta api, alat transportasi ini memang banyak dijadikan sebagai pilihan masyarakat Indonesia untuk melakukan perjalanan. Khususnya, masyarakat di Pulau Jawa dan Sumatera, karena di kedua pulau inilah jalur kereta api terpasang. Namun, membicarakan perkeretaapian Indonesia tak hanya sekadar berbicara tentang panjangnya jalur rel kereta semata. Lebih dari itu, membahas tentang perkeretaapian Indonesia ibarat mengisahkan sebuah perjalanan yang panjang. Sepanjang sejarah perjalanan bangsa Indonesia sejak dulu hingga kini. Dan bersyukur, saya menjadi sepenggal bagian kecil dari saksi perkembangan perkeretaapian di Indonesia dari masa ke masa.

Wajah Kereta Api Dulu hingga Kini

Penuh dan sesak. Mungkin, dua kata itulah yang paling tepat untuk menggambarkan wajah kereta api 18 tahun yang lalu, saat pertama kali saya menaikinya. Tepatnya, ketika saya lulus SMP dan memutuskan untuk melanjutkan pendidikan di Kota Malang, Jawa Timur. Sejak saat itu hingga lulus kuliah di tahun 2007, kereta api nyaris menjadi moda transportasi utama bagi saya. Sehingga tak terhitung sudah berapa kali saya naik kereta. Mulai Matarmaja, Logawa, Purbaya, Gaya Baru Malam, Dhoho, hingga Penataran, semua sudah pernah saya naiki.

Selama sewindu itu, bagi saya, kondisi kereta api tidaklah jauh berbeda. Hampir setiap perjalanan Kutoarjo ke Malang dan sebaliknya, gerbong kereta selalu penuh dan sesak. Jangankan mendapat tempat duduk, bisa berdiri di sambungan atau di balik pintu kereta pun, sudah menjadi hal yang patut untuk disyukuri. Belum lagi saat musim lebaran tiba, maka akan sering kita jumpai banyaknya penumpang yang bergelantungan di pintu-pintu kereta.Tak hanya penuh dan sesak, pada masa-masa itu, kereta api juga jauh dari kata nyaman. Bayangkan saja, hampir setiap saat para pedagang asongan lalu lalang di sepanjang gerbong kereta untuk menawarkan dagangannya. Suara mereka beradu keras dengan para pengamen yang entah menyanyikan lagu apa. Belum lagi keberadaan pencopet yang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, sebagaimana yang pernah saya temui saat melakukan perjalanan dari Malang ke Surabaya.

Pada kurun waktu itu juga, peron stasiun tak ubahnya seperti sebuah pasar bebas. Semua pedagang dengan leluasa bisa menggelar dagangannya di mana saja. Hal ini terjadi, tak lain karena para asongan dan pengantar penumpang diperbolehkan masuk ke peron, berbaur dengan para penumpang yang menunggu kereta datang. Untuk membeli tiket, calon penumpang juga harus melakukan antrean panjang, layaknya antrean sembako di pasar murah. Bahkan tak sedikit kita temui calo-calo yang bergentayangan di area stasiun dan sekitarnya. Cukup memprihatinkan.

Tetapi, lain dulu lain sekarang. Saat ini, wajah kereta api sudah banyak berubah. Setidaknya terlihat dari perjalanan jarak jauh yang saya lakukan dengan kereta api dua-tiga tahun yang lalu, ke Jombang dan Purwokerto. Dua perjalanan itu menjadi bukti, bahwa layanan kereta api sudah banyak mengalami peningkatan. Pemandangan penumpang yang berdesak-desakan di dalam kereta api, sudah tidak nampak lagi. Di stasiun dan gerbong kereta, juga sudah tidak kita temui lagi pedagang asongan dan pengamen jalanan. Wajah gerbong kereta dan stasiun benar-benar bersih, rapi, dan lebih nyaman dari sebelumnya.
Menunggu Prambanan Ekspres

Tak berhenti di situ saja. Di tengah perkembangan era digital yang begitu pesat ini, PT. KAI ternyata juga berhasil menjawab tantangan zaman. Sebagai contoh, jika dulu kita harus mendapatkan tiket dengan jalan mengantre, maka saat ini tiket bisa dipesan melalui reservasi secara online. Semakin praktis dan memudahkan para penumpang tentunya. Di era keterbukaan ini, PT. KAI juga mengeluarkan Maklumat Pelayanan Informasi Publik bagi masyarakat, sebagai bentuk partisipasinya dalam pelaksanaan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Atas dasar berbagai peningkatan dan perbaikan kualitas itulah, maka sampai dengan hari ini, saya pun masih setia menggunakan kereta api sebagai sarana transportasi utama untuk pulang-pergi dari dan ke kampung halaman. Ramahnya biaya, bebas macet, dan kenyamanan sudah pasti menjadi tiga di antara beberapa alasan saya untuk tetap menggunakan jasa transportasi ini.

Sejumput Harapan di Masa Mendatang

Pada tahun 2017 ini, usia Kereta Api Indonesia telah menginjak di angka 72. Usia yang sudah tidak muda lagi tentunya. Mengingat selama 72 tahun kiprah PT. KAI di dunia perkeretaapian Indonesia, sudah banyak sekali perubahan yang dilakukannya ke arah yang lebih baik. Dan bagi saya sendiri, angka 72 itu mengandung banyak makna sekaligus pengharapan bagi perkeretaapian Indonesia di masa mendatang. Apa saja?

Pertama, angka 72 adalah jumlah stupa di Candi Borobudur. Menurut para ahli sejarah, pembuatan stupa sejumlah 72 itu, bukanlah tanpa alasan. Melainkan, ada tujuan tertentu di baliknya. Konon, menurut masyarakat Jawa pada masa itu, dibangunnya 72 stupa ini dimaksudkan sebagai penanda awal musim atau waktu tertentu. Layaknya 72 stupa sebagai penanda awal musim baru, seluruh masyarakat Indonesia, termasuk saya, tentu sangat berharap agar HUT ke-72 PT. KAI ini, bisa menjadi momentum bagi PT. KAI untuk selalu memperbaharui mutu pelayanannya.

Usia 72 memang bukan usia muda, tapi tidaklah semestinya jika PT. KAI menampilkan sosok wajah layaknya manusia di usia senja. Sehingga sudah seharusnya PT. KAI selalu berkomitmen untuk meremajakan dirinya, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Untuk meremajakan diri di usia senja, banyak hal yang bisa ditempuh. Mulai dengan menumbuh kembangkan gagasan baru, melakukan tindakan perbaikan yang berkelanjutan, hingga menciptakan lingkungan yang kondusif untuk berkreasi, sehingga memberikan nilai tambah bagi stakeholder yang ada.
Tiba di Stasiun Maguwo Yogyakarta

Kedua, 72 adalah nomor urutan atom Hafnium (Hf) dalam tabel periodik. Hafnium merupakan salah satu unsur kimia yang tergolong dalam kategori logam grup 4. Pada dasarnya, Hafnium ini menghasilkan lapisan pelindung yang kuat dan memiliki sifat ketahanan korosi yang tinggi terhadap udara. Jika dikaitkan dengan angka 72 tahun kiprah perkeretaapian Indonesia, maka harapan seluruh masyarakat Indonesia adalah agar PT. KAI menjadi BUMN yang semakin kuat dalam hal profitabilitasnya, sehingga dapat memberikan kontribusi optimal bagi negara di masa yang akan datang.

Dan ketiga, 72 adalah suhu maksimal ruangan yang baik dalam skala Fahrenheit menurut Shalini Paruthi, pembicara dari American Academy of Sleep Medicine. Menurutnya, dalam suhu tersebut, seseorang akan dapat merasakan tidur dengan nyaman. Maka tidaklah berlebihan jika pada peringatan Hari Kereta Api ke-72 ini, saya dan pelanggan kereta api lainnya sangat berharap agar PT. KAI selalu meningkatkan pelayanan primanya di masa yang akan datang.

Memang, kiprah PT. KAI untuk perkeretaapian Indonesia selama ini sudah cukup membanggakan. Namun, tak bisa dipungkiri, masih banyak pekerjaan rumah yang masih harus diperbaiki. Sebagai satu gambaran saja, pada KA. Prameks atau Prambanan Ekspress. Kereta lokal yang menghubungkan Kutoarjo, Yogyakarta, dan Solo Balapan ini kerap saya gunakan untuk mudik dari Prambanan ke kampung halaman. Paling tidak selama 7 tahun terakhir ini, sejak saya merantau ke Prambanan, Klaten.

Adapun kendalanya adalah berkaitan dengan masalah tiket. Sering kali, saat akan membeli tiket kereta Prameks ini, banyak calon penumpang yang kecewa karena kehabisan tiket. Dan saya rasa, kendala ini juga dirasakan oleh banyak calon penumpang kereta yang lain. Oleh karena itu, sejumput harapan saya dalam waktu dekat ini adalah agar PT. KAI dapat menganalisa kembali jumlah kebutuhan penumpang yang ada. Untuk kemudian mengambil kebijakan baru yang bisa bermanfaat langsung bagi masyarakat. Entah itu dengan menambah gerbong dalam rangkaian kereta, menambah waktu keberangkatan, dan lain sebagainya. Sehingga, slogan KAI “Anda adalah prioritas kami” benar-benar dapat diwujudkan.

Dirgahayu Kereta Api ke-72 Tahun! Semoga menjadi moda transportasi yang semakin melekat di hati masyarakat.

  • Daftar Lomba Blog
  • Kurikulum 2013
  • Lomba Blog
  •