Do'a Serah Terima Peserta Didik Baru


اعوذ بالله من الشيطان الرجيم. بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد سيد الاولين والاخرين وسلم ورضي الله تعالى عن اصحاب رسول الله اجمعين
حمدا شاكرين حمدا ناعمين حمدا يوافى نعمه ويكافئ مزيدة. يا ربنا لك الحمد كما ينبغى لجلال وجهك الكريم وعظيم سلطانك

Ya Allah, Ya Tuhan kami,
Kami yang berkumpul di tempat ini, dengan kerendahan hati, memanjatkan puja dan puji syukur atas nikmat-Mu yang tak terhingga, yang telah Engkau limpahkan kepada kami.

Ya Allah Ya Rahman, Tuhan Yang Maha Pengasih,
Baru saja kami melaksanakan  serah terima peserta didik baru dari orang tua kepada SMAN 1 Prambanan Klaten. Jadikan acara ini sebagai awal baru bagi persaudaraan kami di hari-hari mendatang. Satukanlah hati kami, serta padukanlah langkah kami dalam rangka mewujudkan cita-cita bersama, yakni SMAN 1 Prambanan yang berprestasi unggul, berbudaya dan beretika lingkungan, berakar  pada budaya bangsa Indonesia.

Ya Allah Yang Hakim, Tuhan Yang Maha Bijaksana,
Jadikanlah kami orang tua dan guru yang ikhlas mendidik dan membimbing anak-anak didik kami. Karunikanlah kepada kami kemampuan untuk menjadikan mereka anak-anak yang sholeh dan sholehah, yang kelak menjadi insan yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa.  Jadikan setiap anak kami menjadi mutiara-mutiara tasbih pengabdian kami kepada-Mu. Dan jadikan usaha-usaha yang kami lakukan untuk mereka menjadi bentangan sajadah kami di jalan-Mu.

Ya Allah Ya Wahhab, Tuhan Yang Maha Pemberi,
Anugerahkan kepada para peserta didik baru SMA Negeri 1 Prambanan, kekuatan dan ketabahan ketika mereka menghadapi hambatan dan cobaan. Mudahkanlah langkah mereka, luruskanlah jalan mereka dan lapangkanlah kehidupan ini bagi mereka. Jadikan mereka insan yang berakhlak mulia, cerdas intelektual dan santun perilakunya.

Ya Allah Ya Ghoffar, Tuhan Yang Pengampun,
Ampunilah semua dosa kami, dosa-dosa ibu bapak kami, guru-guru kami, para pemimpin dan pendahulu kami.

ربناآتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار , سبحان ربك رب العزة عما يصفون وسلام على الرسلين والحمد لله رب العالمين


,

Semangat Beribadah dengan Meyakini Hari Akhir

Perlukah bukti tentang adanya hari akhir? Kehidupan sesudah mati pasti adanya. Bukankah makhluk yang termulia adalah makhluk yang berjiwa? Bukankah yang termulia di antara mereka adalah yang memiliki kehendak dan kebebasan memilih? Kemudian yang termulia dari kelompok ini adalah yang mampu melihat jauh ke depan, serta mempertimbangkan dampak kehendak dan pilihan-pilihannya.

Demikian logika kita berkata. Dari sini pula jiwa manusia memulai pertanyaan-pertanyaan baru. Sudahkah manusia melihat dan merasakan akibat perbuatanperbuatan mereka yang didasarkan oleh kehendak dan pilihan mereka itu? Sudahkah yang berbuat baik memetik buah perbuatannya? Sudahkah yang berbuat jahat menerima nista kejahatannya? Jelas tidak, atau belum, bahkan alangkah banyak manusia-manusia baik yang teraniaya, dan sementara banyak pula orang-orang jahat yang menikmati gemerlap dunia.

Karena itu, demi tegaknya keadilan, harus ada satu kehidupan baru ketika semua pihak akan memperoleh secara adil dan sempurna hasil-hasil perbuatan yang didasarkan atas pilihan masing-masing. Itu sebabnya al-Qur’an menamai hidup di akhirat sebagai al-hayat yang berarti “hidup yang sempurna” dan kematian dinamainya wafat yang arti harfiahnya adalah “kesempurnaan.”

Banyak ayat al-Qur’an yang menjelaskan hakikat di atas, antara lain Q.S Táhá/20:15

“Sesungguhnya saat (hari kiamat) akan datang. Aku dengan sengaja merahasiakan (waktu)-nya. Agar setiap jiwa diberi balasan (dan ganjaran) sesuai hasil usahanya”.(Q.S. Taha/20:15).

“Ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi.” (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)” ( Q.S. al-A’raf/7:172)

Cermati pemikiran dan karya Amru Khalid dalam buku Revolusi Diri berikut ini, kemudian beri tanggapan kritis terkait dengan tema!

Gempa Yang Menjadi Rahmat

Suatu hari Anas mengunjungi Aisyah. ”Terangkan kepadaku tentang gempa? Tanyanya. Gempa terjadi bila maksiat merajalela, perzinaan, minuman keras, dan dosa-dosa besar dianggap biasa. Allah pun memerintahkan, Timpakan gempa kepada mereka”, jelas Aisyah. Apakah ia merupakan azab? Tanyanya lagi. “Tidak! Ia rahmat dan peringatan bagi kaum muslimin, sementara bagi mereka yang kafir, itu adalah azab dan siksa!”, tegas Aisyah.

Rasulullah saw. bersabda; “Kalian harus mewaspadai dosa-dosa kecil, kelak ia akan menumpuk dan membinasakan kalian” (H.R.Ahmad)

Anas bin Malik berkata,”Kalian telah banyak melakukan dosa kecil, yang di masa Rasulullah itu merupakan dosa besar yang bisa mengahancurkan”

Allah Swt. berfirman dalam Q.S. an-Nur/24:15: "(ingatlah) di waktu kamu menerima berita bohong itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia di sisi Allah adalah besar”.

Bila ini terjadi dua puluh tahun sepeninggal Rasulullah saw., bagaimana dengan lima belas abad sesudahnya atau saat sekarang?
Kalian harus melakukan perubahan pada diri kalian masing-masing. Pertolongan tidak datang begitu saja dari langit. Inilah hukum yang telah Allah Swt. Janjikan kepada setiap manusia dan merupakan sunnatullah.

A. Memahami Makna Beriman kepada Hari Akhir

Hari Akhir menurut bahasa artinya “Hari Penghabisan” (Q.S. al-Baqarah/2:177), juga disebut “Hari Pembalasan” (Q.S. al-Fatiha h/1:4). Sedangkan menurut istilah, Hari Akhir adalah hari mulai hancurnya alam semesta berikut isinya dan berakhirnya kehidupan semua makhluk Allah Swt. Hari Akhir juga disebut hari Kiamat, yaitu hari penegakan hukum Allah Swt. yang seadil-adilnya (Q.S. al-Mumtahanah/60:3).

Kebenaran akan datangnya Hari Akhir dapat ditemukan melalui kajian ayat-ayat al-Qur’an , ilmu pengetahuan, dan panca indera. Melalui kajian akan kebenaran adanya Hari Akhir, kalian dapat menghayati akan nilai-nilai keimanan kepada Hari Akhir. Berikut disajikan informasi terkait dengan Hari Akhir menurut ketiga sudut pandang tersebut. Mari kalian pelajari bersama!

1. Hari Akhir Menurut al-Qur’an

Hari Akhir atau Hari Kiamat menurut al-Qur’andapat dibagi menjadi dua:

a. Kiamat Sugra (kecil)
Kiamat Sugra adalah peristiwa datangnya kematian bagi semua makhluk termasuk manusia yang bersifat lokal dan individu. Firman Allah Swt. dalam Q.S. Ali Imran/3:185:
Artinya: “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. dan Sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, Maka sungguh ia telah beruntung. kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan”.

Sebelum terjadi hari kiamat, mereka yang telah mati mengalami proses awal kehidupan akhirat yang disebut alam barzakh (Q.S. ar-Rμm/30:55-56). Barzakh adalah alam yang menjadi batas antara alam dunia dan alam akhirat. Pada masa itu roh manusia sudah menyadari akan kebenaran janji Allah Swt. (Q.S. al-Mu’minμn/23:99-100), bahkan kepada mereka yang jahat sudah diperlihatkan neraka dan siksa (Q.S. al-Mu’min/40:45-46).

Peristiwa-peristiwa yang harus diimani yang akan terjadi sesudah mati antara lain:

1) Fitnah kubur: yaitu beragam pertanyaan yang diajukan kepada orang yang meninggal tentang Tuhannya, agamanya, nabinya, imannya, dan kiblatnya.
2) Siksa dan nikmat kubur: siksa kubur diperuntukkan bagi orang yang zalim, munafik, kafir dan musyrik (Q.S. al-An’ām/6:93, Q.S. al-Mu’min/40:46, Q.S. Fu¡¡ilat/41:30, Q.S. al-Ahqāf/46:83-89). “Nikmat kubur diperuntukkan bagi orang yang baik amal ibadahnya di dunia” (Q.S. Ali 'Imran/3:169-170 dan Q.S. al-Baqarah/2:154).

b. Kiamat Kubra (besar)
Peristiwa berakhirnya seluruh kehidupan makhluk dan hancur leburnya alam semesta secara total dan serentak. Proses terjadinya hari kiamat tersebut dijelaskan oleh Allah Swt. dalam banyak ayat, di antaranya dalam Q.S. at-Takwír/81:1-3:
Artinya: “Apabila matahari digulung, apabila bintang-bintang berjatuhan, dan apabila gunung-gunung dihancurkan”

Dalam Q.S. az-Zalzalah/99:1-5 dijelaskan peristiwa terjadinya kiamat dimulai dengan datangnya gempa yang sangat dahsyat. Dalam Q.S. al-Qari’ah/101:1-5 dijelaskan keadaan manusia bagaikan anai-anai yang bertebaran dan gunung-gunung bagai bulu yang dihamburhamburkan.

Berdasarkan ayat-ayat tersebut, peristiwa kiamat merupakan kejadian yang sangat hebat, yaitu tatkala Malaikat Israfil meniup sangkakala. Kemudian bumi diangkat, gunung-gunung dibenturkan dan terjadilah kerusakan hebat. Langit pecah bergelegar, benda-benda bumi pun bertebaran laksana kabut. Sementara manusia akan kacau balau kebingungan hanya Allah Swt. saja yang Maha Kekal.

2. Hari Kiamat Menurut Ilmu Pengetahuan

a. Menurut Geologi
Bumi terjadi dari gas yang berputar (chaos catastrope). Setelah diam gas itu menjadi dingin, maka gas yang berat mengendap ke bawah, yang ringan berada di atas. Melalui proses evolusi yang lama sekali, gas bagian luar mengeras menjadi batu, kerikil, pasir, dan sebagainya, sedangkan bagian tengah masih panas. Zat panas bercampur lava, lahar, batu, dan pasir panas. Bumi beredar karena adanya daya tarik matahari terhadap bumi berkurang. Akibatnya bumi akan bergeser dari matahari sehingga putaran bumi semakin cepat dan akan mengalami nasib seperti meteor (menyala/hancur).

b. Menurut Teori Fisika
Letak matahari kira-kira 150 juta km jauhnya dari bumi, namun sinar matahari sampai ke bumi selama 8 menit 20 detik. Garis tengah matahari = 1,4 juta km, dan luas permukaannya 616 x 1010 km = 622160 km. Menurut ahli fisika energi matahari dipancarkan ke angkasa dan sekitarnya 5,7 x 1027 kalori = 5853,9 kalori/menit dan mampu menyala 50 milyar tahun dengan panas 15 juta derajat celcius.

Kalau suatu ketika matahari tidak muncul atau cahayanya redup karena tenaga/sinarnya habis, maka tidak ada angin dan awan yang berakibat hujan tidak akan turun. Selanjutnya gunung-gunung akan meletus, ombak bergulung-gulung, air laut naik sehingga hancurlah bumi ini.

3. Bukti Indrawi Terjadinya Hari Akhir

Imam Ath Thabari dan Ibnu Katsir berpendapat bahwa telah diperlihatkan peristiwa-peristiwa yang menakjubkan di dunia sebagaimana berikut ini:

a. Peristiwa pembunuhan yang dipermasalahkan oleh Bani Israil, akan di hidupkan kembali oleh Allah Swt. hanya dengan perantaraan daging sapi yang dipukulkan ke tubuh orang yang terbunuh (Q.S. al-Baqarah/2:72-73 )

b. Peristiwa Nabi Ibrahim dan burung-burung yang dicincangnya kemudian diletakkan di tiap-tiap bagian di atas bukit lalu Allah Swt. berfirman: “Panggillah! niscaya mereka datang kepadamu dengan segera” (Q.S. al-Baqarah/2:260).

Kedua informasi di atas memang dijelaskan oleh al-Qur'±n, tetapi bukan merupakan berita langsung bahwa Hari Akhir akan datang, melainkan informasi historis (sejarah) tentang peristiwa yang pernah terjadi dan menjadi bukti secara indrawi bahwa kiamat pasti datang.

B. Periode Hari Akhir

Setelah alam semesta hancur secara total dan kehidupan semua makhluk Allah berakhir, maka mulailah manusia menjalani tahapan kehidupan baru dan proses menuju alam baqa’. Tahapan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Yaumul Ba’atş
Sesudah hancur dan musnahnya alam semesta termasuk manusia, terjadilah hari kebangkitan. Hari kebangkitan adalah proses dibangkitkannya seluruh makhluk dari alam kubur. Firman Allah Swt.:
“Pada hari ketika mereka dibangkitkan Allah semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepada mereka apa saja yang mereka telah kerjakan, dan Allah mengumpukan semua amal perbuatan mereka padahal mereka sudah melupakannya dan Allah menyaksikan atas segala sesuatu.” (Q.S. al-Mujadalah/58:6).

2. Yaumul Hasyr
Yaumul Hasyr yaitu hari berkumpulnya manusia setelah dibangkitkan dari kuburnya masing-masing. Kemudian semua manusia digiring ke tempat yang luas yaitu Padang Mahsyar (tempat berkumpul). Firman Allah Swt.:
“Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Kami perjalankan gunung-gunung dan kamu akan dapat melihat bumi itu datar dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak Kami tinggalkan seorang pun dari mereka.” (Q.S. al-Kahfi/18:47).

3. Buku Catatan
Setiap manusia di alam mahsyar mempunyai buku catatan (kitab perjalanan hidup) yang sudah dicatat Malaikat Raqīb dan ‘Atīd. Kitab catatan ini berisi semua perbuatan dan perkataan manusia sewaktu hidup di dunia. Firman Allah Swt.:

“Dan diletakkan kitab, lalu akan kamu lihat rang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang tertulis di dalamnya dan mereka berkata “Wahai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak melupakan yang kecil dan tidak pula yang besar, melainkan ia mencatat semuanya. Mereka memperoleh di hadapan mereka apa-apa yang telah mereka kerjakan. Dan Tuhanmu tidak akan menganiaya seseorang pun.” (Q.S. al-Kahfi/18:49).

4. Yaumul Hisab dan Mizan
Yaumul Hisab adalah hari ketika Allah Swt. memperlihatkan semua amalan di akhirat untuk dihisab. Segala dosa besar dan kecil dihitung dengan seksama dan teliti. Ketika amalan mereka dihitung, anggota tubuh mereka ikut menjadi saksi. Firman Allah Swt.:

“Pada hari itu lidah, tangan, dan kaki masing-masing menjadi saksi atas perbuatan yang telah mereka kerjakan.” (Q.S. an-Nμr/24:24).

Tahapan selanjutnya adalah Mizan. Mizan adalah timbangan yang adil berisi kebajikan dan kejahatan yang telah diperbuat setiap manusia. Setiap orang ditimbang amalnya dengan seadil-adilnya. Firman Allah Swt.:

“Dan Kami letakkan timbangan yang tepat (adil) pada hari kiamat dan tidak seorang pun dirugikan walau sedikit. Dan jika amalan itu hanya seberat zarrah pasti kami berikan (pahalanya). Dan cukuplah kami saja yang memperhitungkannya.” (Q.S. al-Anbiya’/21:47).

5. As-Sirath
As-Sirath adalah jembatan yang terbentang di atas neraka menuju surga. Mudah atau sulitnya melewati As-Sirath itu tergantung kepada amal setiap manusia. Rasulullah saw. bersabda:

“Terbentanglah jembatan (As-Sirath) itu di antara dua tepi Neraka Jahanam.” (H.R. Muslim).

6. Yaumul Jaza’
Yaumul Jaza’ yaitu suatu hari ketika semua manusia akan menerima balasan Allah Swt. (Jaza’). Balasan yang diterima seseorang sesuai dengan amalnya selama ia hidup di dunia. Firman Allah:

“Pada hari itu tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang telah diusahakannya. Tidak seorang pun dirugikan pada hari tersebut. Sesungguhnya Allah sangat cepat perhitungan-Nya.” (Q.S al-Mukmin/40:17).

7. Balasan Perbuatan Baik dengan Surga
Setelah seluruh manusia dihisab dan melalui timbangan, mereka diberikan balasan yang sesuai dengan amal perbuatannya. Pada saat itu terbagilah manusia menjadi dua golongan. Adapun bagi mukmin yang bertakwa kepada Allah Swt. pasti akan menerima balasan yang setara,yaitu berupa surga. Surga disediakan Allah Swt. sebagai karunia kepada hamba-Nya.

8. Balasan Perbuatan Buruk dengan Neraka
Adapun orang yang selama hidup di dunia lebih banyak mengerjakan perbuatan jahat,maksiat tercela,dan kafir terhadap Allah Swt. kufur kepada ajaran dan nikmat Allah Swt., maka akan menerima balasan yang jahat pula.

Sebagian kegetiran dan kerasnya siksaan neraka, digambarkan melalui firman Allah Swt. dalam Q.S. al-Gāsyiyah/88:4-7:

“Memasuki api yang sangat panas (neraka), diberi minuman dengan air dari sumber yang sangat panas. Mereka tidak memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar.”

C. Hakikat Beriman kepada Hari Akhir

Iman kepada hari akhir merupakan rukun iman yang kelima yang harus diyakini oleh setiap umat Islam. Segala perbuatan yang dilakukan oleh setiap manusia, baik maupun buruk akan dipertanggungjawabkan di akhirat kelak. Oleh sebab itu, keimanan kepada Hari Akhir hendaknya dijadikan landasan utama untuk menyadarkan diri agar selalu taat kepada ajaran Allah Swt.

Banyak ayat dan hadis yang memerintahkan kita agar meyakini datangnya Hari Akhir, di antaranya adalah firman Allah Swt. pada Q.S. al-Baqarah/2:4 berikut:
Artinya:
“dan mereka yang beriman kepada (al-Qur’an) yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dan (kitab-kitab) yang telah diturunkan sebelum engkau, dan mereka yakin akan adanya akhirat”.

Kemudian dalam percakapan Rasulullah dengan malaikat Jibril yang panjang tentang iman, Islam, dan Ihsan, beliau bersabda (ketika ditanya tentang iman):

Artinya: “Beliau menjawab: ‘Kamu beriman kepada Allah, malaikat-malaikat- Nya, kitab-kitab-Nya, para Rasul-Nya, hari akhir, dan takdir baik dan buruk”. (H.R. Muslim).

Dalam ayat di atas ditegaskan bahwa meyakini adanya Hari Akhir merupakan salah satu ciri orang beriman. Sedangkan dalam penggalan hadis di atas, Rasulullah saw. menyebut Hari Akhir sebagai salah satu perkara yang wajib diyakini, yang kemudian disebut rukun iman. Iman kepada Hari Akhir berarti percaya dengan penuh keyakinan bahwa kehidupan yang kekal hanyalah di akhirat.

D. Hikmah Beriman kepada Hari Akhir

Semua ciptaan Allah Swt. yang lahir di dunia mempunyai hikmah karena Allah Swt. tidak menjadikan sesuatu sia-sia belaka tanpa tujuan dan hikmah di dalamnya. Di bawah ini beberapa hikmah iman kepada Hari Akhir:

1. Muncul rasa kebencian yang dalam kepada kemaksiatan dan kebejatan moral yang mengakibatkan murka Allah Swt. di dunia dan di akhirat;
2. Menyejukkan dan menggembirakan hati orang-orang mukmin dengan segala kenikmatan akhirat yang sama sekali tidak dirasakan di alam dunia ini;
3. Senantiasa tertanam kecintaan dan ketaatan terhadap Allah Swt. Dengan mengharapkan mau’nah-Nya pada hari itu;
4. Senantiasa termotivasi untuk beramal baik dengan ikhlas;
5. Senantiasa menghindari niat-niat yang buruk apalagi melaksanakannya;
6. Menjauhkan diri dari asumsi-asumsi yang mengkiaskan apa yang ada di dunia ini dengan apa yang ada di akhirat.

Menerapkan Perilaku Mulia

Keyakinan akan adanya hari akhir mengantar manusia untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif dalam kehidupannya khususnya banyak melakukan amal kebaikan sesuai dengan nilai-nilai al-Qur'an.

Dari pembahasan di atas, perilaku yang menggambarkan kesadaran beriman kepada Hari Akhir sebagaimana berikut ini:

1. Menyadari bahwa semua perbuatan selama di dunia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt. untuk itu segala sikap dan perilaku kita harus selaras dengan tuntunan agama;
2. Menyadari bahwa manusia itu sangat kecil di hadapan kebesaran Allah Swt., sehingga diharapkan dapat menghilangkan sikap takabur atau sombong dalam dirinya;
3. Selalu berusaha melakukan amal salih dan menghindari semua perbuatan yang bertentangan dengan norma agama;
4. Membiasakan diri dengan akhlak karimah, seperti mawas diri, rendah hati, peduli kepada sesama, dan lain-lain;
5. Selalu berusaha mendekatkan diri kepada Allah Swt. baik dengan melakukan ibadah ritual (seperti salat) maupun dengan ibadah sosial, yaitu semua kegiatan yang bermanfaat bagi sesama;

Rangkuman
1. Hari Akhir adalah hari kiamat yang diawali dengan pemusnahan alam semesta. Semua manusia, sejak jaman dari Nabi Adam a.s sampai terjadinya hari akhir akan dibangkitkan untuk mendapatkan balasan semua amal perbuatan mereka;

2. Iman kepada Hari Akhir adalah percaya dengan penuh keyakinan adanya hidup yang kekal abadi di akhir kelak;

3. Setelah alam semesta hancur secara total dan kehidupan semua makhluk Allah berakhir, maka mulailah manusia menjalankan tahapan kehidupan baru dan proses menuju alam baqa’. Tahapan tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut: Yaumul Ba’ats, Yaumul Hasyr, Buku Catatan, Yaumul Hisab, Mizan, Shirat, Yaumul Jaza’, balasan amal baik surga dan balasan amal buruk neraka;

4. Beriman kepada Hari Akhir akan menumbuhkan rasa tanggung jawab yaitu merasa bahwa hidup di dunia ini hanya bersifat sementara saja, cepat atau lambat semua manusia pasti akan kembali kepada Allah Swt. dan semua perbuatan mereka selama hidup di dunia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt., sehingga hidup yang dijalaninya akan ditempuh dengan penuh kehati-hatian, sikap dan perilaku yang sesuai dengan tuntunan agama;

5. Mengimani Hari Akhir membuat manusia sadar bahwasanya manusia itu lemah dan kerdil di hadapan Allah Swt. Kesadaran ini diharapkan dapat menghilangkan sikap takabur, sombong, egois, dengki, dan penyakit hati lainnya.


Urgensi Law Firm dalam Penanganan di Bidang Corporate & Commercial

Source: www.prnewsonline.com

Di Indonesia, saat ini permasalahan hukum sudah tidak bisa dibendung lagi. Tentunya masyarakat membutuhkan bantuan dalam menyelesaikan permasalahannya yang terkait dengan hukum. Salah satu permasalahan terkait hukum yang terjadi di masyarakat dan pelaku usaha adalah permasalahan hukum dalam bidang perusahaan dan komersial (Corporate and Commercial).

Penanganan bidang corporate dan commercial ini biasanya dibantu oleh firma hukum. Seperti yang kita tahu bahwa kasus hukum di bidang corporate & commercial semakin banyak dan sayangnya pengetahuan masyarakat tentang hukum belum memadai. Untuk itulah saat ini kebutuhan firma hukum di Indonesia cukup tinggi.

Untuk menangani sebuah permasalahan hukum di bidang perusahaan dan komersial, sebuah firma hukum harus memiliki banyak tim advokat yang mempunyai skill andal. Hal ini dilakukan agar sebuah firma hukum dapat dipercaya masyarakat maupun pelaku usaha dalam menangani masalah perusahaan dan komersial. Karena pada dasarnya, advokat yang memiliki multi skill terpercaya dapat membantu menyelesaikan masalah perkara litigasi.

Nah, berikut ini adalah beberapa masalah hukum di bidang corporate dan commercial yang membutuhkan bantuan firma hukum dalam penyelesaiannya:

Uji Tuntas Hukum (LDD)

Uji tuntas hukum (LDD) adalah hal yang wajib dilakukan oleh sebuah pimpinan perusahaan, di mana dalam uji ini pimpinan akan dinilai apakah sudah bertanggung jawab dalam menjalankan perusahaan atau tidak. Uji tuntas hukum (LDD) ini harus dilakukan dengan cara konsultasi terhadap firma hukum, karena uji ini harus dijalankan melalui tim konsultan tertentu.

Selain itu, jika sebuah perusahaan tidak melakukan uji tuntas hukum (LDD) terutama dalam rencana aksi korporasi (corporate action) ataupun transaksi bisnis lainnya, maka transaksi dan aksi tersebut mungkin saja dikemudian hari menimbulkan masalah dan resiko bagi kepentingan perusahaan dan keberlangsungan berusaha, dimana di zaman yang semakin maju ini kehati-hatian serta transparansi menjadi dasar sebuah good governance dalam berusaha.

Analisa Perjanjian Kontrak

Hubungan kerjasama antara pemilik usaha dengan karyawan selalu diwujudkan dalam perjanjian kontrak. Perjanjian kontrak ini biasanya memuat syarat-syarat hak dan kewajiban masing-masing pihak. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi perselisihan di antara pemilik usaha dan karyawan terkait. Firma hukum, adalah salah satu tim konsultan yang dapat membantu menganalisa perjanjian kontrak, tidak hanya kontrak dengan karyawan tetapi juga kontrak dengan mitra atau rekan usaha.

Akta Perizinan

Permasalahan perizinan selalu menjadi inti pokok dalam sebuah kegiatan usaha. Akta perizinan ini digunakan sebuah perusahaan dalam mendapatkan izin untuk menjalankan bisnis perdagangan atau usaha. Karena permasalahan perizinan ini tidak semudah yang dibayangkan, maka firma hukum bisa membantu anda dalam mendapatkan akta perizinan. Dengan begini, maka perusahaan bisa lebih fokus dalam operasional dan mencapai target yang diinginkan.

Nah, kebutuhan-kebutuhan di bidang corporate and commercial di atas, nyatanya membuat peluang baru di industri jasa pelayanan atau bantuan hukum. Saat ini di Indonesia sudah banyak berdiri firma-firma hukum yang menyediakan berbagai layanan penanganan masalah hukum. Salah satu yang memiliki pengalaman dan kualitas SDM yang mumpuni adalah DSLA, Best Law Firm di Indonesia. Anda memiliki masalah hukum di bidang corporate and commercial? Jangan ragu untuk menghubungi DSLA.


5 Alasan Bergabung dengan Kelas Training IT Jakarta

Menjadi praktisi IT muda di Jakarta memang tak semudah yang dibayangkan. Sekalipun sudah mendapatkan pekerjaan, tenaga kerja IT di Jakarta masih tidak luput dari persaingan. Oleh karenanya tak mengherankan bila banyak praktisi IT yang rela menyempatkan diri untuk mengikuti kelas training IT Jakarta disela kepadatan aktivitas mereka di kota megapolitan ini.

Anda juga seorang praktisi muda? Masih berfikir ulang saat ingin bergabung dengan kelas training IT Jakarta? Simak dulu yuk artikel yang satu ini. Agar lebih mantap! Selamat menyimak ya!

1. Jakarta Adalah Kota Yang Ketat Akan Persaingan. Berjuang Tanpa Value Lebih? Yakin?
Tak dapat dipungkiri lagi bila kota besar seperti Jakarta adalah kota yang memiliki tingkat persaingan kerja yang cukup tinggi. Berdasarkan data statistik yang ada, jumlah pengangguran berpendidikan S1 di Jakarta pun tidak sedikit. Hal ini tidak hanya disebabkan oleh angka lowongan kerja yang kurang memadai. Namun juga karena skill SDM lulusan fresh graduate yang masih belum cukup bisa diandalkan.

Setelah Anda mengetahui hal tadi, apakah Anda ingin tetap nekat berjuang tanpa value lebih di kota sebesar Jakarta? Atau malah, ingin bergabung dengan kelas Training IT Jakarta guna meningkatkan nilai yang Anda punya? Pilihan akhir ada di tangan Anda.

2. Bergabung Dengan Kelas Training IT Jakarta, Berarti Membuka Peluang Untuk Mendapat Relasi Baru
Mengikuti kelas pelatihan memang membuat Anda memiliki nilai lebih karena sertifikat yang Anda punya. Meskipun begitu, nyatanya potensi untuk mendapat relasi baru tidak bisa dipandang sebelah mata loh!

Untuk itu jangan lupa untuk berbaur dengan peserta lain ya! Siapa tau, disitu terdapat rejeki Anda, atau bahkan calon pendamping idaman Anda. Mantap kan?

3. Umumnya, Kelas Pelatihan IT Di Jakarta Memiliki Fasilitas Yang Cukup Lengkap
Berbeda dengan di daerah pelosok, mengikuti kelas training IT di Jakarta agaknya akan terasa lebih nyaman. Selain dilatih oleh mentor yang sudah teruji, Anda juga dapat memanfaatkan fasilitas yang cukup memadai.

4. Biaya Yang Diperlukan Juga Tidak Terlalu Mahal! Cocok Untuk Kantong Anak Muda Kok!
Fasilitasnya yang lengkap tadi tidak serta merta membuat biaya pelatihan menjadi mahal. Anda yang masih berstatus sebagai fresh graduate pun dapat menjangkau biaya pelatihan yang tertera di tagihan pembayaran kok! Masih terasa mahal? Tenang saja, yang akan Anda dapatkan pasti sepadan. Bahkan, terdapat salah satu pelatihan IT Training yang menyediakan pelatihan gratis plus mendapatkan uang saku, yaitu CodeFYI. Salah satu IT Training di Jakarta.

5. Banyak Pengalaman Dan Hal Baru Yang Bisa Anda Dapatkan
Jangan kira Anda hanya akan diceramahi saja tentang dunia IT selama mengikuti kelas pelatihan ini. Anda juga akan dibekali beberap soft skill penting yang dapat Anda terapkan saat sudah menjadi seorang profesional muda nanti loh! Cukup menggiurkan kan?

Oke, itulah tadi artikel singkat saya tentang  5 alasan bergabung dengan kelas training IT Jakarta. Semoga bermanfaat ya?


  • Info Lomba Blog
  • Kurikulum 2013
  • Lomba Blog
  •