,

Menebar Asa Melalui Eloknya Batik hingga Gurihnya Keripik

Semerbak aroma khas malam sesekali menyapa hidung ketika melintasi jalan Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul. Desa yang terletak sekitar 45 km sebelah utara dari pusat pemerintahan Kabupaten Gunungkidul itu memang memiliki lumayan banyak penduduk yang berprofesi sebagai pembatik.

Sangatlah mudah menemukan gerai-gerai serta rumah warga yang memproduksi batik. Begitupun ketika saya menuju ke rumah produksi batik “Rokechi” yang berada di wilayah Dusun Tanjung, RT 04/ RW 09, Desa Tegalrejo beberapa waktu yang lalu. Meskipun jalannya berliku-liku dengan banyak persimpangan, namun di tepi jalan desa itu telah terpasang papan-papan yang menunjukkan nama rumah produksi batik milik warga. Termasuk rumah produksi batik “Rokechi” milik Suryanti ini.

Sesampainya di rumah produksi batik yang terletak di tengah dusun itu, beberapa wanita terlihat sedang nyanting, menorehkan malam ke atas kain putih yang sebelumnya telah digambar dengan berbagai pola. Meski terlihat khusyuk dengan pekerjaannya masing-masing, sesekali canda dan tawa mereka terdengar lepas menghangatkan suasana. Sementara di halaman samping rumah, beberapa kain batik yang sedang dijemur tampak melambai-melambai ketika tertimpa angin.

“Mari masuk ke rumah, Mas,” sapa wanita yang akrab dipanggil Mbak Yanti ini dengan senyum khasnya.

Usai mempersilakan duduk, wanita yang usianya belum genap seperempat abad ini pun mulai mengisahkan banyak hal tentang batik. Tak lupa, ia juga mengajak saya berkeliling ke beberapa dusun di Desa Tegalrejo sembari menceritakan berbagai aktivitas sehari-harinya selama ini.

Suryanti merupakan salah satu pembatik muda yang memiliki semangat besar untuk memajukan desanya. Semangat yang luar biasa itu muncul dari keprihatinan dirinya terhadap berbagai permasalahan yang ada di sekitar tempat tinggalnya, mulai dari minimnya generasi muda yang terjun di dunia produksi batik, hingga masih banyaknya masyarakat desa yang hidup di bawah garis kemiskinan.
(Suryanti, salah satu pembatik muda dari Desa Tegalrejo/ Dok. Pribadi)

Berawal dari keprihatinan itulah, selepas lulus dari SMK enam tahun yang lalu, ia memutuskan untuk memulai membatik. Ia sendiri mengaku, bahwa teknik dasar membatik yang dimiliki, ia dapatkan dari orang tuanya yang juga berprofesi sebagai pembatik. Adapun untuk kemampuan mendesain, ia peroleh dari pendidikannya saat menimba ilmu di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta jurusan kriya.

“Semakin fokus menggeluti batik, ya setelah selesai kuliah, Mas..” katanya menjelaskan.

Ibarat empedu lekat di hati, sejak saat itu, wanita lulusan ISI tahun 2016 ini pun menjadikan batik sebagai salah satu bagian yang tak terpisahkan dari hidupnya. Maka, tidaklah mengherankan ketika para Sarjana Seni Kriya yang lain lebih memilih bekerja sebagai desainer di berbagai perusahaan di kota-kota, ia justru memilih untuk membuka rumah produksi sekaligus gerai batik di kampung halamannya.
(Suryanti memamerkan salah satu batik hasil kreasinya di gerai batik "Rokechi"/ Dok. Pribadi)

Di rumah produksi batik tersebut, selain Suryanti, saat ini ada tujuh orang pembatik lain yang setiap hari bergelut dengan canting dan malam. Mereka adalah para warga sekitar yang ingin membatik tetapi terkendala dengan masalah modal. Hasil kerajinan batik dari para pembatik ini, selain dijual di gerai batik "Rokechi", juga dipasarkan secara online melalui media internet.

“Harganya bervariasi, Mas. Ya, kisaran Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu per lembarnya,” kata Suryanti saat ditanya tentang harga jual batik Gedangsari hasil produksinya.

Tingginya nilai jual tersebut, tentu tak terlepas dari proses panjang pembuatan batik serta keunikan batik Gedangsari itu sendiri. Suryanti menuturkan, jika batik asal kampungnya itu memang memiliki banyak keunikan. Salah satunya adalah dalam hal pewarnaan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, bahwa dalam proses pewarnaan batik Gedangsari ini menggunakan zat pewarna alami. Bahan pewarna tersebut diolah dari sumber daya alam yang ada di sekitarnya, seperti daun dan kulit pohon jati, kulit manggis, kayu mahoni, daun putri malu, daun indigofera, daun mangga, dan daun jalawe. Selain warnanya tampak lebih elok dan tahan lama, penggunaan zat pewarna tersebut juga menjadikan proses pembuatan batik Gedangsari lebih ramah lingkungan.
(Pewarnaan batik Tegalrejo Gedangsari menggunakan zat pewarna alami/ Dok. Pribadi)

Suryanti pun mengaku, bahwa saat ini dirinya semakin jatuh hati pada batik, terlebih batik Gedangsari. Baginya, batik merupakan bagian dari budaya bangsa yang harus tetap lestari. Bersama kawan-kawannya yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama (KUB) Batik Tegalrejo, ia pun terus menggelorakan semangat membatik di kampungnya melalui berbagai pelatihan dan pameran-pameran.

Bagaimana ditanam, begitulah dipanen. Kerja keras Suryanti dan kawan-kawannya mulai membuahkan hasil. Jumlah pembatik-pembatik muda di desanya saat ini sudah lumayan banyak. Terlebih setelah Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X bersama Yayasan Pendidikan Astra Michael D. Ruslim (YPA-MDR) menobatkan Desa Tegalrejo sebagai Rintisan Desa Wisata Budaya pada Agustus 2017 silam. Walhasil, kiprah batik Gedangsari yang sempat menghilang bagai ditelan bumi itu pun kini mulai berkibar kembali.

Semakin membanggakan, ketika para perajin batik dari Desa Tegalrejo ini telah berhasil menciptakan motif khas batik Gedangsari. Tercatat, setidaknya ada empat motif batik yang unik hasil kreasi dari para pembatik Desa Tegalrejo. Keempat motif tersebut adalah Ratuning Gedangsari, Ratuning Gedangsari II, Pring Sedapur serta Sekaring Gedangsari.

Menurut Suryanti, motif-motif tersebut terinspirasi dari kekayaan alam yang ada di Gedangsari, khususnya di Desa Tegalrejo. Motif Ratuning Gedangsari, Ratuning Gedangsari II, serta Pring Sedapur masing-masing terinspirasi dari tumbuhan srikaya, pisang dan bambu. Ketiganya merupakan tumbuhan yang banyak dijumpai di daerah ini. Adapun motif Sekaring Gedangsari tercipta karena begitu besarnya motivasi masyarakat untuk melestarikan keasrian alam dan budayanya.

Kini, berkat kegigihan dan keuletan para pembatik yang jumlahnya mencapai ratusan orang, batik asal Tegalrejo Gedangsari telah dikenal oleh masyarakat luas. Terbukti, batik unik asal desa yang menjadi salah satu destinasi Heritage Tour Jogja International Batik Biennalle (JIBB) pada Oktober 2018 yang lalu ini telah tampil di berbagai pameran dari tingkat lokal hingga nasional. Perekonomian para pembatik pun sudah mulai membaik.
(Warga Tegalrejo saat menyambut rombongan  Heritage Tour JIBB 2018/ Dok. KBA Tegalrejo)

Namun, bagi Suryanti dan kawan-kawannya, perjuangan belumlah usai. Saat ini, mereka tengah berjuang mewujudkan program-program Kampung Berseri Astra di desanya. Kampung Berseri Astra (KBA) merupakan program Kontribusi Sosial Berkelanjutan dari PT. Astra International Tbk yang diimplementasikan kepada masyarakat dengan konsep pengembangan yang mengintegrasikan empat pilar program. Keempat pilar program tersebut meliputi Pendidikan, Kewirausahaan, Lingkungan dan Kesehatan.

Melalui empat pilar program KBA, masyarakat Desa Tegalrejo diharapkan dapat berkolaborasi dengan Astra untuk bersama-sama mewujudkan desa yang bersih, sehat, cerdas, dan produktif. Tujuannya, tak lain dan tak bukan adalah agar kualitas hidup masyarakat yang ada di wilayah desa dengan sebelas dusun tersebut semakin meningkat.

Pemilihan Desa Tegalrejo sebagai Kampung Berseri Astra sendiri tentu bukannya tanpa alasan. Meski menjadi salah satu daerah terluar dari Kabupaten Gunungkidul, nyatanya desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah ini memiliki sejumlah potensi yang bisa dikembangkan oleh masyarakatnya menuju predikat Kampung Berseri Astra.

Batik Gedangsari, menurut Suryanti, merupakan salah satu potensi lokal yang paling diandalkannya. Ia sendiri saat ini berperan sebagai salah satu pegiat pilar program KBA, yaitu kewirausahaan dalam bidang batik. Selain memberikan pelatihan-pelatihan kepada masyarakat tentang kiat-kiat mengembangkan UMKM batik, bersama Astra, pihaknya juga melakukan pendampingan kepada masyarakat mulai proses produksi hingga pemasaran.
(Peta konsep program-program KBA Tegalrejo/ Infografis oleh www.kangmasroer.com)

Suryanti sangat berharap agar menggeloranya semangat membatik di desa yang memiliki luas 11 hektare ini tidak hanya sekadar sebagai pelestari budaya semata. Lebih dari itu, melalui eloknya batik, ia menorehkan asa agar kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. Oleh karena itu, melalui kolaborasi yang apik dengan pihak Astra, saat ini ia pun tengah menyiapkan sebuah konsep wisata baru di Desa Tegalrejo, yakni paket wisata batik. Paket wisata ini berupa kegiatan edukasi tentang batik, sekaligus praktek mengenai proses pembuatannya.

“Paket edukasi batik ini, insyaallah akan kami rilis awal Januari, sembari menata bidang-bidang yang lain,” katanya dengan penuh harap.

Dalam mewujudkan impian besarnya tersebut, Suryanti juga mengungkapkan, bahwa pihaknya merasa sangat terbantu dengan adanya delapan sekolah binaan YPA-MDR Astra. Kedelapan sekolah tersebut masing-masing adalah SDN Prengguk 1, SDN Prengguk 2, SDN Candi, SDN Tegalrejo, SDN Tengklik, SDN Gupit, SMPN 2 Gedangsari, serta SMKN 2 Gedangsari. Keberadaan lembaga-lembaga pendidikan tersebut, menurutnya, menjadi modal tersendiri bagi masyarakat Desa Tegalrejo untuk mewujudkan paket edukasi batik serta melaksanakan program-program KBA lainnya, khususnya dalam pilar pendidikan.

Lebih lanjut, Suryanti juga menuturkan, jika KBA Tegalrejo Gedangsari memang bukanlah KBA pertama di Yogyakarta. Sebelumnya, Astra telah mencanangkan KBA Kemuning di Dusun Kemuning, Desa Bunder, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Berbeda dengan KBA Kemuning yang telah dikembangkan sejak tahun 2016 silam, KBA Tegalrejo Gedangsari baru dicanangkan belum lama ini. Tepatnya, sejak 23 Oktober 2018.

“Saat ini, (KBA Tegalrejo Gedangsari) masih dalam step indentity, designing, managing. Jadi, masih dalam pemetaan dan penataan program,” kata Suryanti menjelaskan.

Meski demikian, Suryanti mengungkapkan, bahwa semangat para pegiat KBA beserta masyarakat patut diacungi jempol. Pasalnya, meski usia KBA Tegalrejo Gedangsari bisa dikatakan belumlah seumur jagung, namun berbagai program pilar KBA sudah berhasil mereka jalankan.

Dalam pilar program kesehatan, misalnya. Menurut Suryanti, di Desa Tegalrejo sudah berjalan kegiatan posyandu, yang salah satu kegiatannya adalah sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan bagi lansia dan balita. Kegiatan yang dilakukan secara rutin tiap bulan tersebut, dilakukan oleh dokter dan bidan desa, yang dibantu oleh kader-kader posyandu setempat.
(Pemeriksaan kesehatan bagi lansia di Desa Tegalrejo/ Dok. KBA Tegalrejo)

Selanjutnya, dalam pilar program lingkungan. Suryanti menuturkan, bahwa untuk pilar program ini, para pemuda Desa Tegalrejo telah melaksanakan berbagai kegiatan. Beberapa di antaranya adalah penanaman pohon sirsak dan srikaya sebagai tanaman buah khas dari Desa Tegalrejo.

“Nah, ini pohon sirsak dan srikaya yang kemarin kami tanam, Mas..” katanya dengan penuh semangat, saat menunjukkan tempat penanaman pohon yang dilakukan oleh para pemuda di Dusun Prengguk, Desa Tegalrejo beberapa waktu yang lalu.

Koordinator pegiat KBA Tegalrejo Gedangsari, Sri Dwi Prasetyo (33) menambahkan, bahwa pohon sirsak dan srikaya dipilih karena kedua pohon ini mudah tumbuh di daerah yang berlahan sempit, serta mudah diberdayakan di daerah yang minim air sebagaimana di desanya ini.

“Sirsak dan srikaya juga tidak membutuhkan banyak air, Mas. Sehingga, cocok untuk lingkungan yang sedikit kekurangan air,” ungkap pria yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Tegalrejo.

Pria yang akrab disapa Mas Dwi ini juga menjelaskan, bahwa untuk program pilar lingkungan, ia juga menggandeng para pemuda yang tergabung dalam Kumpulan Pemuda Mekarsari Dusun Candi dan Prengguk. Kegiatannya adalah pembuatan pupuk cair serta pembudidayaan tanaman bunga.

“Kami juga menggandeng pemuda Mekarsari Dusun Candi dan Prengguk untuk melakukan pembudidayaan bunga-bungaan, Mas. Nanti ditanam di pinggir jalan untuk memperindah jalan,” tuturnya.
(Penanaman pohon sirsak dan srikaya oleh para pemuda Desa Tegalrejo/ Dok. KBA Tegalrejo)

Selain program pilar tersebut, tak ketinggalan juga dalam program pilar kewirausahaan. Suryanti menjelaskan, bahwa para pegiat KBA bersama-sama dengan masyarakat juga sudah menjalankan berbagai kegiatan dalam bidang kewirausahaan. Selain batik, potensi besar lainnya yang sedang digarap oleh masyarakat Desa Tegalrejo adalah dalam hal kuliner.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskan, bahwa di Desa Tegalrejo telah terbentuk Kelompok Olahan Pisang “Dapur Keripik” yang berpusat di Dusun Ngipik, Desa Tegalrejo. Beberapa kegiatan yang dilakukannya adalah pelatihan dan pendampingan tentang pengolahan pisang. Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat menyulap pisang sebagai salah satu buah lokal Desa Tegalrejo menjadi sesuatu yang bernilai lebih.

Ketua Kelompok Olahan Pisang “Dapur Keripik”, Tugiman (44) menuturkan, bahwa produk utama yang dihasilkan oleh kelompoknya saat ini adalah keripik pisang. Menurutnya, makanan dari pisang yang diiris tipis kemudian digoreng dengan menggunakan tepung bumbu ini sejatinya telah lama diproduksi oleh masyarakat. Namun, sejak hadirnya program KBA, kini produksi keripik pisang di desanya berubah menjadi semakin inovatif. Terlihat dari banyaknya varian rasa keripik pisang yang dihasilkannya.

“Nah, ini keripik pisang wijen, Mas. Silakan dicoba, dijamin rasanya pasti gurih..” katanya saat menawarkan salah satu varian keripik pisang hasil produksinya.

Pria yang menjabat sebagai kepala Dusun Ngipik ini juga mengungkapkan, bahwa anggota kelompoknya sangat terbantu dengan sentuhan program-program KBA. Selain pelatihan dan pendampingan tentang pengolahan pisang, beberapa waktu yang lalu kelompoknya juga mendapat bantuan dari Astra berupa alat-alat penggorengan senilai Rp 25 juta.
(Anggota kelompok “Dapur Keripik” saat menerima bantuan dari program KBA/ Dok. KBA Tegalrejo)

Saat ini, UMKM yang dikelolanya pun semakin produktif. Makanan olahan pisang yang dihasilkannya tidak hanya dipasarkan di daerah Gedangsari saja, melainkan juga hingga ke daerah Bayat, Kabupaten Klaten.

Alhamdu lillah, Mas. Keripik pisang kami juga sudah dipasarkan hingga ke Bayat,” kata pria yang usianya sebaya dengan Rico Ceper ini dengan penuh semangat.

Ke depan, Tugiman pun sangat berharap agar “Dapur Keripik” yang dikelolanya semakin berkembang, sehingga semakin menyejahterakan para anggotanya. Senada dengan harapan Suryanti, Dwi, serta pegiat KBA lainnya yang senantiasa berjuang menebar asa kepada masyarakat agar kampungnya menjadi desa yang lebih mandiri dan sejahtera.

Memang, tak ada laut yang tidak berombak, tak ada gunung yang tidak berbatu, dan tak ada langit yang tidak pernah mendung kelabu. Setiap perjuangan pasti ada hambatan. Demikian juga dengan Suryanti dan kawan-kawannya. Sesekali, para pegiat KBA ini masih menemui segelintir warga yang memandang sebelah mata terhadap apa yang mereka lakukan.

“Namanya masyarakat kan bermacam-macam, Mas. Ada yang bilang, ngapain capek-capek (jadi pegiat KBA) kalau nggak dibayar..” kata Suryanti mengungkapkan salah satu kendala yang ia hadapi saat menjadi pegiat KBA selama ini.

Namun, bukan pegiat namanya kalau mudah putus asa. Justru sebaliknya, hambatan-hambatan tersebut mereka jadikan sebagai pelecut semangat. Dengan penuh ketulusan dan semangat, mereka pun saling bahu-membahu untuk terus mewujudkan program-program KBA. Melalui KBA, mereka yakin, kampung halamannya tak lama lagi akan menjadi wilayah yang bersih, sehat, cerdas, dan produktif melalui berbagai potensi yang ada, mulai dari eloknya batik hingga gurihnya keripik.


***

*Tulisan ini diikutsertakan dalam Anugerah Pewarta Astra 2018



,

Kunjungi 4 Tempat Wisata Favorit Keluarga di Bogor Rekomendasi Traveloka

Liburan akhir pekan bersama keluarga lebih seru dengan berkunjung ke 4 tempat wisata favorit keluarga di Bogor rekomendasi Traveloka.

Ke mana Anda akan membawa keluarga berlibur akhir pekan ini? Jika sedang mencari tujuan yang dekat, wisata Bogor adalah jawabannya. Terletak sekitar 59 km di selatan ibu kota negara, julukan Kota Hujan begitu melekat karena tingginya curah hujan di sini. Pernah menyandang nama Buitenzorg saat zaman Kolonial Belanda, kota ini berbatasan langsung dengan beberapa kecamatan Kabupaten Bogor.

Tentu saja Bogor punya berbagai pilihan tempat wisata yang cocok untuk Anda sekeluarga. Namun, mengingat akhir pekan jumlah pengunjung pun meningkat, ada baiknya Anda menghemat waktu dengan membeli tiket masuk secara online, seperti melalui Traveloka.

Menginap atau tidak, berjalan-jalan di Bogor tetap menyenangkan. Apabila Anda memutuskan menginap, pilih hotel yang berada di pusat kota agar lebih mudah mengakses tempat wisata.

Nah, Traveloka punya rekomendasi 4 tempat wisata favorit yang wajib Anda kunjungi selagi berakhir pekan di Bogor.

Kuntum Farm Field

Berlokasi di Jalan Raya Tajur, Anda dapat mengenalkan anak pada berbagai jenis hewan ternak saat datang ke Kuntum Farm Field. Bahkan, ia bisa memberi makan langsung pada hewan-hewan lucu seperti kambing, kelinci, sapi, ayam, dan ikan. Selain berinteraksi dengan hewan ternak, anak juga bisa mencoba bagaimana cara menanam, merawat tanaman, dan memetik sayuran segar.
Image Source: kuntumfarmfield.wordpress.com

Butuh sedikit tantangan? Coba ajak anak nyemplung di kolam ikan. Tenang saja, air kolamnya tidak tinggi, hanya semata kaki. Anda dapat menemani si kecil menangkap ikan dengan tangan kosong. Lebih seru dan berkesan! Usai beraktivitas, kafetaria mini tersedia dengan makanan lezat dan minuman segar yang bisa Anda pesan.

Rumah Air Resto

Cari tempat makan sekaligus menemani si kecil bermain? Datang saja ke Rumah Air Resto yang berlokasi di Bogor Nirwana Residence. Sambil menunggu hidangan khas Sunda nan lezat datang, si kecil boleh mencoba beragam aktivitas seru. Misalnya, becak mini, istana balon, otopad, perahu kayuh, crazy ball, atau ATV.
Image Source: www.rumahairbogor.com

Usai menyantap ikan gurame, udang segar, atau sup ikan nila kelapa muda bakar yang tersohor, Anda bisa mencoba peruntungan dengan memancing ikan di kolam yang tersedia. Siapa tahu anak masih betah bermain dan tak ingin buru-buru pulang.

Kebun Raya Bogor

Menjadi ikon kota ini, Anda tidak bisa melewatkan kunjungan ke Kebun Raya Bogor (KRB). Berdiri sejak tahun 1817, luas KRB mencapai 87 hektar dengan koleksi sekitar 15.000 spesies tanaman. Di sini anak dapat belajar mengenal berbagai macam tanaman atau melakukan aktivitas seru seperti bersepeda, jalan santai, dan piknik.
Image Source: sjahpoetra.wordpress.com

Tidak hanya menikmati tanaman, Anda juga bisa mengenalkan aneka jenis hewan melalui Museum Zoologi. Ajak anak mengagumi kerangka ikan paus biru raksasa yang ditampilkan pada bagian depan museum. Lelah berkeliling, ini waktunya menikmati santapan lezat ditemani udara sejuk kota Bogor di Cafe Dedaunan.

Jungleland Adventure Theme Park

Taman bermain yang berlokasi di Sentul ini punya luas 35 hektar lho. Anda dan keluarga bisa menikmati 33 wahana keren dalam tiga area, yakni Mysteria, Explora, dan Carnivalia. 
Image Source: twitter.com/jungleland_indo

Anda bisa menikmati serunya basah-basahan di Curam Jeram. Jika suka suasana horor, mampir saja ke Rumah Jelangkung Hill. Lalu, ada science center untuk memuaskan rasa ingin tahu si kecil tentang fenomena ilmiah. Di wahana ekspedisi prasejarah, si kecil penggemar dinosaurus dapat berjumpa dengan hewan favoritnya sambil bertualang ke masa lampau.

Bagaimana, Anda dan keluarga tertarik mengunjungi 4 tempat wisata favorit keluarga di Bogor tadi? Tidak usah menunda lagi, segera atur jadwal untuk liburan akhir pekan selanjutnya. Selamat berlibur!


, ,

Berikut Ini 5 Tips Make Up Natural Bagi Pemula

Kaum wanita memang sangat akrab dengan kegiatan ber-makeup. Ya, dengan kegiatan yang satu ini, tentunya dapat membuat penampilan wanita lebih berbeda lagi. Namun bagi pemula, mereka masih belum terlalu paham dengan tata cara makeup yang natural. Nah, jika anda termasuk seorang pemula, berikut ada tips dan cara makeup natural untuk para pemula.

1. Mencari Informasi Yang Benar

Mencari informasi yang benar tentang tata rias yang cocok untuk rambut, wajah, mata serta warna kulit bisa jadi membingungkan anda. Makanya, sebelum memilih tata rias apapun sebaiknya anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan seorang ahli tata rias. Karena para ahli tata rias ini bisa memberikan ilmu kepada anda tentang tata cara dalam mengaplikasikan tata rias yang baik dan benar. Dalam hal inia anda bisa menemukan para ahli tata rias di tempat spa, toko tata rias, departement store, dan toko serba ada.

2. Lakukan Cuci Wajah Sesering Mungkin

Bagi pemula, dalam hal ini adalah para remaja. Dimana masa remaja ini adalah waktu yang sangat tepat untuk membiasakan diri dengan rutinitas perawatan kulit yang baik dan benar. Karena pada masa remaja ini merupakan masa saat jerawat kemungkinan besar muncul. Makanya dengan cara merawat kulit bisa membantu mencegah noda serta jerawat yang tidak diinginkan.

Perawatan kulit ini sangat penting ketika anda akan mengenakan tata rias. Anda bisa memulai proses merias wajah dengan mencuci wajah terlebih dahulu. Sehingga semua kotoran yang menempel pada wajah anda akan hilang.

3. Gunakan Pelembap

Setelah anda selesai mencuci wajah, langkah selanjutnya adalah anda bisa oleskan sedikit pelembap. Karena cara ini bisa menghidrasi wajah dan mempersiapkannya untuk penggunaan tata rias. Selain itu penggunaan pelembap ini sangat penting untuk mencegah terjadinya proses penuaan secara dini. Dan pelembap ini juga bisa melindungi kulit wajah anda dari sengatan sinar ultra violet.

4. Sebaiknya Tidak Menggunakan Alas Bedak (Foundation)

Foundation atau alas bedak ini berfungsi untuk menghasilkan warna kulit yang merata. Sedangkan gadis remaja tidak membutuhkan alas bedak, karena pada usia ini kulit sudah cantik secara alami. Bahkan kebanyakan para ahli tata rias menyarankan bahwa selama usia remaja lebih sedikit makeup malah semakin cantik. Mungkin hanya concealer saja yang dibutuhkan oleh gadis remaja. Karena penggunaan alas bedak ini bisa jadi berat, dan membuat kulit wajah terlihat kotor, menor dan nampak jauh lebih tua.

5. Gunakan Bedak Kalau Kulit Anda Berminyak

Gunakan bedak jika tipe kulit Anda berminyak, walaupun sebenarnya bedak ini tidaklah dibutuhkan untuk kulit remaja. Karena bedak ini dianggap hanya akan menutupi kilau alami kulit anda. Akan tetapi jika anda memiliki kulit yang berminyak, anda disarankan untuk menggunakannya.

Bedak ini selain untuk menutupi concealer di atas noda-noda wajah atau lingkaran hitam di bawah mata, anda juga bisa menyapukan sedikit bedak ke zona-T, yakni dahi, dagu, dan hidung. Ini adalah merupakan titik-titik yang paling sering menjadi berminyak seiiring berjalannya hari. Untuk itu anda bisa aplikasikan bedak padat atau tabur dengan menggunakan kuas foundation atau kuas bedak di atas zona-T tersebut. Dengan cara ini bisa membantu untuk menyerap minyak, namun tidak menutupi cahaya alami kulit anda.

Itulah beberapa tips untuk membuat makeup yang natural bagi para pemula. Tertarik untuk mencoba?


, ,

Banyak Diskon! Buruan Serbu Produk Geoff Max di Official Store

Banyak sekali brand lokal yang kita sangka sebagai brand asal luar negeri. Wajar, karena sangkaan tersebut seringkali berasal dari nama brand itu sendiri yang kerap terdengar kebarat-baratan di samping memang produk dari brand lokal ini juga banyak ditemukan di luar negeri. Pasalnya, tidak sedikit diantaranya yang sudah go internasional.

Ngomong-ngomong soal brand footwear lokal yang populer dan sudah go internasional, saya teringat pada merk Geoff Max atau yang biasa juga disingkat GMX. Pernahkah kamu mendengar merek ini?

Ini adalah sebuah perusahaan pembuat macam-macam alas kaki mulai dari sepatu Geoff Max, sandal, sabuk (ikat pinggang), kacamata, tas, t-shirt, dan kemeja flanel. Perusahaan yang berasal dari Bandung Jawa Barat ini terkenal karena produk yang mereka keluarkan sangat berkualitas di samping desainnya yang unik dan menarik.

Berbicara soal GMX, baru-baru ini saya sempat mengunjungi official store mereka yang ada di Bukalapak. Ketika saya berkunjung, tepatnya pada tanggal 6 Desember lalu, saya melihat di toko resmi mereka tersebut ada banyak sekali produk yang sedang didiskon.

Beberapa diantaranya adalah:

● Sandal strip Grey
Sandal kece ini didiskon 52%.

● Ikat pinggang Cody Maroon
Ikat pinggang yang terbuat dari bahan faux leather ini harga aslinya sekitar Rp 165 ribuan. Tapi setelah di diskon 54%, sekarang harganya tinggal Rp 75 ribuan. Bagi kamu yang pengen cari sabuk yang keren dan berkualitas, kamu bisa melirik ikat pinggang Cody Maroon ini.

● Ikat pinggang lainnya yang di diskon 54% adalah Vibose Brown
Sama seperti ikat pinggang Chody Maroon ikat pinggang ini juga terbuat dari bahan faux leather dengan spesifikasi panjang 100 cm dan lebar 4 cm.

● Sandal cantik Ocean Pacific Navy Red
Buat kamu yang ingin tampil kece dan trendy serta kasual, kamu wajib melirik sandal yang cerah ini. Nggak hanya akan bikin harimu jadi lebih cerah, tapi kamu pun akan merasa bahagia karena sendal ini sedang sedang dijual murah dengan diskon 52%. Kalau kamu tertarik, langsung saja klik link yang telah saya berikan di atas.

● Kacamata
Tidak hanya alas kaki, Geoff Max juga memberi diskon untuk berbagai macam kacamata atau sunglasses yang mereka miliki seperti:
  • Woodstar 2 Matte Black. Kacamata kece ini dijual dengan harga Rp135.000 setelah diskon 18% 
  • Model lain yang bisa kamu lirik adalah SK8wood 3 Matte Black yang saat ini di diskon 22%. Lalu ada juga
  • Sk8wood 1 Matte Blue untuk versi yang cerah. Sama seperti kacamata pada point sebelumnya, kacamata type Sk8wood 1 Matte juga di diskon hingga 22% 
● Sepatu - Authentic Dress Blue Gum
Bagi kamu yang ingin mengenakan sepatu branded dari GMX, kamu bisa melirik Authentic Dress Blue Gum yang saat ini ditawarkan dengan harga Rp200.000 setelah diskon 32%.

● Kaos kaki
Tidak hanya sepatu casual, kamu juga bisa melengkapi diri dengan produk GMX berupa kaos kaki seperti model Old School Red Blue Socks yang dijual dengan harga sekitar Rp 45 ribuan (setelah diskon 48%). Warna kaus kaki lainnya yang bisa kamu pilih diantaranya adalah Red Army, Old Skool Orange, hingga Navy Maroon.

Masih ada banyak produk lainnya yang didiskon rata-rata hingga 40%-50%. Bagi kamu yang ingin menggunakan produk GMX yang trendy dan kekinian. Pastikan kamu segera berkunjung ke official online Geoff Max store yang ada di Bukalapak dengan mengklik link yang telah saya berikan di atas.

Keuntungan berbelanja di Bukalapak

Karena Geoff Max membuka toko resmi di toko online Bukalapak, maka secara otomatis kita pun akan mendapatkan sejumlah keuntungan yang ditawarkan oleh online shop Bukalapak. Contohnya:
  • Kita tetap bisa mencari voucher belanja yang dapat kita gunakan untuk menekan harga beli 
  • Fitur Nego tetap bisa digunakan apabila berbelanja dari aplikasi 
  • Begitu juga buat kamu yang pengen beli dengan cara kredit. Kamu tetap bisa memanfaatkan fitur ini saat berbelanja berbagai produk dari Geoff Max
Selamat berbelanja, ya Gaes!

,

Pengin Traveling ke Bhutan? Nih, 3 Tempat Budaya Terbaik di Bhutan!

Bhutan merupakan sebuah kerajaan Buddha di tepi timur Himalaya, dikenal dengan wihara-wiharanya, benteng (atau dzong) dan lanskap dramatis yang di dataran subtropis hingga pegunungan dan lembah yang curam. Bisa dibilang Bhutan ini hidden gems yang belum diketahui banyak orang. Kamu juga baru tahu pas liat Instastories selebgram yang traveling ke Bhutan, kan? Langsung deh kepo cek jadwal penerbangan dan harga tiket ke Bhutan.

Bhutan atau the Land of the Thunder Dragon, adalah perpaduan unik antara unsur old school dan modern. Kerajaan Buddha dengan tradisinya yang kental dan belum pernah terjamah tapi tidak menutup diri dari perkembangan seni kontemporer. Berikut beberapa tempat budaya terbaik di Bhutan yang bisa kamu jadikan rekomendasi.

National Museum of Bhutan
Sumber foto: www.bhutan.travel

Natiional Museum of Bhutan atau Museum Nasional Bhutan adalah museum budaya di kota Paro, Bhutan barat. Museum ini bertindak sebagai pelestari dan promotor budaya Bhutan yang memamerkan artefak dari sekitar 4000 SM hingga sekarang. Dengan kata lain,museum ini mencatat perjalanan Bhutan dari zaman batu sampai kerajaan Budha modern.

Menara pengawas enam lantai, yang dibuka untuk umum pada tahun 1968, menampilkan banyak artefak, termasuk thangka (gambar Buddha dilukis pada kain), pakaian dan perhiasan Bhutan, serta benda-benda ritual, seperti petir dan hiasan kepala yang digunakan dalam upacara Buddha. Museum ini harus masuk dalam rencana perjalanan kamu saat kamu sedang sibuk cek jadwal penerbangan dan harga tiket ke Bhutan.

National Folk Heritage Museum
Sumber foto: https://www.bhutan.travel

Museum ini bertempat di sebuah rumah kaca dan rumah kayu tradisional berusia 19 abad yang berusia lebih dari 150 tahun. National Folk Heritage Museum mencakup ladang padi, gandum dan millet, watermill, kebun dapur, pemandian batu panas, dan lain-lain. Museum ini menampilkan berbagai materi yang berkaitan dengan budaya dan cara hidup orang Bhutan. Kalau kamu pengin tahu gimana kehidupan masyarakat Bhutan, wajib banget hukumnya datang ke sini.

Kamu bisa menyaksikan demonstrasi kegiatan rumah tangga seperti markhu tsene (mengekstraksi minyak), tham dhunghi (beras berdebar), dan proses pembuatan bir ara kayne, minuman beralkohol khas Bhutan. Pengunjung dapat menikmati prasmanan terbuka di museum, yang menampilkan berbagai hidangan lokal, dengan pemesanan terlebih dahulu. Paket lengkap!

Vajrayana Art Gallery
Sumber foto: www.kuenselonline.com

Vajrayana Art Gallery terletak di kota Paro, Bhutan barat, merupakan galeri seni musiman dengan pameran yang diadakan dua kali dalam setahun, yaitu di musim semi dan musim gugur, bertepatan dengan festival keagamaan Bhutan termasuk festival Tsechu pada bulan Oktober.

Vajrayana Art Gallery menjadi tuan rumah untuk pameran pertamanya pada tahun 1996, menampilkan lukisan abstrak Chhime yang bergaya mengeksplorasi ikonografi Budha, khususnya untaian Vajrayana Buddhismeyang mengajarkan rasa hormat untuk semua bentuk kehidupan dan alam. Sebagian besar karya Chhime menampilkan objek-objek religius seperti mandala, simbol spiritual Buddhisme, dan bendera doa yang dicetak dengan manis (mantra agama).

Kalau kamu mengunjungi tiga tempat yang penuh akan budaya Bhutan di atas, dijamin makin pinter! Buruan cek jadwal penerbangan dan harga tiket ke Bhutan. Mau liburan mengesankan dithe Land of the Thunder Dragon? #gampang!


, , ,

Kenapa Memilih Web Hosting dari IDwebhost? Ini Dia 6 Alasannya!

Membuat website yang baik tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Ada banyak hal yang harus dipersiapkan terlebih dahulu. Selain memilih domain yang gampang diingat dan menyiapkan berbagai konten yang menarik, sebelum membuat sebuah website kita juga harus pandai-pandai dalam memilih penyedia web hosting bagi website kita.

Seberapa penting memilih penyedia web hosting? Tentu sangat penting, karena web hosting inilah yang akan sangat berpengaruh pada performa dan kualitas sebuah website. Cepat tidaknya sebuah website saat diakses oleh pembaca akan banyak ditentukan oleh web hosting yang kita pilih. Jadi, memilih web hosting itu tidak boleh asal-asalan.

Lantas, penyedia web hosting mana yang saya rekomendasikan sebagai modal membuat sebuah website? Saya pribadi, saat ini menggunakan jasa dari IDwebhost sebagai penyedia hosting sekaligus domain bagi kedua website saya, yaitu kangmasroer.net dan www.kangmasroer.com ini. Sudah pasti tidak asal pilih, karena saya telah menggunakan layanan web hosting sekaligus domain dari IDwebhost selama tiga tahun terakhir ini.
Ada banyak alasan kenapa IDwebhost, bagi saya adalah penyedia web hosting terbaik di Indonesia. Apa saja? Berikut adalah 6 alasannya.

Hosting Termurah Se-Indonesia

Harga memang salah satu hal yang selalu menjadi pertimbangan ketika kita akan membeli ataupun memilih sesuatu, termasuk saat menentukan web hosting bagi website kita. Nah, IDwebhost menyediakan web hosting termurah se-Indonesia, mulai Rp 1.000/bln. Murah banget kan?
Dipercaya Lebih dari 100 ribu Pengguna

Salah satu indikator yang menggambarkan baik tidaknya suatu produk adalah jumlah penggunanya. Dengan lebih dari 100 ribu pelanggan IDwebhost hingga saat ini, jelas menunjukkan bahwa provider satu ini memang telah berhasil memberikan kepuasan bagi pelanggannya yang menggunakan layanan hosting bagi websitenya.

Layanan Fast Response 24 jam

Pernah mengalami permasalahan terkait website yang seringkali membuat kita pusing? Hubungi saja tim customer support IDwebhost yang selama 24 jam siap untuk menjawab semua pertanyaan kita sekaligus menyelesaikan semua permasalahan terkait website dengan fast response dan selalu penuh semangat.

Server Uptime 99.9%

Murah tidak berarti murahan. Itulah gambaran IDwebhost yang menyediakan paket hosting murah dengan garansi server uptime 99.9%. Jadi, meskipun murah, website kita akan selalu bisa diakses oleh pengunjung dengan cepat sepanjang hari.
Akses Website 40x Lebih Cepat

Lebih cepat tentu lebih baik. Dengan berbagai macam teknologi yang diterapkan IDwebhost, memungkinkan kita membuat website yang jauh lebih cepat saat diakses oleh pengunjung. 

Garansi 30 Hari Uang Kembali

Takut kecewa setelah memilih web hosting? Tak perlu khawatir, IDwebhost memberi garansi 30 hari uang kembali 100% tanpa syarat apapun jika kita tidak puas dengan layanannya. Keren kan?
Nah, itulah Gaes, beberapa alasan kenapa IDwebhost menjadi penyedia web hosting terbaik di Indonesia. Oh iya, paket web hosting murah dari IDwebhost ini sudah termasuk fitur-fitur hebat di dalamnya. Beberapa di antaranya, adalah sebagai berikut:
  • Gratis domain .com tanpa syarat.
  • Litespeed web accelerator yang akan menjadikan website kita bisa diakses lebih cepat berkali-kali lipat.
  • Tersedia 300 lebih template website premium yang bisa kita pilih dan langsung digunakan.
  • Memiliki fasilitas litespeed wordpress cache yang akan membuat website kita lebih cepat hingga 50 kali lipat.
  • Puluhan tools yang disediakan gratis untuk mengelola website dengan mudah.
  • Kebebasan bisa membuat database sebanyak mungkin tanpa batasan.
  • SSL Tier 1 gratis yang akan menjadikan website kita aman dan dipercaya pengunjung.
  • Tersedia layanan website builder untuk membuat website professional hanya dalam 5 menit.
  • Free unlimited bandwidth untuk seluruh paket hosting.
  • Tersedia banyak pilihan lokasi data center yang bisa kita pilih.
  • Email tanpa batas sebanyak yang kita inginkan.
  • Dan masih banyak fitur-fitur yang lain.
Tertarik merasakan sensasi web hosting terbaik di Indonesia? Kunjungi website resmi idwebhost.com untuk melihat dan memilih berbagai paket web hosting murah dan berkualitas yang ditawarkannya. Selamat membangun website yang baik, ya Gaes!