,

Hal-Hal Penting Sebelum Meminjam Modal

Ada beberapa hal yang lebih baik Anda perhatikan sebelum Anda meminjam dari berbagai sumber pengumpulan modal pengembangan bisnis usaha seperti venture capitalist. Bunga, beberapa jenis biaya atau bahkan fakor sumber dana memang menjadi faktor utama dari penentuan peminjaman dari sumber pengumpulan modal pengembangan bisnis usaha. Tetapi ada faktor penting lainnya selain hal tersebut yang harus Anda perhatikan. Salah satu faktor tersebut yaitu Literasi, tentunya tidak semua orang tahu cara kerja dari tekfin yang merupakan salah satu sumber pengumpulan modal pengembangan bisnis usaha.

Tidak hanya itu, bahkan pihak peminjam tidak tahu jelas manfaat dari berbagai macam sumber pengumpulan modal pengembangan bisnis usaha untuk mereka. Maka dari itu, Anda harus memastikan pihak perusahaan sumber pengumpulan modal pengembangan bisnis usaha venture capitalist tersebut memberikan literasi yang bisa berupa edukasi ke pihak nasabahnya. Baik itu mengenai perhitungan bunga, resiko, manfaat dan biaya bahkan cara dalam menggunakan fitur ataupun produk. Tidak hanya itu saja, adapun bantuan-bantuan yang dapat mendongkrak pemahaman mengenai bisnis.

Dari semakin tingginya tingkat literasi yang diberikan dari berbagai sumber pengumpulan modal pengembangan bisnis usaha seperti venture capitalist, tentunya semakin bisa mereka bisa memilih serta memanfaatkan produk/ layanan jasa finansial atau keuangan yang sesuai tujuan masing-masing kondisi finansial. Dengan begitu, maka masyarakat juga dapat melakukan perencanaan finansial/ keuangan dengan semakin cerdas.

Tidak hanya itu saja, mereka juga akan terhindar dari berbagai aktivitas keuangan/ finansial yang tidak menguntungkan. Selain itu, manfaat layanan dari para pihak sumber pengumpulan modal pengembangan bisnis usaha ini yaitu penggunaan dana untuk pinjaman tersebut akan semakin terarah. Selain faktor literasi, adapun  faktor regulasi yang harus dimaksimalkan dari setiap pihak sumber pengumpulan modal pengembangan bisnis usaha.

Poin satu ini bisa dibilang tidak kalah penting, bisa dibilang sekarang ini sudah banyak sekali sumber pengumpulan modal pengembangan bisnis usaha seperti venture capitalist. Tetapi sayangnya masih banyak fintech yang belum mengikuti regulasi serta diawasi regulator yang mempunyai otoritas. Di Indonesia itu sendiri pihak yang mengatur hal tersebut yaitu OJK atau Otoritas yang mengatur Jasa Keuangan.

Dalam mendapatkan izin OJK ini, berbagai sumber pengumpulan modal pengembangan bisnis usaha termasuk fintech yang telah mendaftarkan diri nantinya akan dipantau pada waktu satu tahun. Hal tersebut berguna supaya bisa mengetahui apakah instansi atau perusahaan tersebut dapat berjalan dengan baik atau tidak. Kalau perusahaan tersebut belum mendapatkan izin dari pihak OJK, maka pihak sumber pengumpulan modal pengembangan bisnis usaha tersebut memang pada dasarnya masih tidak boleh melakukan penawaran produknya kepada masyarakat.

Tanda lampu hijau yang diberikan dari OJK juga memudahkan masyarakat dalam memilih layanan sumber pengumpulan modal pengembangan bisnis usaha yang terpercaya dan aman. Hal tersebut disebabkan dari berbagai perusahaan sumber pengumpulan modal pengembangan bisnis usaha yang terdaftar telah memenuhi standar aspek otoritas terkait dengan infrastruktur penunjang aktivitas/ kegiatan operasional.

Tidak hanya itu saja, terkait juga dengan sistem elektronik, sampai aspek mitigasi risiko. Jika suatu sumber pengumpulan modal pengembangan bisnis usaha masih belum mengikuti aspek regulasi yang sudah ada, maka akan lebih baik dihindari. Eksistensi dari penyedia modal seperti fintech bisa dikatakan sebagai suatu upaya dalam pendukungan sharing economy dengan jumlah yang sangat besar. Tetapi, masyarakat yang sebagai penggunanya harus juga memerhatikan keamanan ketika mengakses permodalan lewat berbagai sumber pengumpulan modal pengembangan bisnis usaha seperti venture capitalist.


, , ,

#BukaInspirasi Menggapai Mimpi: 5 Inspirasi Usaha Bersama Bukalapak

Normalnya, setiap manusia pasti punya mimpi. Maka dari itu, tidaklah mengherankan jika sejak masa TK pun, kita sudah mulai disuguhkan dengan pertanyaan-pertanyaan mengenai cita-cita. Iya kan? Ya, mimpi dan cita-cita pada dasarnya sama. Mimpilah yang akan mengantarkan seseorang menggapai cita-citanya. Jadi, ketika ada seseorang yang tidak mempunyai mimpi, maka kemungkinan besar hidupnya akan terasa tanpa arah dan tujuan, bagaikan perahu yang lepas kemudi di tengah samudra.

Nah, masalahnya, banyak sekali di antara kita yang memilih tertidur pulas dan enggan terbangun untuk mewujudkan impian menjadi kenyataan. Tak jarang, kita sendiri juga mudah menyerah dengan mimpi-mimpi yang sudah kita gantungkan setinggi langit. Terlebih ketika orang-orang yang ada di sekitar kita banyak ber-nyinyir ria tentang mimpi-mimpi kita.
“Kalau bermimpi itu jangan terlalu tinggi! Nanti kalau nggak tercapai, kau akan terjatuh menghujam ke bumi..”
Sering mendengar perkataan demikian? Kalimat sok bijak itu memang acap kali membuat kita takut bermimpi karena khawatir kalau terjatuh dari mimpi-mimpi itu akan terasa sakit. Padahal, sebenarnya tidak ada salahnya loh ya, kita memiliki mimpi setinggi mungkin. Asalkan, kita punya komitmen yang kuat untuk menggapainya.
Kata bijak Achmad Zaky, CEO Bukalapak

Yakinlah, saat kita punya komitmen yang kuat, jatuh dari impian setinggi langit pun, rasanya hanya seperti tersandung batu kerikil. Setelah sakit sesaat, bangun kembali dan berusahalah lebih keras lagi membuat 'pesawat ulang alik' yang lebih hebat untuk kembali menggapai mimpi-mimpi di langit. So, jadilah pribadi yang berani untuk bermimpi ya, karena impian merupakan awal dari kesuksesan seseorang.
“Keberanian adalah alat paling penting untuk bisa memahami alam semesta.” Begitulah kata Achmad Zaky, Ceo BukaLapak.

Berbicara tentang impian, sebagai manusia normal, saya pun memiliki banyak impian. Seperti Nobita dalam film Doraemon, impian atau keinginan saya sebagai manusia normal itu banyak sekali. Satu di antaranya adalah memiliki hunian idaman. Ya, impian memiliki rumah sendiri itu muncul ketika saya mulai hidup di perantauan sekitar 8 tahun yang lalu.

Impian memiliki rumah sendiri itu pun semakin menjadi-jadi saat saya merasakan bagaimana pahit getirnya hidup di rumah kontrakan. Terlebih setelah saya menikah dan memiliki buah hati, memiliki rumah sendiri jelas menjadi prioritas utama yang mau tidak mau harus segera saya wujudkan.
Proses pembangunan hunian idaman saya

Bagi orang kampung yang terlahir dari orang tua dengan keadaan ekonomi menengah ke bawah seperti saya, membangun rumah adalah salah satu impian besar dan terasa berat untuk diwujudkan. Bagaimana tidak, kalian tentu paham bahwa biaya membangun rumah tidaklah sedikit. Makanya, saat itu banyak sekali orang yang mengatakan bahwa cita-cita saya itu tak ubahnya seperti mimpi di siang bolong alias hanya khayalan semata.

Melihat realita itu semua, lantas apa yang saya lakukan? Apakah saya merasa down? Oh, jelas tidak! Saya terinspirasi dari apa yang dikatakan oleh Napoleon Hill dalam bukunya "Think and Grow Rich":

“Keyakinan adalah titik awal dari semua pengumpulan kekayaan. Keyakinan adalah dasar semua “keajaiban”, dan semua misteri yang tidak bisa dianalisis dengan aturan ilmu pengetahuan.

Keyakinan adalah satu-satunya penawar kegagalan yang diketahui orang. Keyakinan adalah unsur “kimia”, yang kalau dipadukan dengan do’a, akan memberikan seseorang sebuah komunikasi dengan inteligensi tanpa batas!”
Kata bijak Napoleon Hill dalam "Think and Grow Rich"

Ya, saya pun yakin bahwa mimpi tidaklah selamanya menjadi mimpi ketika kita mau bangun dari tidur dan segera bergegas untuk mewujudkannya. Gaji bulanan saya boleh saja pas-pasan, tapi saya selalu berusaha untuk menjadikannya pas untuk mewujudkan segala macam impian, termasuk impian memiliki rumah idaman yang alhamdu lillah telah setahun ini menjadi kenyataan. Untuk mewujudkan impian memiliki rumah sendiri itu, selain menyisihkan dari gaji bulanan, saya pun mencari penghasilan lain dari selain gaji bulanan.

Berbicara tentang tambahan penghasilan, di era digital ini, mencari panghasilan lain dari gaji bulanan itu bisa dibilang susah-susah gampang. Susah bagi mereka yang belum tahu cara-caranya, dan gampang bagi yang sudah tahu jalannya. Kalau kita tahu, era digital ini sebenarnya telah menawarkan segala kemudahan bagi kita.

Misalnya saja, ketika kita mau menambah penghasilan dengan cara berjualan, maka kita bisa berjualan dengan memanfaatkan kemudahan teknologi yang ada di era digital ini, yakni dengan cara berjualan secara online. Sebagai contoh, adalah berjualan di Bukalapak, salah satu online marketplace terkemuka di Indonesia.
Keberadaan Bukalapak memang sangat berperan bagi siapa saja yang berniat untuk berjualan secara online dengan modal yang terbatas. Dengan Bukalapak, kita dapat berjualan tanpa harus memiliki toko di pusat perbelanjaan ataupun memiliki kios di pasar. Bukalapak memberikan fasilitas bagi kita sebagai pelaku UKM berupa toko online yang bisa melayani pembeli dari seluruh Indonesia di manapun dan kapanpun.

Bahkan, tak hanya berjualan saja, Bukalapak juga memberikan peluang kepada kita untuk memiliki usaha yang bisa menjadi sumber penghasilan bagi kita. Nah, pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi inspirasi yang bersumber dari pengalaman pribadi tentang usaha-usaha yang bisa dilakukan bersama Bukalapak. Okey, tanpa basa-basi berikut adalah 5 inspirasi usaha yang bisa kita lakukan bersama Bukalapak.
Jika kita memiliki produk, baik barang ataupun jasa yang bisa dijual, maka inspirasi usaha pertama yang saya rekomendasikan adalah sebagai seller atau yang sering dikenal sebagai pelapak. Kenapa harus menjadi seller atau pelapak? Karena, dengan berjualan di Bukalapak, pelapak akan mendapat banyak keuntungan. Apa saja?
Enam keuntungan menjadi pelapak di Bukalapak

Pertama, pelapak akan menerima notifikasi SMS setiap ada pesanan. Sehingga, pelapak bisa fokus jualan online tanpa harus buang-buang waktu untuk melayani calon pembeli yang tidak serius. Kedua, pelapak akan mendapatkan feedback positif secara otomatis dari sistem saat transaksi sukses, walaupun pembeli tidak memberikan feedback saat transaksi. Feedback ini sudah pasti sangat berguna bagi reputasi siapapun yang berjualan secara online.

Ketiga, pelapak tidak perlu menunggu lama untuk menerima uang pembayaran, karena uang pembayaran langsung dicairkan oleh sistem Bukapalak setelah pembeli memberikan ulasan pesanan atau paling lambat 2×24 jam setelah barang terkirim menurut sistem ekspedisi. Keempat, setiap barang pelapak menjadi prioritas di mesin pencarian. Hal ini bisa terjadi, karena setiap halaman di Bukalapak telah melalui proses SEO (Search Engine Optimization) sehingga tampil lebih unggul di mesin pencarian seperti Google dan sebagainya.
Walldecor poster motivasi, salah satu jualan saya di Bukalapak

Kelima, pelapak tidak perlu repot menghitung ongkos kirim, karena sistem Bukalapak akan otomatis menghitung ongkos kirim yang harus dibayarkan oleh pembeli. Dan keenam, pelapak akan mendapatkan edukasi kewirausahaan online, karena Bukalapak terus membangun semangat kewirausahaan kepada pelapak dengan memberikan tips dan trik jitu dalam berjualan secara online.
Jika kita tidak punya produk sendiri yang bisa dijual di Bukalapak, maka menjadi reseller adalah alternatif kedua yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Secara gampangnya, reseller adalah orang yang membeli produk dari supplier atau distributor dengan harga yang lebih murah dari pasaran untuk kemudian dijual kembali dengan harapan mendapatkan keuntungan dari penjulan barang tersebut.

Keuntungan menjadi reseller di Bukalapak itu lumayan besar, tergantung seberapa jumlah barang yang berhasil kita jual ulang. Caranya juga tidak terlalu sulit, asalkan kita mengetahui tips-tips agar kita sukses menjadi reseller.
Tips menjadi reseller hebat di Bukalapak

Beberapa tips yang bisa diterapkan saat kita memutuskan menjadi reseller di Bukalapak di antaranya, adalah mengenali produk dengan baik, mencari supplier yang terpercaya, membandingkan produk yang satu dengan yang lain, serta rajin memasarkanlah produk melalui berbagai media sosial yang dimiliki.
Ingin jadi pelapak tapi tidak punya produk untuk dijual? Atau ingin jadi reseller tapi terkendala modal? Jangan khawatir, masih ada peluang lain yang bisa kita lakukan, yaitu menjadi dropshipper Bukalapak. Yang dimaksud dengan dropshipper adalah orang meminta supplier untuk mengirimkan barang atau produk kepada pembeli kita.
Keuntungan menjadi dropshipper di Bukalapak

Keuntungan yang diambil oleh dropshipper biasanya memang cenderung kecil, karena kalau dropshipper menaikkan harga yang lebih tinggi akan beresiko pada berkurangnya kepercayaan konsumen. Namun, jika kita mampu menjualkan barang dalam jumlah yang besar, keuntungan yang sedikit itu tentu akan menjadi berlipat-lipat.
Usaha menjadi agen Bukalapak ini sudah saya lakukan sejak lama. Caranya sangat simpel, yakni kita hanya cukup menjual produk-produk digital yang ada di Bukalapak kepada konsumen yang ada di sekitar kita. Melalui Bukalapak, kita bisa menjual beberapa produk digital, seperti pulsa dan paket data, tiket kereta dan pesawat, token listrik, dan tagihan pembayaran lainnya.
Keuntungan menjadi mitra Bukalapak

Untuk menjual produk digital ini, kita bisa bergabung menjadi mitra Bukalapak ataupun tidak. Jika konsumen harian yang kita miliki lumayan banyak, alangkah baiknya jika kita bergabung menjadi mitra Bukalapak, karena keuntungan yang didapatkan oleh mitra lebih besar jika dibandingkan dengan penjual produk digital biasa. Dengan bergabung menjadi mitra, maka kita akan mendapatkan komisi berdasarkan penjualan yang kita lakukan.
Satu lagi, usaha menambah penghasilan selain cara-cara di atas adalah dengan melalui affiliate Bukalapak. Affiliate Bukalapak adalah program yang memposisikan kita sebagai pemasar mencantumkan iklan yang dilakukan Bukalapak pada situs yang kita miliki. Dari iklan tersebut, kita akan mendapatkan komisi yang akan diberikan oleh Bukalapak, berdasarkan dari penjualan sukses yang berhasil kita dapatkan.
Keuntungan affiliate program Bukalapak

Langkah-langkah untuk mengikuti affiliate Bukalapak ini sangatlah mudah. Pertama, adalah mendaftarkan diri di Bukalapak Affiliate Program, kemudian memiilih offer untuk mendapatkan link Afiliasi. Setelah itu, promosikan link Afiliasi tersebut di website yang kita miliki. Ketika ada calon pembeli membuka link Afiliasi, mengunjungi Bukalapak, kemudian melakukan transaksi sukses, maka kita akan mendapatkan komisi sesuai dengan skema komisi dan offer yang kita pilih. Mudah kan?

Nah, itulah 5 inspirasi usaha yang bisa kita lakukan bersama Bukalapak untuk mendapatkan penghasilan. Saya #BukaInspirasi tersebut agar kita semua tidak terbelenggu dan terjajah dari setiap mimpi-mimpi yang tengah kita rajut. Karena, dengan penghasilan dari usaha bersama Bukalapak itu, sedikit banyak pasti juga akan menambah daya luncur 'pesawat ulang alik' kita untuk menembus cakrawala dan menggapai impian-impian yang ada di langit. Mari memerdekakan diri untuk menggapai impian bersama Bukalapak!


#BukaInspirasi

***

Referensi:
- www.bukalapak.com
- Napoleon Hill, Think and Grow Rich (Berpikir dan Bertumbuh Kaya), Edisi Revisi 2007

,

Mencari Inspirasi di DCS, Co-Working Space yang Ramah bagi Semua

“Istiqomah itu berat, kalau ringan namanya istirahat..”

Mantra untuk memotivasi diri sendiri ini memang sudah terpasang pada dinding ruang kerja di rumah. Dulu, poster ini sengaja ditempel agar saya tetap produktif dalam berkarya. Ya, sebagai seorang part time blogger, idealnya saya harus bisa menyelesaikan minimal sebuah artikel tiap pekan. Namun, terus terang saja akhir-akhir ini, rutinitas itu terasa berat untuk saya laksanakan. 
(Poster motivasi yang terpasang di dinding rumah/ Dok. Pribadi)

Writer’s block, begitulah istilah yang sepertinya paling tepat untuk menggambarkan keadaan saya itu. Pikiran buntu dan otak terasa kaku, seolah ada sesuatu yang menghalangi untuk menuangkan ide-ide ke dalam tulisan. Jangankan menyusun satu paragraf, untuk merangkai kata-kata menjadi sebuah kalimat pun terasa susah untuk dilakukan.

Dalam situasi demikian, saya teringat sebuah artikel yang pernah saya baca, bahwa salah satu cara untuk mengembalikan mood menulis adalah dengan mencari suasana baru. Yap, sepertinya saya harus segera mencari lokasi baru yang lebih mendukung untuk berkarya dan mendapatkan inspirasi. Akhirnya, pilihan pun jatuh pada Diskominfo Co-Working Space yang terletak di area Kantor Dinas Kominfo DIY.
Diskominfo Co-Working Space atau DCS adalah co-working space yang diresmikan oleh Dinas Kominfo DIY pada tanggal 24 Agustus 2018 yang lalu. Ruang publik ini didirikan dalam rangka memfasilitasi masyarakat serta komunitas yang ada di Yogyakarta dan sekitarnya untuk mengembangkan industri kreatif digital.

Pemilihan DCS sebagai tempat untuk mencari inspirasi ini tentu bukannya tanpa alasan, namun dengan berbagai pertimbangan. Ya, ada beberapa alasan kenapa saya akhirnya menjatuhkan pilihan pada Diskominfo Co-Working Space ini sebagai tempat untuk berkreasi dan mencari inspirasi. Apa saja?
Pertama, lokasi yang strategis. Berada di Jalan Brigjen Katamso Keparakan, Mergangsan, Yogyakarta, lokasi DCS sangat mudah diakses oleh pengunjung dari arah mana saja. Pengunjung dari arah selatan, bisa menuju DCS melalui Jalan Parangtritis ke utara. Dari arah utara bisa melalui Jalan Mayor Suryotomo ke selatan. Sedangkan dari arah barat dan timur bisa melalui Jalan Raya Yogya, kemudian belok ke arah selatan melalui Jalan Brigjen Katamso.



Kedua, fasilitas yang lengkap. Sebagai bagian dari upaya nyata Kominfo DIY dalam mewujudkan Jogja Smart Province, DCS memiliki fasilitas yang mendukung untuk menyalurkan ide dan gagasan masyarakat dalam bidang industri kreatif digital. Beberapa fasilitas yang ada di DCS, antara lain adalah multimedia space dengan tujuh peralatan komputer untuk berkreasi, ruang studio untuk membuat animasi dan film pendek, serta ruang kelas berkapasitas 20 orang untuk kegiatan pelatihan ataupun workshop.
(Creative space, salah satu fasilitas di DCS/ Dok. Pribadi)

Selain itu, ada juga performance space untuk komunitas yang ingin menampilkan karyanya, serta outdoor space untuk berkreasi ataupun berdiskusi di luar ruangan. Tak hanya itu, Diskominfo Co-Working Space juga memiliki fasilitas penunjang, seperti kamar mandi, musholla dan area parkir yang cukup luas untuk menampung kendaraan roda dua dan roda empat.
(Outdoor space untuk berkreasi di luar ruangan/ Dok. Pribadi)

Ketiga, akses internet yang cepat. Bagi para pekerja digital, internet adalah fasilitas utama dalam beraktivitas. Nah, salah satu keunggulan dari DCS adalah tersedianya fasilitas internet dengan kecepatan tinggi. Saya memang tidak sempat mengecek berapa kecepatan akses internet di area DCS ini, namun saya merasakan kecepatan aksesnya saat mencoba berselancar di dunia maya. Hal ini sudah pasti akan mendukung berbagai pekerjaan para pengunjungnya. 
(Multimedia space dengan PC yang terhubung internet cepat/ Dok. Pribadi)

Keempat, suasana yang nyaman. Bagi sebagian besar orang yang bekerja di dunia kepenulisan, suasana yang nyaman dan tenang sangat penting dalam proses pencarian inspirasi dan penggalian ide-ide untuk kemudian dituangkan dalam sebuah tulisan. Inilah salah satu keunggulan DCS. Meskipun berada di tengah kota dan dekat dengan jalan raya, suasana di DCS ini terasa nyaman dan tenang, serta tidak bising oleh suara kendaraan.
(Menulis di DCS terasa sangat nyaman/ Dok. Pribadi)

Dan kelima, lingkungan yang kreatif. Entah disadari atau tidak, ketika kita berada di antara orang-orang yang kreatif, maka secara tidak langsung kemampuan kognitif kita pun akan meningkat. Sebagaimana ketika saya datang ke DCS beberapa waktu yang lalu, saya bertemu dengan seorang mahasiswa UGM yang sedang mencari bahan untuk mengikuti LKTI. Darinya, selain pengetahuan saya pun mendapat banyak inspirasi dan motivasi untuk terus berkarya.

Itulah beberapa alasan yang mendorong saya mengunjungi Diskominfo Co-Working Space sepekan yang lalu. Bagi saya, co-working space yang telah digagas sejak 2016 ini memang tepat sekali untuk dijadikan ruang publik guna menumbuhkan produktifitas masyarakat Yogya dan sekitarnya, terkhusus dalam bidang teknologi, informasi, dan komunikasi.
Oh iya, ada satu hal yang menarik perhatian saya ketika datang ke DCS untuk pertama kalinya. Yakni, saya tidak menemukan adanya anak tangga di jalan masuk menuju gedung DCS ini, lazimnya terdapat pada gedung-gedung lainnya yang dibangun lebih tinggi dari halaman depannya. Yang ada, hanyalah jalan menanjak dengan bagian tengah jalan berwarna kuning.
(Jalan masuk menuju DCS/ Dok. Pribadi)

Usut punya usut, ternyata DCS ini memang dibangun oleh Kominfo DIY sebagai ruang publik dengan konsep ramah bagi semua kalangan, terkhusus bagi para difabel. Penataan ruangannya dibuat bebas hambatan, sehingga teman-teman difabel yang menggunakan kursi roda bisa masuk ke ruangan, serta bergerak dari space yang satu ke space lainnya dengan mudah.
(Dengan jalan bebas hambatan seperti ini, kursi roda bisa bergerak ke mana saja dengan mudah/ Dok. Pribadi)

Tidak hanya jalan-jalannya yang bebas hambatan, tetapi hampir semua fasilitas di DCS ini pun ternyata berkonsep inklusif dan aksesibel. Mulai dari meja di ruang multimedia, classroom, meja diskusi, kamar mandi, hingga pintu-pintunya pun didesain sedemikian rupa sehingga benar-benar terasa ramah dan nyaman bagi para difabel.
(DCS memang dibuat dengan konsep inklusif dan aksesibel/ Dok. pribadi)

Seketika saya pun teringat akan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Di dalam Pasal 97 Undang-Undang tersebut dijelaskan bahwa pemerintah memang wajib menjamin infrastruktur yang dibangunnya terasa mudah untuk diakses oleh penyandang disabilitas. Rupanya, Undang-Undang inilah yang juga menjadi salah satu alasan kenapa Diskominfo Co-Working Space ini memiliki konsep ramah difabel.

Dengan konsep ruang publik yang inklusif dan aksesibel itu, Kominfo DIY dan kita semua tentunya berharap agar seluruh kalangan masyarakat termasuk teman-teman difabel merasa nyaman untuk berkarya di DCS ini, karena siapapun mereka memiliki kesempatan yang sama untuk bisa meningkatkan kemampuannya dalam bidang industri kreatif digital. Yuk, manfaatkan DCS dengan sebaik-baiknya untuk kegiatan yang positif dan bermanfaat. Jangan lupa jaga kebersihan ya, agar DCS tetap nyaman menjadi tempat untuk berkreasi dan mencari inspirasi.

Selamat berkreasi dan mencari inspirasi di DCS ya, Kawan!


#pagelaranTIK2018 #kominfodiy

***

*Tulisan ini diikutsertakan dalam kompetisi Pagelaran TIK yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika DIY.

Tempat Wisata di Bantul Ini Bikin Kamu Merasa Ada di Atas Awan

Yogyakarta memang istimewa dan punya sejuta pesona. Bukan hanya budayanya saja, namun beragam objek wisata alamnya pun begitu menarik, terutama area dataran tingginya yang menawarkan sejuta panorama cantik layaknya di atas awan. Kebun Buah Mangunan yang ada di Kabupaten Bantul adalah salah satunya.

Namun, ternyata bukan hanya Kebun Buah Mangunan saja loh yang akan membuatmu takjub. Soalnya, masih banyak banget objek wisata di Bantul yang nggak kalah menarik untuk dikunjungi dan recommended banget untuk dijadikan sebagai objek foto. Penasaran kan? Ini dia beberapa lokasi wisata di Bantul yang akan membuatmu seperti di atas awan.

1. Bukit Panguk

Di Bukit Panguk, kamu akan menemukan hamparan perbukitan bernuansa hijau serta keindahan gumpalan awan. Di sana, terdapat pula beberapa gardu pandang dari kayu dan bambu yang menjorok ke arah bibir tebing sehingga membuat siapa saja akan puas menikmati pemandangan alam.
Bukit Panguk terletak di Dusun Kediwung, Desa Mangunan, Dlingo. Untuk menuju ke objek wisata ini, dibutuhkan waktu kurang lebih 2 jam dengan jarak 20 km dari pusat Kota Yogyakarta. Dengan harga tiket yang sangat murah, yakni sebesar Rp 3 ribu per orang, kamu sudah bisa menikmati pemandangan alam di Bukit Panguk dari pukul 05.00 sampai 18.00 WIB. Keren kan?

2. Bukit Lintang Sewu

Keindahan Bukit Lintang Sewu ini sepertinya memang tidak bisa diragukan lagi. Bagaimana tidak, sejauh mata memandang, hamparan panorama alam dengan tanaman pohon pinus dan kayu putih akan kamu dapati di sini. Menariknya lagi, di bukit ini kamu juga bisa melihat panorama senja yang keelokannya nggak bisa diragukan lagi.
Objek wisata Lintang Sewu ini terletak di Desa Muntuk, Dlingo. Jaraknya dari pusat kota Yogyakarta pun nggak terlalu jauh, karena bisa ditempuh selama 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan pribadi. Untuk bisa menikmati panorama di area wisata ini, kamu cukup menyediakan budget sebesar Rp 2 ribu untuk tiket masuk ditambah biaya parkir motor sebesar Rp 2 ribu atau Rp 3 ribu untuk parkir mobil. Sangat terjangkau, kan?

3. Kebun Buah Mangunan

Kebun Buah Mangunan terletak di ketinggian 200 meter dari permukaan laut, tepatnya di Mangunan, Dlingo, Bantul. Dengan ketinggian itu, nggak heran kalau saat berada di sini kamu akan seperti ada di atas awan. Sejauh mata memandang, kamu akan disuguhi pemandangan cantik, termasuk gumpalan-gumpalan awannya. Nggak hanya itu loh, di tempat ini juga ada spot foto menarik yang terbuat dari kayu berbentuk hati.
Sesuai dengan namanya, objek wisata ini memang ditanami berbagai macam buah-buahan. Ada pohon durian, rambutan, mangga, jeruk hingga manggis yang tumbuh di lahan kira-kira seluas 23 hektar. Selain itu, ada juga pepohonan lain, seperti jati, pinus, king grass dan salak magium yang ditanam di kebun buah yang dikelola oleh pemerintah ini.

Oh iya, akses menuju ke lokasi wisata ini pun nggak terlalu sulit. Kamu hanya membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam saja kalau berangkat dari pusat kota Yogyakarta. Harga tiket masuknya juga sangat murah, yakni hanya sebesar Rp 5 ribu per orang. Di tempat ini kamu bisa menikmati panorama alam yang sangat eksotis mulai dari pukul 08.00 sampai 18.00 WIB. 

4. Jurang Tembelan

Jika kamu berkunjung ke Bantul, objek wisata satu ini sayang banget untuk kamu lewatkan. Ya, Jurang Tembelan yang berdekatan dengan Kebun Buah Mangunan ini menawarkan panorama alam yang super cantik. Dengan beberapa spot foto menarik, seperti miniatur perahu dari bambu serta gardu pandangnya akan membuatmu seperti di atas awan. Pasalnya, si tempat ini juga di kelilingi gumpalan awan yang memanjakan mata. 
Terletak di Dukuh Kanigoro, Mangunan, Jurang Tembelan berjarak sekitar 22 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta. Waktu tempuhnya sekitar 1,5 jam. Sejauh ini, tidak ada tiket masuk untuk bisa masuk ke wisata yang buka dari pagi hingga malam ini. Jadi, kamu hanya dikenakan biaya parkir saja. Namun, kalau kamu ingin hunting foto di atas perahu, kamu perlu menyediakan budget sebesar Rp 3 ribu saja. Tertarik berkunjung?

5. Puncak Becici

Puncak Becici juga memungkinkan kamu untuk menikmati suasana seperti di atas awan. Ya, lokasinya ada di area puncak! Jadi, nggak heran kalau di sini juga disediakan gardu pandang bagi pengunjung untuk menikmati panorama alam. Dari puncak Becici ini, kamu juga bisa melihat pemandangan Kota Yogyakarta hingga Gunung Merapi loh.
Oh iya, objek wisata ini terletak di Dusun Dunung Cilik, Desa Gunung Muntuk, Dlingo. Jaraknya dari Yogyakarta sekitar 22 km saja, sehingga kamu hanya membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam untuk mengunjunginya. Jika berkunjung kemari, kamu cukup menyediakan budget sebesar Rp 2 ribu untuk tiket masuk serta tambahan parkir kendaraan senilai Rp 2 ribu  untuk motor dan Rp 3 ribu mobil. 

Nah, beberapa lokasi wisata di Bantul yang akan membuatmu seperti di atas awan. Ternyata banyak banget ya destinasi wisata yang bisa dijadikan pilihan saat kita liburan ke Bantul, Yogyakarta. So, selamat berwisata ya, Gaes

***
Referensi: qupas.id

, ,

Go-Work Solusi Coworking Space di Jakarta

Lingkungan kerja adalah faktor utama dalam produktivitas kerja seorang pegawai. Jika lingkungan kerjanya tidak menguntungkan, maka produktivitas kerjanya juga tidak akan meningkat. Tak perlu bingung lagi, karena kini ada tempat yang bisa dibilang ruang kerja kekinian untuk Anda yang membutuhkan ruang kerja yang tidak hanya nyaman namun juga bisa mendukung dalam meningkatkan produktivitas dan kreativitas kerja.

Ya, coworking space adalah sebuah ruang kerja yang saat ini banyak diminati sebagai alternatif ruang untuk bekerja yang lebih menjanjikan. Dari segala aspek, coworking space ini menawarkan lebih banyak keuntungan bagi penggunanya dibandingkan ruang kerja biasa. Nah, jika Anda membutuhkan ruang kerja seperti ini go-work.com adalah pilihan coworking space terbaik. 

Solusi untuk Para Pekerja, Ruang Kerja Nyaman dan Menyenangkan Go-work.com

Pada dasarnya setiap ruang kerja berkonsep coworking space menawarkan ruang kerja terbuka yang memungkinkan setiap penggunanya untuk bisa saling berinteraksi satu sama lain. Konsep terbuka juga memiliki makna lain, dimana semua orang dari berbagai latar belakang profesi bisa menggunakan ruang kerja ini, tidak hanya terbatas pada para pelaku start up, yang mana merupakan target awal terbentuknya ruang kerja ini.

Begitu pula pada go-work.com, di sini Anda tidak hanya akan mendapatkan penawaran ruang kerja yang nyaman dengan fasilitas yang lengkap saja, namun juga memberikan keuntungan lain berupa koneksi dengan member lain yang berasal dari berbagai kalangan. 

Dengan menjadi member GoWork coworking space Jakarta, Anda akan semakin mudah untuk terhubung dengan orang lain dari berbagai latar belakang. Disini Anda akan merasakan sensasi baru bekerja dengan menggabungkan antara kesenangan dan bisnis di dalam satu ruangan. Bukan tanpa alasan jika mengatakan ruang kerja ini adalah sebuah kesenangan. Bagaimana tidak jika di dalam ruang kerja ini benar-benar didesain dengan sangat menarik. Penggunaan bahan kayu sebagai bahan utama di beberapa bagian ditambah dengan pencahayaan yang tepat semakin membuat desain di dalam ruang kerja ini tampak lebih stunning. 

Yang paling penting, Anda akan mendapatkan beragam pilihan disini. Tidak hanya menyediakan hot desk atau ruang kerja satu kali pakai saja, Anda bahkan juga bisa mendapatkan private room di area coworking space ini. Jika Anda baru merintis bisnis dan belum memiliki kantor tetap, layanan business address bisa Anda manfaatkan sebagai solusi terbaik.

Belum lagi jika menjadi member akan ada banyak keunggulan yang bisa Anda nikmati. Setiap member go-work.com akan mendapatkan keuntungan eksklusif yang tidak akan Anda dapatkan di coworking space lainnya, mulai dari keunggulan potongan harga, event-event bisnis serta berbagai keunggulan eksklusif lainnya. Keunggulan eksklusif itu misalnya potongan harga yang bisa Anda dapatkan di layanan-layanan kesehatan, tempat kebugaran, restoran bahkan travel. 

Jika Anda berpikir bahwa memiliki satu ruang yang nyaman dengan segala fasilitas dan keunggulan yang diberikan ini harus dibayar dengan mahal, maka Anda salah besar. Mendapatkan harga yang sangat kompetitif, apalagi jika Anda mendaftar sebagai member, adalah keunggulan lain yang ditawarkan go-work.com.

Harga yang kompetitif untuk mendapatkan sebuah ruang kerja dengan fasilitas pendukung super lengkap, terletak di kawasan bisnis di pusat kota Jakarta serta koneksi yang luas dengan para membernya tentu akan sulit didapatkan di kantor atau tempat kerja manapun. Ruang kerja ini akan sangat sesuai untuk Anda para pekerja yang sibuk atau Anda yang tidak lagi nyaman bekerja di kantor. Disini Anda bisa tinggal membawa laptop dan nikmati kenyamanan bekerja di tempat yang menyenangkan.