Thursday, July 14, 2011

Kategori:

Kelas X Bab 1: Q.S. Al-Baqarah, 2: 30, Al-Mu’minūn, 23: 12–14, Aż-Żāriyāt, 51: 56, dan An-Nahl, 16: 78










•Surah Al-Baqarah, 2: 30

وَإِذۡ قَالَ رَبُّكَ لِلۡمَلَـٰٓٮِٕكَةِ إِنِّى جَاعِلٌ۬ فِى ٱلۡأَرۡضِ خَلِيفَةً۬‌ۖ قَالُوٓاْ أَتَجۡعَلُ فِيہَا مَن يُفۡسِدُ فِيہَا وَيَسۡفِكُ ٱلدِّمَآءَ وَنَحۡنُ نُسَبِّحُ بِحَمۡدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ‌ۖ قَالَ إِنِّىٓ أَعۡلَمُ مَا لَا تَعۡلَمُونَ 

“ Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."

•Surah Al-Mu’minūn, 23: 12–14

وَلَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَـٰنَ مِن سُلَـٰلَةٍ۬ مِّن طِينٍ۬ (١٢) ثُمَّ جَعَلۡنَـٰهُ نُطۡفَةً۬ فِى قَرَارٍ۬ مَّكِينٍ۬ (١٣) ثُمَّ خَلَقۡنَا ٱلنُّطۡفَةَ عَلَقَةً۬ فَخَلَقۡنَا ٱلۡعَلَقَةَ مُضۡغَةً۬ فَخَلَقۡنَا ٱلۡمُضۡغَةَ عِظَـٰمً۬ا فَكَسَوۡنَا ٱلۡعِظَـٰمَ لَحۡمً۬ا ثُمَّ أَنشَأۡنَـٰهُ خَلۡقًا ءَاخَرَ‌ۚ فَتَبَارَكَ ٱللَّهُ أَحۡسَنُ ٱلۡخَـٰلِقِينَ ( ١٤

“ Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik. “

•Surah Aż-Żāriyāt, 51: 56


وَمَا خَلَقۡتُ ٱلۡجِنَّ وَٱلۡإِنسَ إِلَّا لِيَعۡبُدُون

“ Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. “

•Surah An-Nahl, 16: 78


وَٱللَّهُ أَخۡرَجَكُم مِّنۢ بُطُونِ أُمَّهَـٰتِكُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ شَيۡـًٔ۬ا وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمۡعَ وَٱلۡأَبۡصَـٰرَ وَٱلۡأَفۡـِٔدَةَ‌ۙ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ

“ Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur. ”

* Kesimpulan dan penjelasan.
• Surah Al-Baqarah, 2: 30
1. Allah lebih mengetahui atas segala sesuatu apa yang akan terjadi dibanding makhluk-Nya.
2. Allah menjadikan manusia sebagai khalifah (wakil) Allah di muka bumi untuk mengemban amanat yang Allah berikan.
3. Pemberitaan tentang diangkatnya manusia sebagai khalifah mengandung hikmah dan rahasia yang datang dalam bentuk perdebatan antara Allah dan malaikat, yang tidak dapat difahami secara lahiriah, karena hanya Allah sendiri yang Maha Mengetahui.

• Surah Al-Mu’minūn, 23: 12–14
Allah menjadikan manusia di rahim seorang ibu melalui beberapa fase, yaitu:
1. Dari saripati tanah (sulalah min thin) dijadikan sperma (nutfah) yang ditumpahkan dalam rahim atau tempat yang kokoh (qararin makin/uterus=tempat yang ideal untuk perkembangan embrio)
2. Dari sperma (nuthfah) dijadikan segumpal darah (‘alaqah=menyerupai buah lecis).
3. Dari segumpal darah (‘alaqah) dijadikan segumpal daging (mudhghoh=menyerupai benda yang dikunyah).
4. Dari segumpal daging (mudhghoh) dijadikan tulang belulang atau rangka (‘idhoman).
5. Tulang belulang (‘idhoman) dibungkus daging (lahman).
6. Kemudian dijadikan bentuk lain, yaitu manusia.

•Surah Aż-Żāriyāt, 51: 56
Allah menciptakan manusia hanya untuk beribadah kepada Allah dalam keadaan bagaimanapun. Kewajiban ini bukan berarti Allah butuh untuk disembah, melainkan sudah menjadi kewajiban manusia sebagai hamba Allah. Kewajiban tersebut sekaligus sebagai sarana untuk mengenal dan mendekatkan diri kepada Allah.

•Surah An-Nahl, 16: 78
Allah mengeluarkan manusia dari dalam kandungan ibunya dalam keadaaan tidak mengetahui sesuatu apapun, kemudian Allah secara bertahap memberikan pendengaran, penglihatan dan hati agar manusia dapat mensyukuri nikmat-nikmat Allah dengan cara beribadah kepada Allah..
Anda baru saja membaca Kelas X Bab 1: Q.S. Al-Baqarah, 2: 30, Al-Mu’minūn, 23: 12–14, Aż-Żāriyāt, 51: 56, dan An-Nahl, 16: 78 . Jika bermanfaat, silakan bagikan artikel ini. Dan jangan lupa, tinggalkan jejak Anda di kolom komentar. Terimakasih.

0 komentar:

Post a Comment