Wednesday, July 20, 2016

Kategori: , ,

Memajukan Olahraga Untuk Sumbawa Hebat dan Bermartabat

Terasa ironis jika melihat prestasi olah raga bangsa sebesar Indonesia ini untuk beberapa dekade terakhir. Walaupun belakangan ini sudah mulai ada perbaikan, namun bisa dibilang peningkatannya sangat lambat sekali. Tak bisa dipungkiri, di kancah Asia Tenggara saja, bangsa kita tidak mampu berbicara banyak dalam ajang olah raga. Padahal bila kita melihat era tahun 60 an, 70 an hingga 90 an, prestasi olah raga kita seakan ingin menguasai Asia. Namun di era 2000 an kita kehilangan mimpi yang pernah kita besar-besarkan.

Mengurai sebab musabab mundurnya keolah ragaan bangsa kita ini seolah seperti mengurai benang kusut. Bagaimana tidak? Permasalahan di dunia olah raga ini sangat banyak. Mulai dari kurangnya bibit-bibit muda, fasilitas, regenerasi, gizi, kesejahteraan, jam terbang dan lain-lain. Namun sebenarnya, hal ini bukanlah masalah yang tidak bisa kita hadapi. Mari kita sejenak membayangkan era atau jaman tahun keemasan kita. Apakah di era itu tidak ada masalah? Tentu semua pasti ada masalah. Namun maju atau tidaknya, lebih terletak pada bagaimana kita menghadapinya dan menyikapinya. 

Di era tersebut, kita bisa mengatakan mereka berhasil melalui permasalahan-permasalahan yang mereka hadapi. Bila kita mau melihat saat ini sumberdaya manusia kita yang berjumlah 250 juta, sebenarnya bukanlah hal sulit bagi kita untuk menciptakan generasi emas, generasi yang mempunyai masa depan yang cerah, khususnya dalam bidang olah raga. Hanya saja, kekuatan yang ada, belum cukup kita optimalkan untuk menghasilkan atlet yang berkwalitas. Bila kita mampu mengintegrasikan kekuatan yang kita miliki, bukan hal yang sulit untuk menaklukan China dalam percaturan dunia olah raga.
POPDA Sumbawa puncak pembinaan prestasi olahraga tingkat kabupaten
Bagaimana cara yang paling mudah untuk menciptakan atlet-atlet berprestasi? Cara yang paling efektif, tentu dengan mengadakan kompetisi dari lingkup terkecil hingga lingkup terbesar yaitu tingkat nasional. Sudah kita ketahui bersama, bahwa bangsa ini memiliki wakil dalam bidang olahraga dari Kementrian hingga turun ke tingkat daerah kabupaten. Seharusnya di tingkat kabupaten inilah kompetisi dalam berprestasi mulai dihidupkan. Bagaimana setiap anak usia dini diperkenalkan multi olahraga yang jumlahnya sangat banyak hingga pada akhirnya anak-anak dapat mengambil bakatnya sesuai dengan talentanya.

Dari situlah kemudian mulai diadakan program training-training kecil hingga diadakannya program rutin kompetisi dalam lingkup kabupaten. Sebagaimana yang dilakukan oleh Kabupaten Sumbawa. Dalam rangka puncak pembinaan prestasi olahraga pelajar kabupaten, Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sumbawa rutin menggelar Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Kabupaten Sumbawa.

Harapannya, tentu POPDA tidak hanya menjadi agenda rutin semata, namun event tersebut harus menjadi titik lanjut pembibitan dan pembinaan olahraga di Tana Samawa, yang harus dilaksanakan dengan konsisten. Melalui POPDA, diharapkan akan terjaring bibit-bibit potensial atlet pelajar berbakat yang akan dibina lebih lanjut sehingga dapat berprestasi lebih baik lagi di tingkat nasional bahkan internasional.
Kontingen POPDA Kab. Sumbawa dilepas Bupati untuk mewakili POPDA di tingkat Provinsi 
Dan memang terbukti, komitmen kuat pemerintah bersama masyarakat Sumbawa telah mengantarkan Kabupaten Sumbawa meraih banyak prestasi di bidang olah raga. Sebut saja, Maryati, atlet asal Buer yang berhasil meraih juara III PON 2004 di Sumatera Selatan dan juara I Kejurnas 2005 di Jakarta. Atlet lain, Nasruddin dari Unter Iwes, juga berhasil menjadi juara nasional tinju kelas junior tahun 2004 di Jakarta, serta berhasil meraih medali emas Pra PON XIX di Kupang dan pada Kejuaraan Sarung Tinju di Batam.

Bukan sebatas tingkat nasional, di ajang internasional, beberapa atlet Kabupaten Sumbawa juga telah berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Di antaranya adalah sebagaimana yang diraih Supiati, atlet asal Lunyuk yang meraih juara I lari estafet 400 meter di Singapura Open tahun 2003, serta juara III pada Sea Games di Fillipina pada tahun 2005 dan 2007. Beberapa medali yang meliputi satu medali emas dan dua medali perunggu juga berhasil disumbangkan atlet boxer dari Sumbawa, yang mewakili Indonesia di kejuaraan Asia Tenggara tahun 2014 silam.
Nasruddin, atlet tinju dari Sumbawa
Dengan komitmen kuat segenap elemen masyarakat Kabupaten Sumbawa untuk mengukir segudang prestasi di bidang olah raga, maka tak mustahil jika di beberapa tahun yang akan datang akan muncul atlet-atlet yang berkwalitas yang akan bersinar baik di kancah nasional maupun internasional. Maju terus olah raga Sumbawa, untuk mewujudkan Sumbawa Hebat dan Bermartabat!
*Referensi tulisan dan gambar:
http://ppid.sumbawakab.go.id/foto_berita/medium_11POPDA.JPG
**Tulisan ini diikutsertakan dalam Blog Disporabudpar 2016 dengan tema Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata untuk Sumbawa Hebat dan Bermartabat.

Anda baru saja membaca Memajukan Olahraga Untuk Sumbawa Hebat dan Bermartabat . Jika bermanfaat, silakan bagikan artikel ini. Dan jangan lupa, tinggalkan jejak Anda di kolom komentar. Terimakasih.

0 komentar:

Post a Comment