Kapan Anak Mulai Boleh Pakai Behel? - Kang Masroer

Kapan Anak Mulai Boleh Pakai Behel?

Kapan Anak Mulai Boleh Pakai Behel?(Image source: pixabay)

Punya gigi sehat dan rapi merupakan idaman banyak orang. Namun, sayangnya tak semua anak beruntung punya susunan gigi yang rapi. Gigi renggang, gigi tonggos, atau ada gigi gingsul merupakan beberapa masalah gigi berantakan yang lumrah terjadi.

Untuk mengatasinya, tak jarang orang tua berusaha mencari cara untuk memperbaiki kondisi gigi anak yang kurang rapi tersebut, salah satunya dengan memakai behel atau kawat gigi.

Tapi, pemasangan behel itu tidak boleh dilakukan sembarangan dan harus dilakukan pada usia minimal yang telah ditentukan. Kapan itu?

Kapan Waktu Terbaik untuk Pasang Behel?

Umumnya, gigi susu anak mulai tumbuh pertama kali sejak usia 6 bulan. Gigi susu akan terus tumbuh sampai berjumlah sebanyak 20 buah. Ketika anak berusia 7 tahun, biasanya gigi susu itu akan tanggal satu per satu dan mulai digantikan dengan gigi permanen sampai nantinya gigi  itu akan berjumlah 32 buah.

Untuk itu, American Association of Orthodontist merekomendasikan agar orang tua mengevaluasi kondisi gigi anaknya saat menginjak usia 7 tahun. Orang tua disarankan untuk memulai memperhatikan bagaimana kondisi kesehatan gigi dan mulut anak. 

Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan oleh orang tua. Di antaranya adalah bagaimana kondisi rahang anak? Ada atau tidak gigi permanen yang tumbuh padahal gigi susunya belum tanggal?

Hal-hal itu penting diperhatikan oleh orang tua. Terutama soal gigi permanen yang tumbuh sebelum gigi susu tanggal. Pasalnya, gigi permanen yang tumbuh saat gigi susu anak masih ada akan tumbuh dan bergerak ke posisi lain yang tidak pada tempatnya. Akibatnya, gigi anak menjadi tidak rata, berjarak, atau menjadi gingsul.

Setelah semua gigi susu anak mulai tanggal, Moms mulai bisa merencanakan penggunaan kawat gigi pada anak. Walaupun tidak ada aturan baku kapan anak bisa mulai menggunakan behel, tapi, kebanyakan dokter menyarankan perawatan behel ketika anak berusia 9-14 tahun. 

Soalnya, perawatan gigi yang dilakukan sedini mungkin akan membuat masalah yang terjadi dapat diselesaikan lebih cepat dari pada bila dilakukan ketika anak mulai dewasa.

Cara Merapikan Gigi Anak Tanpa Behel

Lalu, selain memakai behel, adakah cara lain yang bisa orang tua lakukan untuk merapikan gigi anaknya? Jawabannya ada. 

Dikutip dari laman Momslyfe, berikut beberapa alternatif merapikan gigi tanpa kawat gigi yang bisa anak Anda lakukan:

  1. Aligner
  2. Cabut gigi
  3. Dental crown
  4. Dental bonding
  5. Veneer
  6. Membentuk ulang gigi
  7. Operasi rahang

Namun, sayangnya berbagai cara merapikan gigi tanpa behel di atas sebaiknya didiskusikan lebih lanjut dengan dokter gigi Anda agar perawatan yang dipilih sesuai dengan kondisi gigi anak.

Selain itu, pastikan untuk selalu melakukan tindakan perawatan gigi di dokter gigi profesional yang sudah mengambil spesialis khusus di bidang ortodonti. Tujuannya agar dokter yang menangani anak Anda benar-benar ahli di bidangnya lantaran telah mempelajari soal estetika posisi gigi, rahang, dan wajah.

Demi kenyamanan anak dan orang tua, ada baiknya memilih dokter ortodontis yang sudah berpengalaman dan mudah diajak berkonsultasi. Pasalnya, dokter tersebut yang akan membantu Anda menentukan perawatan gigi apa yang tepat untuk anak sekaligus menyiapkan rencana perawatan ke depannya.

Pastikan juga tidak melakukan perawatan gigi anak ke tukang gigi yang tidak bersertifikasi ya, Moms. Itu untuk menghindari terjadinya masalah gigi lebih serius ke depannya lantaran gigi anak Anda dirawat oleh orang yang tidak ahli dan kompeten di bidangnya.


0 Tanggapan untuk " Kapan Anak Mulai Boleh Pakai Behel?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel