Mengenal Jenis-jenis Reksadana - Kang Masroer

Mengenal Jenis-jenis Reksadana

Mengenal Jenis-jenis Reksadana(Image source: pixabay)

Dalam beberapa tahun terakhir ini, reksadana memang menjadi salah satu produk investasi favorit bagi banyak orang. Pasalnya, selain menawarkan keuntungan yang menggiurkan serta mudah untuk dipahami, jenis reksadana juga beragam sehingga memberi kebebasan bagi investor untuk berinvestasi sesuai dengan keinginan dan tujuannya masing-masing. Tak ayal saja, produk investasi yang satu ini sangat digemari oleh para investor pemula.

Namun, ada satu hal yang harus diingat ya, Guys! Tidak ada satu pun investasi yang tidak berisiko. So, untuk meminimalisir risiko serta agar mendapatkan keuntungan yang maksimal saat investasi dalam bentuk reksadana, investasi yang kalian lakukan pun harus tepat sasaran. Nah, biar bisa tepat sasaran, kalian tentu harus mengenal terlebih dahulu tentang jenis-jenis reksadana yang beredar di pasaran saat ini.

Reksadana Saham

Jenis reksadana yang pertama adalah reksadana saham. Reksadana saham merupakan reksadana yang sebagian besar alokasi investasinya, yaitu minimal 80% ditempatkan pada saham. Reksadana ini memang menjadi salah satu reksadana dengan keuntungan yang paling besar, akan tetapi risikonya juga paling tinggi, karena mempunyai tingkat return yang fluktuatif hingga level terendah. Sebagai tambahan informasi, produk reksadana saham ini cocok bagi kalian yang ingin berinvestasi jangka panjang.

Reksadana Pasar Uang

Reksadana pasar uang merupakan jenis reksadana yang dialokasikan dalam bentuk pasar uang, seperti sertifikat deposito berjangka, SBI (Sertifikat Bank Indonesia), Surat Berharga Pasar Uang (SBPU), dan instrumen pasar uang lainnya. Berbeda dengan jenis reksadana saham, reksadana pasar uang merupakan jenis reksadana yang diklaim paling aman, karena tingkat risikonya yang memang cenderung paling kecil. Jenis reksadana ini biasanya berjangka waktu kurang dari setahun, sehingga cocok bagi kalian yang ingin berinvetasi dalam jangka pendek.

Reksadana Pendapatan Tetap

Reksadana pendapatan tetap merupakan jenis reksadana yang minimal 80% produk investasinya diwujudkan dalam bentuk sukuk berbasis utang atau obligasi. Salah satu keuntungannya, adalah penyaluran dana investasinya yang bersifat likuid serta waktu pencairannya yang sifatnya fleksibel. Jenis reksadana ini cukup favorit di kalangan investor, meskipun sebenarnya memiliki risiko yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan reksadana pasar uang.

Reksadana Campuran

Sesuai dengan namanya, reksadana campuran adalah sebuah investasi reksadana dengan cara mengalokasikan dana ke dalam bentuk kombinasi berbagai instrumen investasi. Mulai dari uang, obligasi, hingga saham yang diinvestasikan, baik dalam jangka menengah maupun jangka panjang. Persentase tingkat pengembalian modal yang lumayan tinggi menjadi salah satu keuntungan reksadana campuran ini. Namun tentu saja, jenis reksadana ini juga memiliki risiko yang tidaklah rendah.

Nah, itulah jenis-jenis reksadana yang harus kalian diketahui jika kalian punya rencana untuk berinvestasi dalam bentuk reksadana. Setelah mengenal jenis reksadana, ada baiknya sebelum mulai berinvestasi, kalian juga mencari tahu tentang berbagai profil produk reksadana yang dipilih, mulai dari return yang diberikan, keuntungan dan risikonya, serta cocok atau tidaknya dengan tujuan keuangan yang kamu inginkan.


0 Tanggapan untuk "Mengenal Jenis-jenis Reksadana"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel